Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.610.000
Beli Rp2.480.000
IHSG 5.820,790
LQ45 573,007
Srikehati 285,023
JII 338,419
USD/IDR 17.957

Wapres Sebut Pemerintah Tak Hanya Bangun Infrastruktur Buat Orang Kaya Saja

Achmad Fauzi

Selasa, 10 September 2024 | 15:13 WIB
Wapres Sebut Pemerintah Tak Hanya Bangun Infrastruktur Buat Orang Kaya Saja
Wapres Maruf Amin Melakukan Kunjungan Kerja ke China/ Dokumentasi SETWAPRES

Suara.com - Wakil Presiden Ma'ruf Amin menyebut pemerintah tidak hanya membangun infrastruktur untuk orang kaya saja seperti jalan tol maupun mal.

Menurut dia, pemerintah juga memberikan perlakuan sama dengan membangun dan merevitalisasi pasar rakyat dan melakukan perbaikan jalan daerah.

"Ini komitmen pemerintah melakukan pembangunan tidak hanya untuk orang-orang kaya, tetapi juga untuk orang-orang yang miskin, dan rakyat jelata. Jadi jangan dikira pemerintah hanya (bangun) jalan-jalan tol saja, pasar-pasar mal saja, tapi justru yang menjadi perhatian pemerintah, (pembangunan) pasar-pasar rakyat dan jalan lingkungan," ujar Wapres saat memberi sambutan pada peresmian Revitalisasi Pasar Toboali di Kabupaten Bangka Selatan, Bangka Belitung, seperti dikutip dari Antara, Selasa (10/9/2024).

Wapres menuturkan, proyek perbaikan jalan daerah merupakan salah satu bentuk nyata komitmen pemerintah dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah dan memudahkan arus barang dan jasa.

Melalui Inpres Nomor 3 Tahun 2023, pemerintah menganggarkan Rp 14,6 triliun pada 2023 dan Rp 15 triliun pada 2024 untuk perbaikan jalan daerah.

Dengan adanya Inpres Jalan Daerah ini, diharapkan sentra-sentra ekonomi semakin terhubung, biaya logistik dan waktu tempuh dapat dikurangi, sehingga turut mendukung pemerataan kesejahteraan masyarakat.

Wapres juga turut meresmikan Pasar Toboali yang baru direnovasi sehingga menjadi salah satu pasar rakyat termegah dan termodern di Provinsi Bangka Belitung.

Berdasarkan catatan Kementerian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat, Pasar Toboali direvitalisasi berdasarkan arahan Presiden Joko Widodo yang memberi mandat pada Oktober 2022.

Pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR pun melaksanakan pekerjaan konstruksi renovasi pasar sejak November 2023 dan selesai pada 4 Juli 2024.

baca juga

Sebelum direnovasi, pasar yang memiliki luas lahan 2.445 meter itu hanya mampu menampung 48 kios pedagang. Kini, pasar yang dibangun dengan dua lantai itu bisa menampung 68 kios pedagang dan 8 kios kuliner serta parkir untuk mobil dan motor.

Wapres mengatakan bahwa setelah direnovasi, banyak pedagang yang antre untuk bisa terdaftar dalam kios di Pasar Toboali. Wapres pun berpesan pada pemerintahan selanjutnya untuk bisa memberikan solusi.

"Semula pasar lama kumuh, rusak, pedagangnya hanya 48, sekarang sudah bagus dan juga pedagangnya bertambah, menjadi 68. Katanya masih banyak yang antre. Nanti untuk pemerintah yang akan datang memikirkan itu," jelas dia.

Selama enam tahun terakhir, Pemerintah telah membangun dan merenovasi 62 pasar rakyat di 53 kabupaten/kota yang tersebar di 21 provinsi. Hal ini menunjukkan komitmen luar biasa dari Pemerintah dalam mendukung kemajuan ekonomi daerah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tingkatkan Infrastruktur dan UMKM Lewat Indonesia Infrastructure and Finance Compact Senilai 649 Juta Dolar AS

Tingkatkan Infrastruktur dan UMKM Lewat Indonesia Infrastructure and Finance Compact Senilai 649 Juta Dolar AS

Bisnis | Kamis, 05 September 2024 | 19:05 WIB

Wapres Sebut RI Belum Maksimal Garap Ekonomi Syariah

Wapres Sebut RI Belum Maksimal Garap Ekonomi Syariah

Bisnis | Selasa, 03 September 2024 | 16:00 WIB

Telkom Pastikan Kesiapan Layanan Infrastruktur Telekomunikasi & Internet dalam HLF MSP & IAF 2024

Telkom Pastikan Kesiapan Layanan Infrastruktur Telekomunikasi & Internet dalam HLF MSP & IAF 2024

Bisnis | Senin, 02 September 2024 | 10:54 WIB

Terkini

Polemik Revisi UU Hak Cipta: Nasib Musisi, UMKM Hingga Jurnalis Dipertaruhkan

Polemik Revisi UU Hak Cipta: Nasib Musisi, UMKM Hingga Jurnalis Dipertaruhkan

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 13:47 WIB

Ekonomi Sirkular Dinilai Bisa Ciptakan Peluang Usaha Baru, Industri Didorong Perbanyak Daur Ulang

Ekonomi Sirkular Dinilai Bisa Ciptakan Peluang Usaha Baru, Industri Didorong Perbanyak Daur Ulang

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 13:40 WIB

IHSG Jadi Bursa Kinerja Terburuk Global, Aksi Jual Saham Perbankan Tekan Perdagangan

IHSG Jadi Bursa Kinerja Terburuk Global, Aksi Jual Saham Perbankan Tekan Perdagangan

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 13:29 WIB

BUMI Ambles Terus-terusan, Segini Target Harga Sahamnya

BUMI Ambles Terus-terusan, Segini Target Harga Sahamnya

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 13:20 WIB

ICW Soroti Business Judgment Rule Danantara: Jadi Solusi atau Masalah Baru?

ICW Soroti Business Judgment Rule Danantara: Jadi Solusi atau Masalah Baru?

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 13:10 WIB

IHSG Terus-terusan Anjlok ke Level 5.671 Hingga Sesi I, BBCA Masih Merah

IHSG Terus-terusan Anjlok ke Level 5.671 Hingga Sesi I, BBCA Masih Merah

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 12:48 WIB

Pemerintah Siapkan Aturan Insentif Pendanaan Hijau, Libatkan Perbankan dan Swasta

Pemerintah Siapkan Aturan Insentif Pendanaan Hijau, Libatkan Perbankan dan Swasta

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 12:33 WIB

Stok Minyak AS Ambles ke Level Terendah Sejak Era Perang Dingin

Stok Minyak AS Ambles ke Level Terendah Sejak Era Perang Dingin

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 12:28 WIB

Pemerintah Intervensi Harga LNG, Apa Jadi Penyebab Harganya Mahal?

Pemerintah Intervensi Harga LNG, Apa Jadi Penyebab Harganya Mahal?

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 12:16 WIB

Dolar AS Perkasa: Rupiah Tertekan, Yen Jepang Jatuh ke Level Terendah dalam 4 Dekade

Dolar AS Perkasa: Rupiah Tertekan, Yen Jepang Jatuh ke Level Terendah dalam 4 Dekade

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 11:51 WIB

×