Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

RGAS dan PGAS Teken Kerjasama Proyek Jargas Senilai Rp 29,5 Miliar

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Rabu, 11 September 2024 | 08:21 WIB
RGAS dan PGAS Teken Kerjasama Proyek Jargas Senilai Rp 29,5 Miliar
Gaskita Pintar yang terpasang di rumah warga. (Dok: PGN)

Suara.com - PT Kian Santang Muliatama Tbk (RGAS) secara resmi telah menandatangani kontrak kerja sama dengan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) untuk Proyek Pekerjaan Jargas Gaskita di Wilayah City Gas 5 yang meliputi daerah Semarang, dan Yogyakarta. 

Adapun nilai kontrak dari kerja sama yang dilakukan kali ini sebesar Rp 29,5 miliar, dan kerja sama ini akan berjalan selama 2 tahun ke depan.

Setelah proyek pekerjaan Jargas Gaskita di Wilayah City Gas 5, Kian Santang Muliatama juga sedang dalam proses mendapatkan mandat dari PGN untuk menjalankan pekerjaan di proyek Jargas Gaskita di Wilayah City Gas 2 tepatnya di Provinsi Banten yang meliputi Cilegon, Serang, dan Tangerang.

Presiden Direktur PT Kian Santang Muliatama Tbk Edy Nurhamid Amin mengungkapkan, kerja sama ini merupakan sebuah langkah strategis yang sangat penting. Di mana, proyek Pekerjaan Jargas Gaskita di Wilayah City Gas 5 merupakan bagian dari program Jargas Nasional.

“Kami berharap proyek ini, akan menjadi titik awal dari sinergi yang lebih luas antara kami, PT Kian Santang Muliatama, Tbk dan PT Perusahaan Gas Negara, Tbk dalam upaya mendukung percepatan program pembangunan jaringan gas bumi bagi masyarakat,” ungkapnya dalam keterangan tertulisnya, Rabu (11/9/2024).

Edy juga menambahkan, dalam proyek ini perseroan berkomitmen untuk memberikan yang terbaik. Dengan dukungan sumber daya yang kami miliki, baik dari segi teknologi, manajemen proyek, maupun tenaga ahli, kami akan memastikan bahwa pelaksanaan proyek ini berjalan lancar, tepat waktu, dan dengan kualitas yang optimal.

“Kami juga menyadari pentingnya aspek keselamatan dan keberlanjutan lingkungan dalam setiap pekerjaan yang kami lakukan, dan hal tersebut akan selalu menjadi prioritas kami,” sambungnya.

Lebih lanjut, RGAS juga berkomitmen penuh dalam mendukung penggunaan produk dalam negeri (Tingkat Komponen Dalam Negeri/TKDN) dalam setiap proyek yang kami kerjakan, termasuk dalam proyek ini.

“Management percaya bahwa, dengan meningkatkan penggunaan produk-produk dalam negeri, tidak hanya akan meningkatkan daya saing industri lokal, tetapi juga secara langsung berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi nasional,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Infrastruktur & Teknologi PT Perusahaan Gas Negara Tbk Harry Budi Sidarta menjelaskan bahwa, PGN meyakini Kian Santang Muliatama dapat menyelesaikan proyek Jargas Gaskita di Wilayah City Gas 5 yang telah ditargetkan. 

Apalagi, dengan adanya kerja sama ini dapat mempercepat pembangunan Jaringan Gas (Jargas) yang telah ditetapkan oleh Pemerintah di RPJMN sebesar 2,5 juta sambungan jaringan gas yang mana saat ini mencapai 1 juta sambungan.

“Di mana diharapkan kerja sama ini kita dapat bekerja sama untuk pembangunan kurang lebih sekitar 60 kilometer, dengan target 6700 rumah tangga. Target ini akan terus berkembangan seiring dengan permintaan masyarakat untuk pemasangan jaringan gas rumah tangga,” ucap Hery.

Saat ini, PGN juga tengah melakukan permohonan ke Pemerintah Daerah (Pemda) Yogyakarta untuk dilakukan pemasangan jaringan gas untuk rumah tangga. Sebab, menurut data dari PGN potensi penggunaan jaringan gas di Yogyakarta mencapai 15 ribu rumah tangga.

