Lazuardo Logistic Siap Dukung Program Pemerintahan Prabowo-Gibran, Genjot Perekonomian Rakyat

Iwan Supriyatna

Selasa, 22 Oktober 2024 | 14:16 WIB
Lazuardo Logistic Siap Dukung Program Pemerintahan Prabowo-Gibran, Genjot Perekonomian Rakyat
Perusahaan transportasi logistik darat, Lazuardo Logistic mendukung penuh upaya pemerintah.

Suara.com - Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, mendapat sambutan positif dari para pelaku bisnis di Tanah Air. 

Tentu saja dengan harapan pemerintahan baru nanti bisa lebih menggenjot perekonomian masyarakat, sehingga roda bisnis usaha dapat berjalan semestinya.

Satu diantaranya yang menyambut baik, perusahaan transportasi logistik darat, Lazuardo Logistic mendukung penuh upaya pemerintah yang siap mendorong transformasi digital, penggunaan multimoda single tarif, optimalisasi trayek tol laut, dan penguatan konektivitas dengan penetapan hub dan spoke, serta peningkatan aksesibilitas antarwilayah.

Purnomo, Dirut Lazuardo Logistic, mengungkapkan penguatan Sistem Logistik Nasional (Sislognas) dapat dicapai melalui program penguatan ekosistem logistik nasional, program penguatan infrastruktur dan konektivitas, program peningkatan daya saing SDM dan penyedia jasa logistik, serta program transformasi digital layanan logistik.

"Saat ini, kesiapan industri 4.0 Indonesia masih di level 2 sehingga diperlukan pengembangan SDM logistik yang mempertimbangkan kebutuhan pengguna, body of knowledge, serta KKNI," papar Purnomo, ditulis Selasa (22/10/2024).

"Tata kelola logistik memiliki tantangan pada beragamnya pelaku yang berperan dalam proses logistik dan masing-masing memiliki standarisasi sendiri mengenai bagaimana proses logistik tersebut harus dilakukan," terang Purnomo.

Pernyataan Purnomo ini juga menyambut keterangan Ketua Pusat Pengkajian Logistik ITB, Titah Yudhistira, belum lama ini di Bandung, Jawa Barat. Titah mengatakan bahwa kemajuan industri logistik sangat penting dalam menunjang perekonomian negara. Terlebih, untuk mewujudkan visi Indonesia Emas 2045 diperlukan penguatan logistik nasional.

Dalam seminar Peningkatan Kinerja Logistik di Indonesia: Refleksi, Tantangan, dan Peluang Sistem Logistik Nasional di Aula Barat ITB, Bandung, pekan kemarin, Titah mengatakan, rencana aksi Sislognas dalam Perpres 26/2012, telah ada sekitar 70 persen sudah dilakukan pemerintah, dan 44 persen sudah tuntas diselesaikan.

Selain itu, pemerintah pun sudah berupaya berbagai inisiatif yang tertuang dalam program tol laut, INSW, NLE, dan pembangunan infrastruktur transportasi dan logistik yang masif.

baca juga

Purnomo mengakui ragam upaya inovasi untuk meningkatkan kinerja logistik di Indonesia telah banyak dilakukan. Hanya saja perubahan ini terjadi pada sektor yang parsial dan kurang cepat dan tepat.

"Butuh perubahan yang menyeluruh, cepat, dan tepat untuk meningkatkan kinerja logistik di Indonesia agar dapat berpengaruh secara signifikan pada aransemen pasar," kata Purnomo.

Menurut Purnomo, kondisi saat ini diperlukan sharing persepsi berbagai pemangku kepentingan, seperti regulator, pelaku usaha, konsultan, dan akademisi. Diharapkan acara berupa diskusi-diskusi sering digelar dengan melibatkan semua komponen. Dengan begitu akan terungkap mengenai berbagai tantangan dan peluang, khususnya menyangkut transportasi logistik dan umumnya sistem logistik nasional.

Salah satu isu yang nanti bisa dapatkan adalah logistik nasional yang sekarang ini moda transportasi pilihannya adalah darat. Contoh Jakarta-Surabaya 800 km. Pilihan 90 persen pilihannya darat, laut itu hanya 9 persen. Oleh karena itu, melalui seminar atau forum diskusi dapat mengajak seluruh stakeholder untuk menemukan solusi dialogis, sebuah upaya mencari solusi bersama.

