Kredit Perbankan Melambat, Bos BI Bilang Begini

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Rabu, 18 September 2024 | 19:21 WIB
Kredit Perbankan Melambat, Bos BI Bilang Begini
Bank Indonesia (BI) optimistis kredit perbankan bakal melanjutkan tren pertumbuhan yang tinggi meski sedikit melambat pada Agustus 2024.

Suara.com - Bank Indonesia (BI) optimistis kredit perbankan bakal melanjutkan tren pertumbuhan yang tinggi meski sedikit melambat pada Agustus 2024.

Pertumbuhan kredit bank pada Agustus tercatat sebesar 11,40 persen (year-on-year/yoy), lebih rendah dari kinerja Juli sebesar 12,40 persen yoy.

“Memang kalau dibandingkan Juli, angkanya melambat. Tapi, ini lebih banyak disebabkan oleh kredit valas. Karena apresiasi nilai tukar rupiah, maka kredit valas seolah-olah kecil. Dampak dari apresiasi seperti itu,” kata Deputi Gubernur BI Juda Agung dalam konferensi pers hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI di Jakarta seperti dikutip Antara, Rabu (18/9/2024).

Namun, Juda menyatakan, pertumbuhan kredit tetap dalam level yang kuat, dan diyakini bakal terus melanjutkan tren pertumbuhan yang kuat di kisaran 10-12 persen pada tahun ini.

Optimisme tersebut didukung oleh sejumlah indikator. Pertama, pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) dinilai masih cukup tinggi, yaitu 7 persen yoy.

Kedua, alat likuid perbankan juga disebut masih cukup besar, di mana rasio Alat Likuid terhadap Dana Pihak Ketiga (AL/DPK) yang tinggi sebesar 25,37 persen.

Menurut Juda, kinerja ini mengindikasikan alat likuid seperti Surat Berharga Negara (SBN) dan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) masih banyak dimiliki oleh bank.

Ketiga, kemungkinan ekspansi fiskal oleh pemerintah. Juda mengatakan, pemerintah biasanya melakukan ekspansi fiskal pada kuartal IV. Hal ini akan mendorong penghimpunan DPK perbankan yang akhirnya dapat menopang penyaluran kredit dari sisi suplai.

Keempat, masih terbukanya pendanaan atau funding dari non-DPK. Rasio Pendanaan Luar Negeri Bank (RPLN) saat ini masih menunjukkan ruang yang cukup besar.

Kelima, pemangkasan suku bunga acuan BI atau BI-Rate yang turun sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 6 persen. Juga optimistis penurunan ini bakal meningkatkan permintaan kredit, termasuk mendorong biaya dana (cost of fund/CoF) menjadi lebih murah.

“Kalau secara industri, total kredit yang disalurkan sudah mencapai 51 persen dari rencana bisnis bank-bank. Ini cukup besar,” tambah dia.

BI juga mencatat rasio kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio/CAR) perbankan pada Juli 2024 tergolong kuat yang tercatat tinggi sebesar 26,56 persen, sehingga mampu menyerap risiko dan mendukung pertumbuhan kredit.

Sementara itu, rasio kredit bermasalah (Non-Performing Loan/NPL) perbankan pada Juli 2024 terjaga rendah, sebesar 2,27 persen (bruto) dan 0,79 persen (neto).

Ketahanan permodalan dan likuiditas perbankan juga ditopang oleh kemampuan membayar dan profitabilitas korporasi yang terjaga, sebagaimana hasil stress test perbankan terkini.

Ke depan, Bank Indonesia terus memperkuat sinergi kebijakan bersama Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) dalam memitigasi berbagai risiko yang berpotensi mengganggu stabilitas sistem keuangan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gelorakan Semangat Berbisnis, Bank Mandiri Kembali Gelar Wirausaha Muda Mandiri 2024

Gelorakan Semangat Berbisnis, Bank Mandiri Kembali Gelar Wirausaha Muda Mandiri 2024

News | Rabu, 18 September 2024 | 18:16 WIB

Orang RI Makin Doyan Transaksi Pakai QRIS

Orang RI Makin Doyan Transaksi Pakai QRIS

Bisnis | Rabu, 18 September 2024 | 17:41 WIB

BI Catat Kepemilikan SRBI Tembus Rp 918 Triliun per 17 September 2024

BI Catat Kepemilikan SRBI Tembus Rp 918 Triliun per 17 September 2024

Bisnis | Rabu, 18 September 2024 | 16:25 WIB

Terkini

Penjelasan Kemenkeu soal Lapor SPT Purbaya Kurang Bayar Rp 50 Juta di Coretax

Penjelasan Kemenkeu soal Lapor SPT Purbaya Kurang Bayar Rp 50 Juta di Coretax

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 15:52 WIB

Purbaya Klaim Bos Danantara Sepakat PNM Dialihkan ke Kemenkeu

Purbaya Klaim Bos Danantara Sepakat PNM Dialihkan ke Kemenkeu

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 15:42 WIB

Moodys Beri Sinyal Waspada, PERBANAS Klaim Fundamental Bank Himbara Tangguh

Moodys Beri Sinyal Waspada, PERBANAS Klaim Fundamental Bank Himbara Tangguh

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 15:41 WIB

EV Kian Diminati, Transaksi SPKLU PLN Tembus Rekor Tertinggi 18.088 Kali pada H+2 Idulfitri 1447 H

EV Kian Diminati, Transaksi SPKLU PLN Tembus Rekor Tertinggi 18.088 Kali pada H+2 Idulfitri 1447 H

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 15:28 WIB

BRI KPR Solusi Hadirkan Kemudahan Beli Properti dari Lelang Bank dengan Proses Praktis

BRI KPR Solusi Hadirkan Kemudahan Beli Properti dari Lelang Bank dengan Proses Praktis

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 15:25 WIB

Purbaya Buka Opsi Suntik Dana SAL Milik Pemerintah ke Bank Swasta

Purbaya Buka Opsi Suntik Dana SAL Milik Pemerintah ke Bank Swasta

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 15:24 WIB

Maksimalkan Sisa THR, Investasikan Jadi Emas Lewat BRImo Lebih Menguntungkan

Maksimalkan Sisa THR, Investasikan Jadi Emas Lewat BRImo Lebih Menguntungkan

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 15:17 WIB

Purbaya Diam-diam Tambah Dana SAL Rp 100 T ke Perbankan, Sisa Kas Pemerintah Rp 400 T

Purbaya Diam-diam Tambah Dana SAL Rp 100 T ke Perbankan, Sisa Kas Pemerintah Rp 400 T

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 15:14 WIB

Pemerintah Minta Masyarakat Jangan Beli Bahan Pokok Berlebihan

Pemerintah Minta Masyarakat Jangan Beli Bahan Pokok Berlebihan

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 14:55 WIB

Ambisi Purbaya Kejar Ekonomi Tumbuh 6 Persen di 2026, Jika Gagal Bisa Diminta Mundur

Ambisi Purbaya Kejar Ekonomi Tumbuh 6 Persen di 2026, Jika Gagal Bisa Diminta Mundur

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 14:52 WIB