CEO Akari Tekankan Pentingnya Air Minum Bebas dari Kontaminasi Mikroplastik dan BPA

Iwan Supriyatna

Jum'at, 30 Agustus 2024 | 21:00 WIB
CEO Akari Tekankan Pentingnya Air Minum Bebas dari Kontaminasi Mikroplastik dan BPA
Kenny Kwe, CEO PT. AKARI sebagai distributor resmi untuk produk Philips Water Solutions.

Suara.com - COVID-19 yang terjadi kurang lebih 4 tahun lalu telah memaksa masyarakat mengubah gaya hidup. Mereka memakai masker, hand sanitizer, mengonsumsi makanan bergizi, vitamin, olahraga, dan perilaku lainnya yang intinya lebih memperhatikan kesehatan. Namun ada satu elemen penting dan sangat vital yang terlewatkan, yaitu air yang layak minum.

Komponen yang paling penting dalam tubuh manusia ada air bahkan lebih dari 70 persen tubuh manusia bahkan terdiri dari air. Kekurangan pasokan air di dalam tubuh dapat mengakibatkan berbagai gangguan pada kerja organ dan sel-sel di dalam tubuh yang berdampak buruk terhadap kesehatan.

Namun seiring perkembangan zaman semakin tidak mudah mendapatkan air bersih yang layak konsumsi untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh. Tingginya polusi akibat masifnya aktivitas industri telah mencemari air tanah dengan berbagai zat berbahaya, antara lain seperti mikroplastik.

Demikian pula pada air minum dalam kemasan yang saat ini lebih dari 50 persen masyarakat Indonesia mengonsumsinya. Wadah air dalam kemasan mengandung senyawa kimia berbahaya mikroplastik.

Tidak hanya mikroplastik, akhir – akhir ini juga banyak kita jumpai berita mengenai BPA. BPA atau Bisphenol A adalah senyawa kimia yang digunakan untuk membuat plastik yang dapat kita jumpai di makanan, minuman, botol bayi bahkan dalam galon atau air kemasan karena gradasi dari wadah tersebut yang mencemari minuman di dalamnya. Bahaya BPA sangat banyak dan dapat mengakibatkan gangguan hormon hingga kanker.

Kenny Kwe, CEO PT. AKARI sebagai distributor resmi untuk produk Philips Water Solutions mengatakan, konsumsi air bersih sangat penting untuk kesehatan kita dan keluarga, karenanya memilih air minum yang aman dan bebas mikroplastik dan BPA adalah langkah penting untuk menjaga kesehatan diri dan keluarga.

“Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia yang sudah semakin sadar akan kebutuhan meminum air yang lebih sehat dari yang saat ini ada, Philips menghadirkan solusi yang dapat memastikan bahwa air minum yang kita konsumsi bebas dari kontaminasi mikroplastik dan BPA,” ujar Kenny Kwe ditulis Jumat (30/8/2024).

Sesuai dengan motto Philips yaitu Improving People’s Lives Through Meaningful Innovation, Kenny Kwe juga mengatakan “Kita selalu berinovasi menciptakan produk baru yang dapat meningkatkan kualitas hidup, bahkan sebelum covid-19 menyerang kita sudah duluan menciptakan dispenser dengan lampu UV sehingga produk kami menjadi trendsetter. Dan sekarang dispenser kami juga yang pertama memiliki filter BPA tidak Cuma di Indonesia tapi di dunia”.

Menjawab kebutuhan akan air minum yang bebas mikroplastik dan BPA, Philips, brand kenamaan produk-produk elektronik asal Belanda, meluncurkan dispenser dengan teknologi inovatif filter Micro P-Clean untuk mikroplastik dan filter Micro X-Clean untuk BPA.

baca juga

Franco Wijaya, Product Manager Philips Indonesia menjelaskan, dispenser Philips dengan teknologi inovatif filter Micro P-Clean, yaitu tipe ADD4973DGAC: Anti-BPA. Filter tersebut 2 in 1 yang memiliki cara kerja yang berbeda.

“Dengan teknologi Active Carbon yang terdapat pada filter Micro P – Clean dengan efektif memfiltrasi mikroplastik hingga 99 persen dan Filter Micro-X Clean Anti – BPA yang mampu menghilangkan zat-zat berbahaya, seperti senyawa kimia Bisphenol-A (BPA) yang terdapat dalam air kemasan hingga 99,99%, sehingga zat-zat berbahaya tersebut tidak akan bisa menembus filter dan air yang melewati filter,” jelas Franco.

Filter inovatif yang terdapat dalam dispenser Philips dapat bertahan hingga kurang lebih 4.000 liter atau sekitar 200 galon. Fitur Smart Indicator yang terdapat pada panel depan dispenser akan memberikan peringatan jika filter akan habis masa pakainya.

Kemampuan teknologi 2 in 1 Micro P-Clean dan Micro X-Clean Anti BPA dalam memfiltrasi mikroplastik dan zat berbahaya lainnya secara instan sudah melalui pengujian dengan lembaga independen terpercaya, yakni laboratorium SGS China.

“SGS adalah salah satu lembaga pengujian independen dan kredibel di dunia yang memiliki kantor pusat di Swiss. Dan dari hasil pengujian menunjukkan tingkat keefektifan yang sangat tinggi bahkan hampir sempurna pada produk filter dispenser air kami,” papar Franco.

Perawatan dispenser Philips juga sangat mudah. Pembersihan tangki rutin dapat dilakukan dengan cara menguras air dengan menyambungkan pipa yang ada di belakang dispenser. Pembersihan rutin juga disarankan dilakukan pada pipa stainless steel yang terdapat di bagian bawah dispenser.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Megawati Tuduh Air di IKN Bercampur Bakteri E. coli, Basuki: Saya Seminggu di Sana Gak Apa-apa!

Megawati Tuduh Air di IKN Bercampur Bakteri E. coli, Basuki: Saya Seminggu di Sana Gak Apa-apa!

Bisnis | Jum'at, 23 Agustus 2024 | 18:05 WIB

Cara Perusahaan Air Minum RI Perkuat Produksi dari Hulu ke Hilir

Cara Perusahaan Air Minum RI Perkuat Produksi dari Hulu ke Hilir

Bisnis | Senin, 05 Agustus 2024 | 08:27 WIB

Viral Video Produk AMDK Ada Jentik Hitam, Pakar Ingatkan Potensi Pidana Apabila Ada Pencemaran Nama Baik

Viral Video Produk AMDK Ada Jentik Hitam, Pakar Ingatkan Potensi Pidana Apabila Ada Pencemaran Nama Baik

Bisnis | Rabu, 24 Juli 2024 | 19:46 WIB

Terkini

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar

Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 21:47 WIB

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

News | Senin, 14 September 2026 | 21:38 WIB

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Riau | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September

Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September

Banten | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

Tak Hanya Obat, Aktivitas Kreatif Bisa Bantu Jaga Kesejahteraan Psikologis Pasien Kanker

Tak Hanya Obat, Aktivitas Kreatif Bisa Bantu Jaga Kesejahteraan Psikologis Pasien Kanker

Health | Senin, 14 September 2026 | 21:35 WIB

×