Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.715.000
Beli Rp2.570.000
IHSG 5.902,376
LQ45 589,478
Srikehati 287,394
JII 351,837
USD/IDR 17.966

Daya Beli Konsumen RI Turun, IOTF Catatkan Pendapatan Rp 13,54 Miliar di Q2-2024

Iwan Supriyatna

Kamis, 31 Oktober 2024 | 14:31 WIB
Daya Beli Konsumen RI Turun, IOTF Catatkan Pendapatan Rp 13,54 Miliar di Q2-2024
FoxLogger Indonesia meraih penghargaan bergengsi pada ajang prestisius, Wirausaha Muda Mandiri (WMM) 2021 yang digelar Bank Mandiri.

Suara.com - PT Sumber Sinergi Makmur Tbk (IOTF) melalui brand Fox Logger, menggelar Paparan Publik Insidental pada Kamis (31/10/2024). Acara ini menyoroti beberapa aspek penting dari strategi bisnis IOTF, termasuk performa keuangan perusahaan hingga kuartal kedua tahun 2024 serta komitmen jangka panjang mereka dalam mengembangkan produk-produk berbasis kecerdasan buatan (AI) yang diproyeksikan dapat memenuhi kebutuhan pasar masa depan.

Paparan Publik ini dihadiri jajaran manajemen puncak IOTF, termasuk CEO Alamsyah Cheung, Tommy Indra Anggara (Direktur Keuangan), serta Darren Suciono (Komisaris Utama).

Dalam kesempatan ini, para pimpinan IOTF menguraikan visi perusahaan untuk menjadi yang terdepan di industri teknologi GPS dan otomotif Indonesia melalui kombinasi inovasi berkelanjutan dan komitmen yang kuat terhadap kepuasan pelanggan.

Alamsyah Cheung, CEO IOTF, membuka acara dengan menyampaikan kinerja finansial perusahaan selama kuartal kedua 2024, di mana perusahaan mencatatkan pendapatan sebesar Rp13,54 miliar.

Meski mengalami penurunan sebesar 24,51% secara year-over-year (YoY) dibandingkan periode yang sama pada tahun 2023, perusahaan tetap mampu menjaga EBITDA yang disesuaikan pada level positif, sebesar Rp618,54 juta.

“Kami telah melakukan berbagai langkah strategis untuk menjaga stabilitas kinerja perusahaan, baik dari sisi operasional maupun keuangan, walaupun harus menghadapi berbagai tantangan ekonomi. Tantangan ekonomi global dan fluktuasi pasar di Indonesia berdampak pada daya beli konsumen, namun kami terus berupaya untuk menghadirkan produk-produk yang memiliki nilai tambah tinggi bagi konsumen,” kata Alamsyah.

Saat ini, total produk GPS tracker Fox Logger yang telah terjual mencapai lebih dari 400.000 unit, dengan sekitar 130.000 unit aktif digunakan oleh konsumen. Pencapaian ini mencerminkan tingginya permintaan pasar terhadap produk-produk IOTF yang mampu memenuhi kebutuhan akan keamanan dan efisiensi operasional di sektor otomotif.

Di tengah ketidakpastian ekonomi yang meliputi fluktuasi nilai tukar dan suku bunga, serta meningkatnya tingkat persaingan di pasar, IOTF juga terus mengkaji peluang usaha baru yang dapat memberikan kontribusi tambahan terhadap bisnis utama perusahaan.

“Kami terus memantau berbagai peluang di industri yang berkaitan dengan otomotif dan teknologi, khususnya yang dapat mendukung upaya kami dalam menghadirkan solusi efisien bagi pelanggan,” lanjut Alamsyah.

IOTF juga berfokus pada inovasi yang tidak hanya menjawab kebutuhan saat ini, tetapi juga mempersiapkan perusahaan untuk menjawab tantangan dan peluang yang akan datang.

“Kami percaya bahwa transformasi digital melalui pengembangan produk berbasis kecerdasan buatan adalah langkah yang akan membuat IOTF tetap relevan dan kompetitif di masa depan.” ucapnya.

Fox Logger, sebagai brand unggulan IOTF, saat ini tengah memfokuskan inovasi produknya pada teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk menghadirkan solusi yang semakin canggih dan sesuai dengan kebutuhan konsumen.