Persoalan logistik nasional disadari sebagai masalah mendesak yang harus mengalami perbaikan berarti, untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang lebih optimis. Memberikan kepastian pemerataan pembangunan serta memastikan keterlibatan pelaku usaha industri logistik yang lebih maksimal dalam internasional suplay chain.

Purnomo juga berharap pemerintah baru nanti menemukan upaya-upaya yang bisa menjadi loncatan bagi penurunan biaya logistik, pada saat yang sama menjamin pemerataan pembangunan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tarif Jasa Logistik Kunci Penopang Kenaikan Harga Batu Bara

Tarif Jasa Logistik Kunci Penopang Kenaikan Harga Batu Bara

Bisnis | Kamis, 17 Oktober 2024 | 14:27 WIB

Dukung Pembangunan IKN, KAI Logistik Pastikan Kesiapan Layanan Logistik

Dukung Pembangunan IKN, KAI Logistik Pastikan Kesiapan Layanan Logistik

Bisnis | Senin, 14 Oktober 2024 | 11:20 WIB

Dua BUMN Berkolaborasi Perkuat Operasional Logistik di RI

Dua BUMN Berkolaborasi Perkuat Operasional Logistik di RI

Bisnis | Senin, 14 Oktober 2024 | 08:53 WIB

Terkini

489 Hektare Hutan Malang Selatan Hilang, Kini 63 Hektare Kembali Terancam

489 Hektare Hutan Malang Selatan Hilang, Kini 63 Hektare Kembali Terancam

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 19:10 WIB

Gubernur Khofifah Raih Anugerah Adhiwidya PNFI Indonesia 2026: Pelopor Penuntasan Anak Tidak Sekolah

Gubernur Khofifah Raih Anugerah Adhiwidya PNFI Indonesia 2026: Pelopor Penuntasan Anak Tidak Sekolah

Jatim | Minggu, 08 November 2026 | 19:04 WIB

Polisi Gagalkan Dugaan Tawuran di Kramat Jati, 4 Pemuda Diciduk Bersama Sajam

Polisi Gagalkan Dugaan Tawuran di Kramat Jati, 4 Pemuda Diciduk Bersama Sajam

News | Minggu, 08 November 2026 | 18:51 WIB

BNPB Pastikan Pemadaman Karhutla di Kalimantan Tetap Berlanjut Usai Helikopter Super Puma Jatuh

BNPB Pastikan Pemadaman Karhutla di Kalimantan Tetap Berlanjut Usai Helikopter Super Puma Jatuh

News | Minggu, 08 November 2026 | 18:40 WIB

PIH dan Kusam Auto Hempas! 4 Pelembap Pencerah Kemasan Tube Lebih Higienis

PIH dan Kusam Auto Hempas! 4 Pelembap Pencerah Kemasan Tube Lebih Higienis

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 18:40 WIB

A Separation: Ketika Urusan Rumah Tangga, Agama, dan Kemiskinan Berubah Jadi Teror yang Nyata

A Separation: Ketika Urusan Rumah Tangga, Agama, dan Kemiskinan Berubah Jadi Teror yang Nyata

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 18:10 WIB

Cara Cek Nomor HP Terdaftar Pinjol atau Tidak, Jangan Tunggu Diteror Debt Collector

Cara Cek Nomor HP Terdaftar Pinjol atau Tidak, Jangan Tunggu Diteror Debt Collector

Tekno | Minggu, 08 November 2026 | 18:05 WIB

Sweet Child O' Mine Guns N' Roses: Cinta Axl Rose dan Kenangan Masa Remaja

Sweet Child O' Mine Guns N' Roses: Cinta Axl Rose dan Kenangan Masa Remaja

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 18:03 WIB

IHSG Masih dalam Tren Penurunan, Diproyeksikan ke Level 4.763

IHSG Masih dalam Tren Penurunan, Diproyeksikan ke Level 4.763

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 18:00 WIB

Bukan karena Tekanan, Low Tuck Kwong Bicara Penjualan Saham BYAN ke Haji Isam

Bukan karena Tekanan, Low Tuck Kwong Bicara Penjualan Saham BYAN ke Haji Isam

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 17:55 WIB

×