Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.831

KLH Luncurkan SRUK di 9 Juli, Garap Potensi Ekonomi Perdagangan Karbon

Liberty Jemadu, Fakhri Fuadi Muflih

Selasa, 30 Juni 2026 | 18:53 WIB
KLH Luncurkan SRUK di 9 Juli, Garap Potensi Ekonomi Perdagangan Karbon
Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat mengatakan SRUK akan menjadi sistem pencatatan nasional yang menghubungkan enam sektor penyumbang kredit karbon dengan mekanisme perdagangan di bursa karbon. [Antara]
baca 10 detik
  • Pemerintah Indonesia meluncurkan Sistem Registrasi Unit Karbon pada 9 Juli 2026 untuk mengoptimalkan potensi perdagangan karbon nasional.
  • Sistem tersebut mengintegrasikan enam sektor utama penyumbang kredit karbon dengan bursa karbon untuk meningkatkan efektivitas transaksi perdagangan.
  • Pemerintah menyusun skema pembagian manfaat ekonomi bagi masyarakat lokal guna mendukung mitigasi perubahan iklim dan kesejahteraan rakyat.

Suara.com - Pemerintah memperkirakan potensi ekonomi perdagangan karbon di Indonesia dapat mencapai ribuan triliun rupiah. Untuk mendukung pengembangannya, pemerintah akan meluncurkan Sistem Registrasi Unit Karbon (SRUK) pada 9 Juli 2026 yang akan terhubung langsung dengan bursa karbon.

Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat mengatakan SRNUK akan menjadi sistem pencatatan nasional yang menghubungkan enam sektor penyumbang kredit karbon dengan mekanisme perdagangan di bursa karbon.

"Kita ada enam sektor yang bisa ikut memperdagangkan karbon. Kehutanan, ESDM, Perindustrian, Pertanian, KKP, dan LH sendiri. Nah enam ini terkoneksi dengan satu namanya SRN UK, Sistem Registrasi Nasional Unit Karbon yang akan di-launching tanggal 9. SRN UK inilah kemudian yang terkoneksi dengan bursa," kata Jumhur dalam diskusi di Jakarta, Selasa (30/6/2026).

Ia mengatakan investor telah menunggu peluncuran sistem tersebut. Setelah SRNUK terhubung dengan bursa karbon, transaksi diharapkan dapat berjalan lebih optimal.

"Begitu kita launch dan kemudian ada interoperability dengan bursa karbon, maka mereka sudah bisa langsung. Semua kementerian atau sektoral tadi sudah mempersiapkan tata caranya. Tanggal 9 dimulai, nanti akan ada penjelasan lebih detail. Dan potensinya juga ribuan triliun ke depannya," ujarnya.

Menurut Jumhur, pemerintah ingin memastikan perdagangan karbon tidak hanya menjadi aktivitas jual beli semata, tetapi juga mampu mendorong pengurangan emisi, adaptasi terhadap perubahan iklim, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Perdagangan karbon ini bukan menjadi sekadar permainan pedagang. Yang paling penting itu memastikan terjadinya mitigasi terhadap perubahan iklim. Yang kedua, adaptasi. Bahkan di kita tambah lagi prosperity atau kesejahteraan," katanya.

Ia menambahkan pemerintah juga tengah menyusun skema benefit sharing agar masyarakat yang menjaga kawasan berkarbon tinggi dapat menikmati manfaat ekonomi dari perdagangan karbon.

"Kita lagi sekarang mencari formula benefit sharing untuk lokal komunitas. Misalnya ada sebidang hutan yang punya nilai karbon, kemudian diperdagangkan, pertanyaannya siapa penerima manfaat. Saya mendorong penerima manfaat itu harus mereka yang ada di situ," ucap Jumhur.

baca juga

Menurutnya, semakin besar manfaat yang diterima masyarakat lokal, semakin tinggi pula nilai karbon Indonesia di pasar internasional.

