Permata Borneo, Inovasi Lestari Pulihkan Hutan Kutai Timur

Iwan Supriyatna

Rabu, 18 September 2024 | 21:03 WIB
Permata Borneo, Inovasi Lestari Pulihkan Hutan Kutai Timur
Program Permata Borneo sebagai akronim dari Program Pemberdayaan Masyarakat Desa Martadinata Berbasis Hutan dan Ekologi.

Suara.com - Bayang-bayang potensi kerusakan ekosistem hutan kalimantan yang mengancam masyarakat penyangganya mendorong lahirnya sebuah inisiatif holistik dari Pertamina Gas yang merupakan bagian dari Sub Holding Gas.

Program Permata Borneo sebagai akronim dari Program Pemberdayaan Masyarakat Desa Martadinata Berbasis Hutan dan Ekologi, adalah sebuah inisiasi yang bertujuan menciptakan keseimbangan antara kehidupan manusia dan alam untuk membangun ekosistem penghidupan yang berkelanjutan.

Pertagas melalui wilayah operasinya Kalimantan Area dalam program tersebut merangkul berbagai elemen masyarakat Desa Martadinata, di antaranya 5 kelompok Tani dan 1 Pokdarwis dengan total anggota 119 orang.

Manager Communication, Relations & CSR, Imam Rismanto, mengatakan Permata Borneo diinisiasi untuk merawat, menjaga dan memulihkan hutan sebagai “Permata” yang dimiliki tanah Kalimantan dari tantangan deforestasi dan kerusakan lingkungan dengan pendekatan Production, Protection, and Inclusion (PPI).

PPI Compact adalah inisiatif yang fokus pada tiga hal utama: Produksi melalui peningkatan hasil tani secara berkelanjutan dan diversifikasi pendapatan petani, Perlindungan melalui serangkaian aktivitas dalam melestarikan hutan dan sumber daya alam dengan dukungan hukum dan insentif.

“Serta inklusi yang meningkatkan kesejahteraan petani dan masyarakat hutan melalui kolaborasi dengan berbagai pihak diantaranya Balai Taman Nasional Kutai, dinas terkait, pemerintah desa serta masyarakat itu sendiri,” kata Imam ditulis Rabu (18/9/2024).

Kepala Desa Martadinata, Sutrisno menyampaikan bahwa saat ini masyarakat Desa Martadinata sudah memiliki akses ke alat dan sumber daya yang mendukung mereka dalam menjaga hutan dan sekaligus meningkatkan kesejahteraan hidup mereka. Melalui Rawat, Jaga dan Pulih Hutan, masyarakat Desa Martadinata mendalami peran penting mereka sebagai masyarakat penyangga hutan.

Di bawah payung "Rawat Hutan," Permata Borneo mengajak masyarakat tani menerapkan inovasi Agrifuture melalui pertanian berkelanjutan dan teknologi tepat guna di wilayah penyangga hutan.

“Kegiatan rawat hutan ini sudah berlangsung sejak tahun 2022 Pertamina Gas membina masyarakat Desa Martadinata memperkenalkan pertanian berkelanjutan sebagai strategi intensifikasi pertanian untuk mencegah ekstensifikasi pertanian di Hutan mereka.” Ujar Sutrisno, Kepala Desa Martadinata.

baca juga

Rustam Effendy, Ketua Kelompok Tani Buntu Batu menambahkan bahwa inisiasi pertanian berkelanjutan oleh Pertagas menjawab pandangan masyarakat yang semula skeptis mengelola lahan pertanian mereka yang rusak.

“Ternyata dengan metode yang lebih ramah lingkungan, lahan pertanian kita bisa produktif kembali, sehingga kita tidak perlu membuka lahan di dalam hutan.” Ungkap Rustam.

Selain itu ujarnya, Pertagas bersama Balai Taman Nasional Kutai juga memberikan pemahaman kepada para petani dan masyarakat tentang pentingnya peran dalam merawat keutuhan hutan sebagai masyarakat penyangga yang hidup berdampingan dengan paru – paru dunia tersebut.

Setelah inisiasi yang dilakukan di wilayah penyangga hutan, melalui "Jaga Hutan", Permata Borneo merangkul seluruh elemen masyarakat Desa Martadinata untuk berperan aktif dalam konservasi dan pengelolaan hutan secara bijaksana melalui kegiatan – kegiatan yang berkelanjutan.

Imam Rismanto menambahkan “Kami mengajak masyarakat melakukan kegiatan – kegiatan sebagai upaya menjaga hutan seperti penanaman tanaman – tanaman endemik Kalimantan di wilayah hutan dan menggalakkan patroli hutan yang melibatkan pemuda – pemuda Desa Martadinata”

Selain itu, Hutan Martadinata memiliki potensi alam berupa Goa seluas 4 Ha yang digarap oleh Pokdarwis bersama Balai TNK dan Pertagas sebagai ekowisata minat khusus.

“Aktivitas di dalam hutan, yang membuat hutan tetap terjaga, sehingga para perambah tidak berani masuk ke dalam hutan”

Program "Pulih Hutan," sebagai pilar dari Permata Borneo dengan memulihkan hutan melalui budidaya madu kelulut yang terintegrasi dengan penanaman pohon sehingga meningkatkan keberagaman tanaman, memperbaiki tanah, dan mengurangi erosi. Kehadiran lebah sebagai penyerbuk, efektif membantu tanaman tumbuh lebih cepat, memperkuat ekosistem hutan, dan menciptakan habitat yang lebih sehat.

Selain manfaat ekologisnya, program ini juga memberikan keuntungan ekonomi kepada masyarakat lokal melalui produksi madu, mendorong keterlibatan mereka dalam pelestarian hutan, dan memastikan keberlanjutan hutan Borneo untuk masa depan.

“Melalui pemanfaatan sumber daya alam yang berkelanjutan, Program Permata Borneo berhasil mengelaborasikan peningkatan ekonomi lokal dan konservasi lingkungan untuk manfaat generasi mendatang” kata Imam.

DR Risna Resnawaty, Pakar CSR dari Universitas Padjajaran, mengatakan isu lingkungan menjadi kekhawatiran semua pihak, kehadiran Program Permata Borneo menjadi harapan bagi kehidupan masyarakat, terlebih dalam pemulihan kondisi hutan yang telah tereskploitasi dan rusak.

“Program ini sangat baik mengingat ada kesan bahwa biasanya industri cenderung memberikan dampak negatif bagi kerusakan lingkungan, namun Pertamina Gas Operation Kalimantan Area melakukan upaya perawatan, pemeliharaan dan penjagaan agar ekosistem hutan bisa kembali pulih dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” kata Risna.

Upaya ini, kata dia, patut diapresiasi sebab jika program ini dilakukan secara berkelanjutan, dengan satu program saja banyak tujuan dari SDGs yang bisa dicapai.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pertamina Gas Tegaskan Komitmennya Terhadap Keselamatan dan Kesehatan Kerja

Pertamina Gas Tegaskan Komitmennya Terhadap Keselamatan dan Kesehatan Kerja

Bisnis | Kamis, 29 Agustus 2024 | 07:27 WIB

Sinergi dengan PEP, Pertamina Gas Pastikan Pasokan Gas ke Indocement

Sinergi dengan PEP, Pertamina Gas Pastikan Pasokan Gas ke Indocement

Bisnis | Rabu, 28 Agustus 2024 | 20:07 WIB

Pertamina Gas Gelar Peringatan Upacara Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-79 di Seluruh Wilayah Operasinya

Pertamina Gas Gelar Peringatan Upacara Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-79 di Seluruh Wilayah Operasinya

Bisnis | Sabtu, 17 Agustus 2024 | 18:56 WIB

Terkini

Belanja Rp50 Ribu, Member Indogrosir Bisa Bawa Pulang Sembako Gratis dari BRI!

Belanja Rp50 Ribu, Member Indogrosir Bisa Bawa Pulang Sembako Gratis dari BRI!

Bri | Selasa, 22 September 2026 | 15:27 WIB

Pasar Dinamis, BRI Ajak Nasabah Kelola Portofolio Investasi Lebih Strategis

Pasar Dinamis, BRI Ajak Nasabah Kelola Portofolio Investasi Lebih Strategis

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 15:26 WIB

Heboh Disebut Super Flu, Seberapa Berbahaya Influenza Tipe A yang Merebak di Indonesia?

Heboh Disebut Super Flu, Seberapa Berbahaya Influenza Tipe A yang Merebak di Indonesia?

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 15:23 WIB

Program Eksklusif BRI Touch Visa September 2026, Belanja Dapat Voucher Tambahan

Program Eksklusif BRI Touch Visa September 2026, Belanja Dapat Voucher Tambahan

Bri | Selasa, 22 September 2026 | 15:23 WIB

BRI Dorong Nasabah Kenali Peluang Investasi Syariah di Tengah Dinamika Pasar

BRI Dorong Nasabah Kenali Peluang Investasi Syariah di Tengah Dinamika Pasar

Kalbar | Selasa, 22 September 2026 | 15:22 WIB

Cek Fakta: Benarkah E-Tilang Mulai Berlaku di Makassar? Polisi Buka Suara

Cek Fakta: Benarkah E-Tilang Mulai Berlaku di Makassar? Polisi Buka Suara

Sulsel | Selasa, 22 September 2026 | 15:21 WIB

Investasi Syariah Makin Dilirik, BRI Wealth Management Dorong Strategi Diversifikasi

Investasi Syariah Makin Dilirik, BRI Wealth Management Dorong Strategi Diversifikasi

Sumut | Selasa, 22 September 2026 | 15:18 WIB

BRI dan Syailendra Capital Bahas Peluang Investasi Syariah di Sharia Wealth Forum 2026

BRI dan Syailendra Capital Bahas Peluang Investasi Syariah di Sharia Wealth Forum 2026

Sulsel | Selasa, 22 September 2026 | 15:17 WIB

Amanda Rigby Anak Siapa? Ayahnya Ternyata Punya Latar Belakang Mentereng

Amanda Rigby Anak Siapa? Ayahnya Ternyata Punya Latar Belakang Mentereng

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 15:16 WIB

Bagaimana Cara Menghitung Jumlah Anak Tangga Pembawa Hoki Sheng Lao Bing Si Ku?

Bagaimana Cara Menghitung Jumlah Anak Tangga Pembawa Hoki Sheng Lao Bing Si Ku?

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 15:15 WIB

×