Pertamina EP Adera Field Dorong Ketahanan Pangan dan Pemberdayaan Masyarakat di Kabupaten PALI

Iwan Supriyatna

Senin, 30 September 2024 | 16:14 WIB
Pertamina EP Adera Field Dorong Ketahanan Pangan dan Pemberdayaan Masyarakat di Kabupaten PALI
PEP Adera Field meluncurkan Program Permata (Pertanian Mandiri untuk Desa Tangguh) di Desa Pengabuan, Kecamatan Abab, Kabupaten PALI.

Suara.com - PT Pertamina EP (PEP) Adera Field terus berkontribusi dalam pengembangan masyarakat melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) dengan meluncurkan Program Permata (Pertanian Mandiri untuk Desa Tangguh) di Desa Pengabuan, Kecamatan Abab, Kabupaten PALI.

Program ini ditujukan untuk meningkatkan ketahanan pangan dan pemberdayaan petani serta perempuan di wilayah tersebut.

Selama ini, masyarakat Kabupaten PALI hanya bisa melakukan satu kali tanam dan panen dalam setahun karena kondisi iklim yang tidak menentu.

"Musim kemarau yang panjang dan banjir di musim hujan membuat hasil pertanian tidak maksimal. Dengan teknologi pertanian modern yang kami bawa, masyarakat bisa lebih efisien dalam pengelolaan lahan," ujar Adam S Nasution, Manager Adera Field ditulis Senin (30/9/2024).

Pada 2021, PT Pertamina EP Adera Field memperkenalkan sistem pengairan otomatis berbasis Android, Automatic Drip Irrigation System, yang memungkinkan petani mengatur debit air dan waktu pengairan sesuai kebutuhan. Teknologi ini terbukti meningkatkan efisiensi air dan produktivitas tanaman.

Inovasi terus berlanjut hingga 2023, ketika PT Pertamina EP Adera Field memanfaatkan limbah jerami sebagai sumber energi alternatif untuk dry house, mempercepat proses pengeringan padi hingga tiga kali lebih cepat dibandingkan metode pengeringan tradisional.

Bibit unggul padi tahan iklim, seperti varietas mentik susu dan ngaos jilid dua, juga dikembangkan untuk meningkatkan hasil panen. Hasil produksi meningkat hingga 86%, sementara biaya produksi turun hingga 69% berkat teknologi ini.

Indah Yani, anggota kelompok tani setempat, menyatakan bahwa panen yang sebelumnya hanya bisa dilakukan sekali setahun kini bisa dilakukan dua kali.

“Hasil panen kami meningkat drastis, dari 500 kg menjadi 1,2 ton per musim,” ujarnya.

baca juga

Program ini juga memperkuat peran perempuan dalam perekonomian desa. Ketua Kelompok Selaras Alam, Herawati, menyebut bahwa pendapatan keluarga meningkat dari Rp 401.512 menjadi Rp 3.456.874 per bulan berkat keberhasilan program.

Selain itu, teknologi dry house yang memanfaatkan jerami membantu mengeringkan padi dan tanaman obat dengan lebih cepat tanpa merusak kualitas bioaktifnya, menjaga kualitas produk untuk dipasarkan.

Program Permata ini menjadi contoh praktik pertanian berkelanjutan yang berhasil mendorong kesejahteraan masyarakat dan mengarah pada zero waste. PT Pertamina EP Adera Field berharap program ini bisa diterapkan di desa-desa lain di Kabupaten PALI.

Dengan kontribusi teknologi dan inovasi ini, PT Pertamina EP Adera Field berharap dapat memperluas dampak positifnya dan meningkatkan ketahanan pangan di daerah tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perum Bulog: Perlu Ada Solusi Inovatif untuk Mengatasi Ketahanan Pangan

Perum Bulog: Perlu Ada Solusi Inovatif untuk Mengatasi Ketahanan Pangan

Bisnis | Kamis, 19 September 2024 | 22:31 WIB

Gelar IIRC 2024, Perum Bulog Ajak 17 Negara Bahas Ketahanan Pangan

Gelar IIRC 2024, Perum Bulog Ajak 17 Negara Bahas Ketahanan Pangan

Bisnis | Kamis, 19 September 2024 | 21:33 WIB

Ketua MPR: Konsep Ketahanan Pangan Selalu Andalkan Barang Impor

Ketua MPR: Konsep Ketahanan Pangan Selalu Andalkan Barang Impor

Bisnis | Jum'at, 16 Agustus 2024 | 10:48 WIB

Terkini

Sudah 5 Kali Beraksi! Dua Pengedar 62,5 Kg Ganja Ditangkap di Petamburan

Sudah 5 Kali Beraksi! Dua Pengedar 62,5 Kg Ganja Ditangkap di Petamburan

News | Senin, 21 September 2026 | 07:53 WIB

Wake Me Up When September Ends

Wake Me Up When September Ends

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 07:45 WIB

Threads Mulai Bisa Dikendalikan dari Jauh, Orang Tua Atur Waktu hingga Privasi Anak

Threads Mulai Bisa Dikendalikan dari Jauh, Orang Tua Atur Waktu hingga Privasi Anak

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 07:35 WIB

3 Shio yang Paling Beruntung sampai 27 September 2026, Nasib Baik Selama Sepekan

3 Shio yang Paling Beruntung sampai 27 September 2026, Nasib Baik Selama Sepekan

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 07:35 WIB

Bikin Geger Bawean: Turis Swiss Dikira Hilang Misterius, Ternyata Lagi Asyik Blusukan

Bikin Geger Bawean: Turis Swiss Dikira Hilang Misterius, Ternyata Lagi Asyik Blusukan

Jatim | Senin, 21 September 2026 | 07:31 WIB

Tell Me What You Saw: Memburu Pembunuh Berantai Lewat Photographic Memory

Tell Me What You Saw: Memburu Pembunuh Berantai Lewat Photographic Memory

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 07:25 WIB

Prakiraan Cuaca Hari Ini: Sebagian Besar Wilayan Indonesia Berawan dan Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Hari Ini: Sebagian Besar Wilayan Indonesia Berawan dan Hujan Ringan

News | Senin, 21 September 2026 | 07:22 WIB

Sempat Diadang Ombak Ganas, Tim SAR Temukan Jasad ABK Mengapung di Way Seputih

Sempat Diadang Ombak Ganas, Tim SAR Temukan Jasad ABK Mengapung di Way Seputih

Lampung | Senin, 21 September 2026 | 07:20 WIB

IHSG Dibayangi Koreksi, Analis Bocorkan Saham 'Buy on Weakness' Hari Ini

IHSG Dibayangi Koreksi, Analis Bocorkan Saham 'Buy on Weakness' Hari Ini

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 07:13 WIB

Sinopsis Plastic Beauty, Drama Mayu Matsuoka dan Riisa Naka di Netflix

Sinopsis Plastic Beauty, Drama Mayu Matsuoka dan Riisa Naka di Netflix

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 07:05 WIB

×