Aplikasi Cleanspark Milik Siapa? Waspada Modus Investasi Bodong

M Nurhadi Suara.Com
Rabu, 09 Oktober 2024 | 17:03 WIB
Aplikasi Cleanspark Milik Siapa? Waspada Modus Investasi Bodong
Ilustrasi (Unsplash/Utsman Media)

Suara.com - Aplikasi Cleanspark, sebuah akun yang diduga menawarkan investasi bodong berbasis kripto Bitcoin kini menjadi pusat perhatian karena diduga kuat melakukan scam terhadap para investor. Aplikasi Cleansprak, melalui website cleanspark.com menyatakan diri mereka adalah aplikasi penambang bitcoin yang berbasis di Amerika Serikat.

Tidak sampai di situ, Cleanspark menjunjung tinggi transparansi kepada para investor. Hal ini sejalan dengan nilai investasi bitcoin yang digadang – gadang sebagai sarana finansial masa depan yang lebih inklusif.

CEO Cleanspark saat ini adalah Zachary K. Bradford. Ia adalah akuntan yang memimpin perusahaan investasi digital. Bradford mengantongi gelar sarjana dan master di bidang Akuntansi dari Southern Utah University, Amerika Serikat.

Meski demikian, diduga Cleanspark yang belakangan banyak diperbincangkan karena dugaan penipuan di Indonesia belum tentu sama. Dugaan sementara, Cleanspark yang melakukan penipuan mencatut nama Cleanspark sebagai modus kripto bodong. 

Modus – modus investasi bodong ini sering digunakan dalam skema penipuan ponzi dalam dunia investasi. Skema ini menawarkan investasi palsu dengan membayarkan keuntungan kepada investor dari uang mereka sendiri atau uang yang dibayarkan oleh investor berikutnya, bukan dari keuntungan yang diperoleh oleh individu atau organisasi yang menjalankan operasi ini. skema ini dicetuskan oleh Charles Ponzi dari Italia, yang kemudian menjadi terkenal pada tahun 1920.

Ketua Harian Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI), Kuseryansyah, menyampaikan bahwa masalah utama atas maraknya investasi ilegal adalah disebabkan oleh rendahnya tingkat literasi keuangan masyarakat.

Untuk menghindari hal tersebut, setiap orang harus membekali diri dengan literasi keuangan yang cukup, sehingga mampu berpikir logis untuk tidak mudah tergiur terhadap tawaran investasi agar dapat menahan diri dan terhindar dari kerugian.

Beberapa ciri skema Ponzi yang kerap dijumpai adalah menjanjikan keuntungan besar dalam waktu singkat dan tanpa risiko, proses bisnis investasi yang tidak jelas, produk investasi biasanya milik luar negeri, serta pada saat investor ingin menarik investasi malah diiming-imingi investasi dengan bunga yang lebih tinggi. Kemudian pengembalian dana investasi selalu macet di tengah – tengah.

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

Baca Juga: Investor Kripto RI Capai 20,9 Juta, Transaksi Tembus Rp48 Triliun

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apa Merk HP yang Sesuai Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jika Hidupmu adalah Film, Kamu si Tokoh Antagonis, Protagonis atau Cuman Figuran?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mie Apa yang Kamu Banget? Temukan Karakter Aslimu
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Benar-benar Asli Orang Jogja atau Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Warna Helm Motor Favorit Ungkap Karakter Pasangan Ideal, Tipe Mana Idamanmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kim Seon-ho atau Cha Eun-woo? Cari Tahu Aktor Korea yang Paling Cocok Jadi Pasanganmu!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Kepintaran GTA Kamu Sebelum Grand Theft Auto 6 Rilis!
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Kamu Tipe Red Flag, Green Flag, Yellow Flag atau Beige Flag?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Kabar Kamu Hari Ini? Cek Pesan Drakor untuk Hatimu
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI