Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.790.000
Beli Rp2.665.000
IHSG 6.127,381
LQ45 611,168
Srikehati 300,000
JII 381,954
USD/IDR 17.878

Paus Fransiskus Pilih Naik Pesawat Komersil daripada Jet Pribadi, Publik Sindir Kaesang

M Nurhadi

Selasa, 03 September 2024 | 11:24 WIB
Paus Fransiskus Pilih Naik Pesawat Komersil daripada Jet Pribadi, Publik Sindir Kaesang
Sri Paus Fransiskus dalam Apostolic Jorney ke Budapest Hungaria, 2023, menerima penyambutan dari masyarakat umum, termasuk sederet anak-anak yang memberikan kenang-kenangan patung Yesus [Instagram @franciscus]

Suara.com - Otoritas Paus Fransiskus sebagai pemimpin tertinggi dalam Gereja Katolik Roma tidak perlu diragukan lagi, mengingat agama ini adalah salah satu yang terbesar di dunia.

Dengan pengaruh sebesar itu, Paus Fransiskus dikenal memiliki kepribadian yang rendah hati dan sederhana. Saat melakukan perjalanan dari Vatikan ke berbagai negara, ia juga kerap menolak tawaran aomodasi mewah dan memilih untuk yang lebih murah.

Saat dalam perjalanan, Paus Fransiskus lebih memilih untuk menggunakan pesawat komersil dibandingkan dengan jet pribadi. Padahal, ia memiliki otoritas dan wewenang yang membuat ia bisa saja memilih jet mewah dalam perjalanannya.

Untuk perjalanan udara rutin Paus di luar Italia, Vatikan biasanya menyewa pesawat. Sebelumnya, tugas ini diemban oleh Alitalia, maskapai nasional Italia yang sudah lama beroperasi. Namun, setelah kebangkrutan Alitalia, layanan penerbangan untuk Paus dialihkan ke ITA Airways.

Menurut Simple Flying, selain rombongan resmi Vatikan, di dalam pesawat yang digunakan Paus juga terdapat kelompok pers yang meliput perjalanan tersebut. Ukuran pesawat disesuaikan dengan jarak perjalanan. Untuk perjalanan jarak pendek hingga menengah, biasanya digunakan pesawat Airbus A320 atau A321. Untuk kunjungannya ke Indonesia baru-baru ini, Paus menggunakan pesawat Airbus A330neo milik ITA Airways.

Pesawat yang digunakan Paus bukanlah pesawat dengan layanan khusus. Meski tidak ada tanda panggilan khusus seperti "Pope Force One," saat Paus berada di dalam pesawat, penerbangan ITA Airways diberi nomor penerbangan AZ4000. Beberapa tahun lalu, ketika terbang ke Amerika Serikat, pesawat yang ditumpanginya pernah disebut "Shepherd One."

Selain memilih pesawat yang sederhana, Paus Fransiskus juga enggan menggunakan mobil mewah selama kunjungannya ke Indonesia. Ia lebih memilih kendaraan yang biasa digunakan oleh masyarakat, meski akhirnya bersedia menggunakan mobil yang cukup nyaman yaitu Toyota Kijang Innova Zenix.

Hal ini lantas jadi sorotan dan dikaitkan dengan gaya anak Presiden Jokowi, Kaesang dan istrinya yaitu Erina Gudono yang plesiran ke Amerika Serikat menggunakan jet pribadi.

Hingga kini, status jet pribadi itu juga masih penuh tanda tanya. KPK masih belum memberikan keterangan yang jelas sementara Kaesang dikabarkan hilang. Ada dugaan gratifikasi dalam kasus ini.

"Ah paus kalah sama kaesang," tulis salah satu warganet di X.

Meskipun biasanya Paus terbang dengan ITA Airways dari Italia, penerbangan tersebut sering kali hanya satu arah. Saat pulang, Paus sering memilih menggunakan maskapai penerbangan nasional negara yang dikunjunginya atau maskapai terkemuka lainnya. Ini memberi kesempatan bagi Paus untuk terbang dengan berbagai maskapai selama masa kepemimpinannya.

Beberapa maskapai yang pernah membawa Paus pulang ke Italia antara lain American Airlines, Biman Bangladesh, Avianca, dan TAP Air Portugal. Maskapai airBaltic bahkan pernah menerbangkan Paus dengan Airbus A220, pesawat yang lebih kecil dibandingkan A330.

Maskapai lain seperti Aer Lingus, SriLankan Airlines, dan Air Malta juga pernah membawa Paus pulang dari misinya. Pada awal 2022, Air Malta bahkan melengkapi pesawat Airbus A320neo mereka dengan konfigurasi tiga kelas khusus untuk Paus. Namun, jika negara tuan rumah memiliki catatan keselamatan udara yang kurang baik, maskapai nasional Italia akan digunakan kembali untuk membawa Paus pulang.

Gaya sederhana ini berbanding terbalik dengan kondisi keuangan Vatikan. Dikutip dari Time, total kekayaan Vatikan diperkirakan mencapai US$10 miliar hingga US$15 miliar.

Dari kekayaan ini, kepemilikan saham Italia sendiri mencapai $1,6 miliar, 15% dari nilai saham yang tercatat di pasar Italia. Vatikan memiliki investasi besar dalam perbankan, asuransi, bahan kimia, baja, konstruksi, dan real estat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kesederhanaan Paus Fransiskus Selama di Indonesia: Tak Pakai Kendaraan Mewah hingga Menginap di Kedubes Vatikan

Kesederhanaan Paus Fransiskus Selama di Indonesia: Tak Pakai Kendaraan Mewah hingga Menginap di Kedubes Vatikan

News | Selasa, 03 September 2024 | 11:20 WIB

Kecepatan Hampir Sama, Ternyata Ini Perbedaan Pesawat Komersil yang Ditumpangi Paus Fransiskus dengan Jet Pribadi

Kecepatan Hampir Sama, Ternyata Ini Perbedaan Pesawat Komersil yang Ditumpangi Paus Fransiskus dengan Jet Pribadi

News | Selasa, 03 September 2024 | 10:48 WIB

Kaesang Pangarep Butuh 200 Tahun untuk Beli Jet Pribadi, Jika Cuma Andalkan Pendapatan YouTube

Kaesang Pangarep Butuh 200 Tahun untuk Beli Jet Pribadi, Jika Cuma Andalkan Pendapatan YouTube

Tekno | Selasa, 03 September 2024 | 10:39 WIB

Terkini

Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila

Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 12:58 WIB

Purbaya Minta Pegawai Kemenkeu Terapkan Nilai Pancasila untuk Kelola Keuangan Negara

Purbaya Minta Pegawai Kemenkeu Terapkan Nilai Pancasila untuk Kelola Keuangan Negara

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 11:49 WIB

Aturan DHE SDA Berlaku Hari Ini, Purbaya Minta Kepatuhan Repatriasi Wajib 100 Persen

Aturan DHE SDA Berlaku Hari Ini, Purbaya Minta Kepatuhan Repatriasi Wajib 100 Persen

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 11:20 WIB

Purbaya Rayu Eksportir lewat Insentif Jika Mau Simpan DHE SDA ke Bank Pemerintah

Purbaya Rayu Eksportir lewat Insentif Jika Mau Simpan DHE SDA ke Bank Pemerintah

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 11:02 WIB

Rupiah Berhasil Menguat saat Hari Pancasila, tapi Masih Nyaman di Level Rp17.840

Rupiah Berhasil Menguat saat Hari Pancasila, tapi Masih Nyaman di Level Rp17.840

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 10:59 WIB

Riset LPEI: Indonesia Masih Pengekspor Minyak Kelapa Terbesar Kedua di Dunia

Riset LPEI: Indonesia Masih Pengekspor Minyak Kelapa Terbesar Kedua di Dunia

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 10:36 WIB

Harga Emas Antam Tetap Dibanderol Rp 2.799.000/Gram Hari Ini

Harga Emas Antam Tetap Dibanderol Rp 2.799.000/Gram Hari Ini

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 10:32 WIB

IRESS: Masyarakat Lebih Butuh Listrik Andal daripada Kompensasi Blackout

IRESS: Masyarakat Lebih Butuh Listrik Andal daripada Kompensasi Blackout

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 10:28 WIB

Konflik Israel - Lebanon Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih dari 2 persen

Konflik Israel - Lebanon Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih dari 2 persen

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 10:23 WIB

SMBC Indonesia Perluas Strategi Bisnis, Salah Satunya Bidik Nasabah Ini

SMBC Indonesia Perluas Strategi Bisnis, Salah Satunya Bidik Nasabah Ini

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 10:10 WIB