Alamsyah menjelaskan bahwa AI kini menjadi elemen krusial dalam strategi pengembangan produk IOTF karena AI dapat memberikan peningkatan signifikan pada performa produk, mulai dari analisis data yang lebih presisi hingga peningkatan efisiensi.

“Pasar saat ini membutuhkan teknologi yang tidak hanya pintar, tetapi juga mampu beradaptasi dengan kebutuhan yang terus berubah, terutama di industri otomotif dan logistik. Fox Logger melihat potensi besar dalam AI untuk memberikan keunggulan kompetitif bagi para pelaku bisnis yang menggunakan produk kami,” ujar Alamsyah.

Pada bulan Juli lalu, IOTF meluncurkan inovasi terbaru mereka, yaitu dashcam berbasis AI. Produk ini didesain untuk memberikan keamanan ekstra dan kemampuan analisis yang lebih dalam bagi pengguna, khususnya di sektor logistik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fox Logger Kian Fokus Pada Pengembangan AI

Fox Logger Kian Fokus Pada Pengembangan AI

Bisnis | Rabu, 02 Oktober 2024 | 08:45 WIB

Tingkatkan Keselamatan Berkendara, Fox Logger Luncurkan Dashcam Berbasis Artificial Intelligence

Tingkatkan Keselamatan Berkendara, Fox Logger Luncurkan Dashcam Berbasis Artificial Intelligence

Bisnis | Selasa, 30 Juli 2024 | 09:12 WIB

IOTF Siap Sambut Era Bayar Tol Tanpa Setop

IOTF Siap Sambut Era Bayar Tol Tanpa Setop

Bisnis | Kamis, 02 Mei 2024 | 06:11 WIB

Terkini

IHSG Terkoreksi 0,28% Setelah Investor Lanjutkan Ambil Cuan, BBCA Masih Naik

IHSG Terkoreksi 0,28% Setelah Investor Lanjutkan Ambil Cuan, BBCA Masih Naik

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 16:56 WIB

Zulhas Bongkar Data MBG, 63,1 Juta Penerima Manfaat Bakal Diverifikasi Ulang

Zulhas Bongkar Data MBG, 63,1 Juta Penerima Manfaat Bakal Diverifikasi Ulang

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 16:43 WIB

Perusahaan yang Dipercaya Publik Punya Peluang Tumbuh Lebih Besar

Perusahaan yang Dipercaya Publik Punya Peluang Tumbuh Lebih Besar

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 16:38 WIB

Harga Minyak Meroket Imbas Perang AS-Iran Meletus Lagi, Trump: Bom Habis-habisan!

Harga Minyak Meroket Imbas Perang AS-Iran Meletus Lagi, Trump: Bom Habis-habisan!

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 16:32 WIB

MBG Bakal Ditarik dari Sekolah Elit, Fokus Daerah Terpencil

MBG Bakal Ditarik dari Sekolah Elit, Fokus Daerah Terpencil

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 16:29 WIB

BPK Dukung BULOG Wujudkan Swasembada Pangan Lewat Tata Kelola Akuntabel

BPK Dukung BULOG Wujudkan Swasembada Pangan Lewat Tata Kelola Akuntabel

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 16:24 WIB

Transaksi Melonjak 103%, RI Masuk Peringkat 7 Dunia Adopsi Kripto

Transaksi Melonjak 103%, RI Masuk Peringkat 7 Dunia Adopsi Kripto

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 16:22 WIB

Rupiah Melemah ke Rp17.988, Dipicu 'Ulah' Trump dan Rapor Merah Ritel Domestik

Rupiah Melemah ke Rp17.988, Dipicu 'Ulah' Trump dan Rapor Merah Ritel Domestik

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 16:10 WIB

Hunian Tapak Masih Jadi Primadona di Tengah Lesunya Pasar Properti

Hunian Tapak Masih Jadi Primadona di Tengah Lesunya Pasar Properti

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 16:05 WIB

Masyarakat RI Masih Malas Belanja, Penjualan Eceran Anjlok 11,6% di April

Masyarakat RI Masih Malas Belanja, Penjualan Eceran Anjlok 11,6% di April

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 15:56 WIB