Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.799.000
Beli Rp2.670.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.491

Efek Domino Donald Trump Bisa Menghantam Ekonomi Indonesia?

M Nurhadi | Suara.com

Kamis, 07 November 2024 | 21:22 WIB
Efek Domino Donald Trump Bisa Menghantam Ekonomi Indonesia?
Donald Trump saat berkampanye di hadapan para pendukungnya. (Instagram/@realdonaldtrump)

Suara.com - Efek kemenangan Donald Trump dalam Pemilu Amerika Serikat, menurut Kepala Ekonom Bank Permata, Josua Pardede, bisa menekan nilai tukar rupiah (kurs IDR).

Alasannya karena kebijakan ekonomi AS yang mendukung pertumbuhan bisa memperkuat ekonomi negara tersebut, yang pada gilirannya meningkatkan permintaan terhadap Dolar AS dan menyebabkan depresiasi rupiah.

Depresiasi ini akan membuat biaya impor Indonesia menjadi lebih tinggi, berisiko memicu inflasi impor. "Bank Indonesia (BI) mungkin perlu melakukan intervensi untuk menstabilkan rupiah, sehingga membatasi kemampuannya untuk menurunkan BI-rate, yang dapat meningkatkan biaya pinjaman untuk bisnis dan konsumen di Indonesia,” kata Josua, dikutip dari Antara pada Kamis (7/11/2024).

Lebih lanjut, imbal hasil obligasi pemerintah AS yang lebih tinggi di bawah pemerintahan Trump dapat berdampak pada imbal hasil Surat Berharga Negara (SBN) Indonesia.

Dengan tingginya imbal hasil UST, pemerintah Indonesia mungkin harus membayar lebih untuk utang luar negeri, yang dapat mengurangi fleksibilitas fiskal, terutama dengan jatuh tempo utang besar dalam dua tahun mendatang.

Di sektor perdagangan, kebijakan proteksionis Trump, terutama terhadap China, juga berpotensi memengaruhi Indonesia. Jika AS memperluas kebijakan tarif kepada barang-barang dari Asia, Indonesia bisa terpengaruh dalam hal daya saing produk ekspor. 

"Kenaikan tarif AS dapat meningkatkan volatilitas pasar, memengaruhi sentimen investor di pasar negara berkembang dan berpotensi membatasi aliran modal masuk, meskipun prospek ekonomi Indonesia relatif positif,” ujar dia.

Dampak dari kebijakan perdagangan ini akan terasa lebih jauh di sektor keuangan dan sentimen investor di negara berkembang. Ketidakpastian di pasar global dapat menghambat aliran modal ke Indonesia, memberikan tekanan tambahan pada nilai tukar rupiah.

Namun, Josua juga mencatat beberapa potensi manfaat bagi Indonesia. Kebijakan Trump yang mendukung sektor energi tradisional seperti minyak dan gas bisa menekan harga minyak dunia, yang menguntungkan bagi Indonesia sebagai negara pengimpor minyak. Meski demikian, potensi keuntungan ini bisa tereduksi oleh kemungkinan revisi sanksi terhadap produsen utama Iran.

Menyusul reaksi pasar terhadap pemilu, ketidakpastian telah menyebabkan aksi jual pada obligasi AS yang membuat imbal hasil UST naik dan Dolar AS menguat. Kemenangan Trump juga memicu lonjakan Indeks Dolar AS (DXY) ke level tertinggi dalam empat bulan terakhir, berdampak langsung pada depresiasi mata uang negara berkembang termasuk rupiah.

Josua memperkirakan bahwa tren nilai tukar rupiah akan lebih lemah dari perkiraan awal akibat defisit transaksi berjalan yang berpotensi melebar di tengah perang dagang 2.0 dan pertumbuhan ekonomi China yang melambat. Secara keseluruhan, kebijakan Trump di bidang fiskal dan perdagangan diprediksi akan menghadirkan tantangan bagi stabilitas ekonomi dan keuangan Indonesia.

Oleh karena itu, penting bagi Indonesia untuk tetap waspada terhadap fluktuasi pasar dan menjaga fleksibilitas kebijakan moneternya untuk menghadapi gejolak yang mungkin terjadi.

Donald Trump telah dipastikan memenangkan Pilpres 2024 dan menjadi Presiden ke-47 AS dengan meraih 293 suara elektoral, melampaui ambang batas 270 suara yang diperlukan. Sementara itu, Kamala Harris dari Partai Demokrat baru mendapatkan 226 suara elektoral. Menurut data hitung cepat AP, Trump meraih 50,9 persen suara pemilih dibandingkan Harris yang memperoleh 47,6 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kamala Harris Ucapkan Selamat pada Trump di Universitas Howard

Kamala Harris Ucapkan Selamat pada Trump di Universitas Howard

Video | Kamis, 07 November 2024 | 21:15 WIB

Rahasia Rambut Lebat dan Kulit Kencang Donald Trump di Usia 78, Habiskan Miliaran!

Rahasia Rambut Lebat dan Kulit Kencang Donald Trump di Usia 78, Habiskan Miliaran!

Lifestyle | Kamis, 07 November 2024 | 20:04 WIB

Elon Musk Diprediksi Untung Besar Usai Donald Trump Menang Pilpres AS

Elon Musk Diprediksi Untung Besar Usai Donald Trump Menang Pilpres AS

Tekno | Kamis, 07 November 2024 | 18:23 WIB

Terkini

BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Solusi Finansial Lengkap di Jakarta

BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Solusi Finansial Lengkap di Jakarta

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:34 WIB

Kadin China Protes Kenaikan Pajak RI, Purbaya: Kami Mementingkan Kepentingan Negara Kita

Kadin China Protes Kenaikan Pajak RI, Purbaya: Kami Mementingkan Kepentingan Negara Kita

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:24 WIB

Purbaya Siapkan Stimulus Baru di Q2 2026, Ada Insentif Mobil Listrik hingga Pendanaan Industri

Purbaya Siapkan Stimulus Baru di Q2 2026, Ada Insentif Mobil Listrik hingga Pendanaan Industri

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:30 WIB

Purbaya Pamer Satgas Debottlenecking Kantongi Investasi 30 Miliar USD

Purbaya Pamer Satgas Debottlenecking Kantongi Investasi 30 Miliar USD

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:09 WIB

Purbaya Ramal Perang AS vs Iran Berakhir September 2026

Purbaya Ramal Perang AS vs Iran Berakhir September 2026

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:58 WIB

Sempat Tolak, Ini Alasan Purbaya Akhirnya Kasih Insentif Mobil Listrik

Sempat Tolak, Ini Alasan Purbaya Akhirnya Kasih Insentif Mobil Listrik

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:48 WIB

Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia Perkuat Sektor Moneter dan Sistem Pembayaran

Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia Perkuat Sektor Moneter dan Sistem Pembayaran

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:47 WIB

Warga Jabodetabek Kabur Liburan, Kendaraan Padati Jalan Tol

Warga Jabodetabek Kabur Liburan, Kendaraan Padati Jalan Tol

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:31 WIB

Alasan Panas Bumi Jadi Pusat Pengembangan Energi terbarukan

Alasan Panas Bumi Jadi Pusat Pengembangan Energi terbarukan

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:22 WIB

Kemenhub Restui Maskapai Naikkan Fuel Surchage 50%, Tiket Pesawat Ikut Melonjak?

Kemenhub Restui Maskapai Naikkan Fuel Surchage 50%, Tiket Pesawat Ikut Melonjak?

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:17 WIB