"Semakin kita menghargai masyarakat lokal, semakin kita menghargai orang yang tinggal di situ, maka mereka menghargai harga lebih tinggi. Semakin kita cuek, semakin direndahkan harga kita. Jadi perdagangan karbon ini menarik dan kita harus ikut dalam permainan itu. Jangan sampai karbon kita jadi murah," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KLH Susun Aturan Limbah Baterai Kendaraan Listrik

KLH Susun Aturan Limbah Baterai Kendaraan Listrik

Otomotif | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:59 WIB

Dari Plastik jadi Energi: Bagaimana Get Plastic Dorong Perubahan Cara Pandang tentang Sampah?

Dari Plastik jadi Energi: Bagaimana Get Plastic Dorong Perubahan Cara Pandang tentang Sampah?

Lifestyle | Kamis, 18 Juni 2026 | 11:16 WIB

Belajar Langsung di Hutan Mangrove, Cara KLH Kenalkan Keanekaragaman Hayati ke Generasi Muda

Belajar Langsung di Hutan Mangrove, Cara KLH Kenalkan Keanekaragaman Hayati ke Generasi Muda

Lifestyle | Senin, 01 Juni 2026 | 17:28 WIB

Carbon Trading Dinilai Jadi Senjata Baru Tekan Emisi di Indonesia

Carbon Trading Dinilai Jadi Senjata Baru Tekan Emisi di Indonesia

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 15:00 WIB

Waspada Malaria Knowlesi! Penyakit 'Kiriman' Monyet yang Mulai Mengintai Manusia

Waspada Malaria Knowlesi! Penyakit 'Kiriman' Monyet yang Mulai Mengintai Manusia

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 22:05 WIB

Terkini

6000 Pelari Ramaikan Titan Run 2026, Jarak 17,8 Km Berbuah Rekor MURI

6000 Pelari Ramaikan Titan Run 2026, Jarak 17,8 Km Berbuah Rekor MURI

Sport | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:03 WIB

Tak Hanya Mobil Konvensional, BRI KKB Expo 2026 Juga Dukung Pembiayaan Kendaraan Listrik

Tak Hanya Mobil Konvensional, BRI KKB Expo 2026 Juga Dukung Pembiayaan Kendaraan Listrik

Bali | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:02 WIB

Gempa NTT, Badan Geologi Minta Waspada Bahaya Susulan

Gempa NTT, Badan Geologi Minta Waspada Bahaya Susulan

Bali | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:01 WIB

BRI dan BRI Finance Perkuat Pembiayaan Kendaraan lewat BRI KKB Expo 2026

BRI dan BRI Finance Perkuat Pembiayaan Kendaraan lewat BRI KKB Expo 2026

Sulsel | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 20:57 WIB

Cari Kendaraan Baru? BRI KKB Expo 2026 Hadirkan Solusi Pembiayaan yang Lebih Mudah

Cari Kendaraan Baru? BRI KKB Expo 2026 Hadirkan Solusi Pembiayaan yang Lebih Mudah

Malang | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 20:50 WIB

47 Warga Meninggal, Ratusan Rumah Rusak Parah Akibat Gempa di NTT

47 Warga Meninggal, Ratusan Rumah Rusak Parah Akibat Gempa di NTT

Riau | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 20:48 WIB

Sering Selingkuh, Alat Kelamin Suami di Lumajang Dipotong Istri

Sering Selingkuh, Alat Kelamin Suami di Lumajang Dipotong Istri

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 20:47 WIB

Lelah Fisik dan Mental, STY Kasih Porsi Latihan Khusus 6 Pemain Timnas Indonesia di Persija

Lelah Fisik dan Mental, STY Kasih Porsi Latihan Khusus 6 Pemain Timnas Indonesia di Persija

Bola | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 20:42 WIB

BRI KKB Expo 2026 Digelar Serentak, Ada Beragam Promo untuk Pembelian Kendaraan

BRI KKB Expo 2026 Digelar Serentak, Ada Beragam Promo untuk Pembelian Kendaraan

Jatim | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 20:42 WIB

Wujudkan Mobil Impian, BRI KKB Expo 2026 Tebar Promo Suku Bunga Mulai 1,81 Persen

Wujudkan Mobil Impian, BRI KKB Expo 2026 Tebar Promo Suku Bunga Mulai 1,81 Persen

Jogja | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 20:33 WIB

×