Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.767.000
Beli Rp2.632.000
IHSG 6.599,240
LQ45 651,086
Srikehati 320,576
JII 428,616
USD/IDR 17.661

Maryati, AgenBRILink 'Jembatan' Kesejahteraan Finansial Masyarakat Pulau Lae-lae

M Nurhadi | Suara.com

Kamis, 12 September 2024 | 00:11 WIB
Maryati, AgenBRILink 'Jembatan' Kesejahteraan Finansial Masyarakat Pulau Lae-lae
Maryati, dukung inklusi keuangan masyarakat pulau untuk kesejahteraan bersama melalui AgenBRILink [BRI]

Suara.com - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) terus menunjukkan komitmen kuatnya dalam mendorong inklusi keuangan di Indonesia. Salah satu strategi utama yang diimplementasikan oleh BRI untuk mencapai tujuan ini adalah pemberdayaan AgenBRILink.

AgenBRILink berperan penting dalam meningkatkan akses layanan perbankan, terutama bagi masyarakat yang tinggal di wilayah perkotaan, desa, hingga daerah kepulauan terpencil.

Keberadaan AgenBRILink sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di berbagai daerah, termasuk di Pulau Lae-lae, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan. Salah satu agen yang aktif di sana adalah Mariyati Daeng Ngintang (54). Ia merasa sangat senang bisa berperan sebagai AgenBRILink di wilayahnya.

Sebelum menjadi AgenBRILink, Mariyati adalah Ketua Bank Sampah di Pulau Lae-lae, yang berpenduduk sekitar 400 Kepala Keluarga. Dalam perannya ini, ia mengajak warga untuk menukarkan sampah dengan air galon atau uang tunai, sambil terus mengedukasi mereka tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Dedikasinya ini membuat Mariyati dikenal luas oleh warga setempat, yang akhirnya mengarahkannya untuk menjadi AgenBRILink.

Meskipun Pulau Lae-lae tidak jauh dari Kota Makassar, keberadaan AgenBRILink telah memberikan kemudahan akses layanan perbankan bagi penduduk setempat. Masyarakat tidak perlu lagi menyeberang ke Makassar untuk mendapatkan layanan perbankan dasar.

Tantangan dan Keberhasilan dalam Edukasi Masyarakat

Pada awal menjadi AgenBRILink, Mariyati mengaku sempat ragu karena minim pengalaman di bidang perbankan. Namun, dengan dorongan dan keyakinan dari Mantri (tenaga pemasar Mikro) BRI, ia memutuskan untuk maju. Tantangan awalnya adalah meyakinkan masyarakat untuk bertransaksi di tempatnya, karena pada saat itu masyarakat masih terbiasa melakukan transaksi di bank atau ATM.

Mariyati aktif memberikan sosialisasi dan edukasi mengenai keamanan serta manfaat bertransaksi melalui AgenBRILink. Usahanya membuahkan hasil; lambat laun masyarakat mulai merasa percaya dan mulai memanfaatkan layanan di tempatnya. Kini, ia melayani berbagai transaksi seperti transfer antarbank, setor/tarik tunai, pembayaran pinjaman, pembayaran listrik, pembelian pulsa, dan BPJS.

Pemberdayaan Ekonomi Melalui Produk Kredit Ultra Mikro (UMi) KECE

Tidak hanya terbatas pada layanan perbankan dasar, Mariyati juga dipercaya oleh BRI untuk menjadi penyalur produk pinjaman Ultra Mikro (UMi) KECE (Kredit Cepat) di Pulau Lae-lae. Pinjaman ini, dengan nilai mulai dari Rp1 juta hingga Rp10 juta, telah membantu masyarakat setempat, terutama nelayan, untuk mengembangkan usaha mereka. Contohnya, banyak nelayan yang dapat membeli perahu untuk menangkap ikan, yang sebelumnya tidak mereka miliki.

"Menjadi penyalur KECE di Kepulauan Lae-lae sangat berdampak positif bagi masyarakat sekitar. Sejauh ini, pembayaran pinjaman dari nasabah berjalan lancar, tanpa ada tunggakan," ungkap Mariyati.

Selain membawa manfaat bagi masyarakat, Mariyati juga merasakan manfaat ekonomi sebagai AgenBRILink. Penghasilannya bertambah, yang memungkinkan ia untuk membiayai pendidikan anak-anaknya dan meningkatkan kesejahteraan keluarganya. Ini menunjukkan bagaimana peran AgenBRILink tidak hanya membantu inklusi keuangan tetapi juga meningkatkan kondisi ekonomi agen itu sendiri.

Komitmen BRI dalam Mendukung Inklusi Keuangan

Direktur Utama BRI, Sunarso, menegaskan bahwa BRI berkomitmen untuk melayani seluruh lapisan masyarakat melalui strategi hybrid bank, yang di antaranya melibatkan pemberdayaan AgenBRILink dan pengembangan super app BRImo. Hingga akhir Juli 2024, BRI telah memiliki lebih dari 1 juta AgenBRILink yang tersebar di 62.000 desa, atau lebih dari 80% total desa di Indonesia.

"Volume transaksi AgenBRILink dari Januari hingga Juli 2024 mencapai Rp899 triliun," ujar Sunarso dalam Public Expose Live 2024 (29/8/2024).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

September Ceria! Buruan Cek Daftar Promo BRI di Kotamu, Ada Diskon dan Makan Gratis!

September Ceria! Buruan Cek Daftar Promo BRI di Kotamu, Ada Diskon dan Makan Gratis!

Bri | Rabu, 11 September 2024 | 18:39 WIB

BRI Liga 1: Hadapi Madura United, Kondisi Internal Persis Solo Kian Membaik

BRI Liga 1: Hadapi Madura United, Kondisi Internal Persis Solo Kian Membaik

Your Say | Rabu, 11 September 2024 | 18:29 WIB

Lupa Bayar Tagihan Terus? Atur Jadwalnya di BRImo Aja!

Lupa Bayar Tagihan Terus? Atur Jadwalnya di BRImo Aja!

Bri | Rabu, 11 September 2024 | 18:11 WIB

Terkini

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:10 WIB

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:08 WIB

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:02 WIB

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:56 WIB

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:52 WIB

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:45 WIB

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:18 WIB

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:50 WIB

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:45 WIB

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:42 WIB