Geger Kasus Sodomi di Panti Asuhan Milik GISB, Global Ikhwan Malaysia Perusahaan Apa?

Rifan Aditya | Suara.com

Selasa, 17 September 2024 | 13:17 WIB
Geger Kasus Sodomi di Panti Asuhan Milik GISB, Global Ikhwan Malaysia Perusahaan Apa?
Global Ikhwan Services and Business Holdings atau GISB (youtube IkhwanTV Official)

Suara.com - Baru-baru ini masyarakat digemparkan oleh pengakuan dari pimpinan Global Ikhwan Malaysia (GISB) atas terjadinya praktek sodomi di panti asuhan yang mereka kelola. Sekilas, mari membahas lebih jauh Global Ikhwan Malaysia perusahaan apa dan bagaimana kasus ini bisa terjadi.

Pernyataan ‘pengakuan’ ini sendiri disampaikan oleh  Kepala Eksekutif, Nassiruddin Ali, dalam video di halaman Facebook resmi dari GISB pada hari Sabtu lalu. Dinyatakan bahwa perusahaan telah melanggar beberapa undang-undang, namun tidak disebutkan apa undang-undang yang dilanggar.

Sekilas Mengenal Global Ikhwan Malaysia

Global Ikhwan Malaysia sendiri merupakan bagian dari Global Ikhwan Services and Business Holdings Malaysia (GISB). Perusahaan ini telah dikaitkan dengan Al-Arqam, sebuah sekte keagamaan yang telah dilarang oleh pemerintah sejak tahun 1994 lalu.

Perusahaan ini kemudian mengakui keterkaitan tersebut, dan bermetamorfosa menjadi jaringan perusahaan Islam yang mendasarkan aktivitasnya pada prinsip-prinsip muslim pada banyak sektor bisnis yang dijalankannya.

Dalam situs yang mereka miliki, Global Ikhwan Malaysia menjadi bagian dari GISB. GISB sendiri bergerak di berbagai sektor bisnis, mulai dari pendidikan, keuangan, komunikasi, pertanian, medis, manufaktur, hingga pariwisata.

GISB memiliki berbagai bisnis mulai dari binatu, minimarket, toko roti hingga restoran. Mengutip dari Antara, GISB memiliki anak perusahaan di Indonesia yaitu PT Global Ikhwan Grup Indonesia. Perusahaan itu memproduksi songkok, konveksi, makanan hingga minuman.

Perusahaan tersebut juga mempunya peternakan Wadi Barokah di Bogor, Galeri Ikhwan dan Konveksi di sejumlah kota, fasilitas pendidikan Wadi Harapan mulai playgroup hingga sekolah menengah, restoran, swalayan hingga perhotelan.

Tidak hanya ada di Malaysia saja, namun jaringan bisnisnya telah menggurita di Indonesia, Singapura, Mesir, Arab Saudi, Prancis, Australia, dan Thailand. Tentu, dengan jaringan seluas ini bisnis yang dikelola GISB bukan merupakan bisnis skala kecil.

Dugaan Kasus

Pengakuan atas satu atau dua kasus sodomi di salah satu panti asuhan yang memiliki keterkaitan dengan Global Ikhwan Malaysia sendiri terlontar dari Nasiruddin Ali. Namun ia membantah adanya kekerasan di panti asuhan yang menampung setidaknya 402 anak tersebut.

Namun demikian pihak kepolisian setempat telah menyelamatkan ratusan anak dari panti asuhan yang dijalankan oleh sebuah perusahaan Islam yang mengeksploitasi pekerjanya.

Pada 13 September 2024 lalu, pemeriksaan kesehatan menunjukkan bahwa banyak anak yang mengalami cedera fisik dan seksual, sementara setidaknya 13 anak tercatat telah menjadi korban sodomi.

Bantahan kemudian dilontarkan oleh pihak GISB, bahwa mereka tidak mengelola panti asuhan tersebut. Hal serupa juga dilakukan pada tuduhan penganiayaan dan eksploitasi pekerja. Kasus ini sendiri tengah didalami oleh pihak kepolisian setempat untuk menemukan berbagai bukti tambahan lain untuk dapat dituntaskan secara hukum.

Itu tadi sekilas tentang informasi Global Ikhwan Malaysia perusahaan apa yang dapat dibagikan dalam artikel singkat kali ini. Semoga menjadi artikel yang bermanfaat untuk Anda, dan selamat melanjutkan kegiatan Anda berikutnya!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sejarah Sekte Al-Arqam dan Kaitannya di Kasus Sodomi Global Ikhwan hingga Ayah Atta Halilintar Terseret

Sejarah Sekte Al-Arqam dan Kaitannya di Kasus Sodomi Global Ikhwan hingga Ayah Atta Halilintar Terseret

News | Senin, 16 September 2024 | 16:28 WIB

402 Anak Jadi Korban Pelecehan Seksual di Malaysia, Polisi Amankan Guru Agama Hingga Pengasuh

402 Anak Jadi Korban Pelecehan Seksual di Malaysia, Polisi Amankan Guru Agama Hingga Pengasuh

News | Jum'at, 13 September 2024 | 02:25 WIB

Lawan Pelecehan, Mengapa Anak-Anak Menjadi Pelaku Kekerasan Seksual?

Lawan Pelecehan, Mengapa Anak-Anak Menjadi Pelaku Kekerasan Seksual?

Your Say | Selasa, 10 September 2024 | 08:58 WIB

Terkini

Harga BBM Tak Naik, Purbaya Akui Anggaran Subsidi Bengkak hingga Rp 100 Triliun

Harga BBM Tak Naik, Purbaya Akui Anggaran Subsidi Bengkak hingga Rp 100 Triliun

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 17:52 WIB

IHSG Akhirnya Bangkit, Ternyata Ini Pemicunya

IHSG Akhirnya Bangkit, Ternyata Ini Pemicunya

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 17:51 WIB

Rupiah Ditutup Menguat, Dolar AS Turun ke Level Rp16.983

Rupiah Ditutup Menguat, Dolar AS Turun ke Level Rp16.983

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 16:50 WIB

Siap-siap! Investor Bank Danamon Raih Dividen Rp 142 per Saham

Siap-siap! Investor Bank Danamon Raih Dividen Rp 142 per Saham

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 16:39 WIB

Transformasi Kerja dan Efisiensi Energi Keniscayaan di Tengah Dinamika Global

Transformasi Kerja dan Efisiensi Energi Keniscayaan di Tengah Dinamika Global

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 16:14 WIB

Pengamat: Penjatahan BBM Subsidi Masih Wajar dan Efektif Tekan Konsumsi Energi

Pengamat: Penjatahan BBM Subsidi Masih Wajar dan Efektif Tekan Konsumsi Energi

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 16:01 WIB

Harga Stabil Rp4.500, PGN Dorong BBG Jadi Opsi Ekonomis Bagi Kendaraan

Harga Stabil Rp4.500, PGN Dorong BBG Jadi Opsi Ekonomis Bagi Kendaraan

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 15:56 WIB

125 Tahun Mengabdi Untuk Negeri, Pegadaian Perkuat Layanan Digital Melalui Tring!

125 Tahun Mengabdi Untuk Negeri, Pegadaian Perkuat Layanan Digital Melalui Tring!

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 15:34 WIB

Belanja di Korea Selatan Kini Tidak Perlu Tukar Uang, Bisa Pakai QRIS

Belanja di Korea Selatan Kini Tidak Perlu Tukar Uang, Bisa Pakai QRIS

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 15:32 WIB

Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti

Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 15:27 WIB