“Dan, Yogyakarta ini merupakan daerah wisata dan banyak UMKM sehingga seharusnya kita mendukung penyediaan energi yang bersih dan reliable untuk masyarakat Yogyakarta,” tutupnya.

PT Kian Santang Muliatama Tbk pun percaya, adanya kolaborasi dan sinergi yang dilakukan dengan PGN untuk mempercepat pembangunan jaringan gas di wilayah Jawa Tengah dan Yogyakarta dapat memberikan dampak positif terhadap kinerja keuangan perseroan di akhir tahun nanti.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jakarta Tak Lagi Ibukota, Data Sumber Emisi Wilayah Aglomerasi Diperlukan

Jakarta Tak Lagi Ibukota, Data Sumber Emisi Wilayah Aglomerasi Diperlukan

Bisnis | Rabu, 11 September 2024 | 08:07 WIB

Pabrik Kompor Gas Quantum Bangkrut, Gaji Karyawan Senilai Rp21 Miliar Belum Dibayar

Pabrik Kompor Gas Quantum Bangkrut, Gaji Karyawan Senilai Rp21 Miliar Belum Dibayar

Bisnis | Senin, 09 September 2024 | 11:56 WIB

Baru Dilaporkan Kemarin, KPK Gercep Verifikasi Laporan Dugaan Mark Up Rp26 Miliar pada Pengadaan Gas Air Mata

Baru Dilaporkan Kemarin, KPK Gercep Verifikasi Laporan Dugaan Mark Up Rp26 Miliar pada Pengadaan Gas Air Mata

News | Selasa, 03 September 2024 | 11:47 WIB

Terkini

Qavah Group Mau Lipat Gandakan Investasi China ke RI

Qavah Group Mau Lipat Gandakan Investasi China ke RI

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:40 WIB

Harga Minyakita di Wilayah Timur Masih Melambung, Kemendag Soroti Kendala Logistik

Harga Minyakita di Wilayah Timur Masih Melambung, Kemendag Soroti Kendala Logistik

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:10 WIB

Kadin China Kirim Surat Protes ke Prabowo, Keluhkan Royalti Tambang, RKAB Nikel hingga Satgas PKH

Kadin China Kirim Surat Protes ke Prabowo, Keluhkan Royalti Tambang, RKAB Nikel hingga Satgas PKH

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:53 WIB

Pemerintah Waspadai Lonjakan Harga Gula Pasir, Skema SPHP Diusulkan

Pemerintah Waspadai Lonjakan Harga Gula Pasir, Skema SPHP Diusulkan

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:35 WIB

Siloam Tutup RUPST Tahun Buku 2025, Lanjutkan Pertumbuhan Berkelanjutan Lewat Diferensiasi Arketipe

Siloam Tutup RUPST Tahun Buku 2025, Lanjutkan Pertumbuhan Berkelanjutan Lewat Diferensiasi Arketipe

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:02 WIB

Rupiah Ambruk ke Rp17.500, Pedagang Elektronik Pasar Minggu Ungkap Penjualan Telah Anjlok 50 Persen

Rupiah Ambruk ke Rp17.500, Pedagang Elektronik Pasar Minggu Ungkap Penjualan Telah Anjlok 50 Persen

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:00 WIB

Paradoks Beras: Stok Melimpah 5,19 Juta Ton, Harga di 105 Daerah Masih Melonjak

Paradoks Beras: Stok Melimpah 5,19 Juta Ton, Harga di 105 Daerah Masih Melonjak

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:24 WIB

Rupiah Tembus di Rp17.500, Pedagang Elektronik: Harga Sudah Naik 5 Persen

Rupiah Tembus di Rp17.500, Pedagang Elektronik: Harga Sudah Naik 5 Persen

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:07 WIB

Rupiah Tembus Rp17.528, Harga Laptop dan Ponsel di Mall Ambasador Terancam Melonjak

Rupiah Tembus Rp17.528, Harga Laptop dan Ponsel di Mall Ambasador Terancam Melonjak

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 18:58 WIB

Siap-siap! Dana Rp 31,5 Triliun Bakal Hilang dari Pasar Modal RI

Siap-siap! Dana Rp 31,5 Triliun Bakal Hilang dari Pasar Modal RI

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 18:32 WIB