Petinggi Lion Air Masuk, Bos Garuda Irfan Setiaputra Ungkap Nasibnya Pada 15 November 2024

Mohammad Fadil Djailani

Jum'at, 08 November 2024 | 16:31 WIB
Petinggi Lion Air Masuk, Bos Garuda Irfan Setiaputra Ungkap Nasibnya Pada 15 November 2024
Kolase gambar Dirut baru Garuda Indonesia Irfan Setiaputra (Suara.com)

Suara.com - Dunia penerbangan Indonesia kembali dihebohkan dengan kabar pergantian kepemimpinan di maskapai pelat merah, Garuda Indonesia. Isu mengenai masuknya petinggi Lion Air ke jajaran direksi Garuda semakin santer terdengar.

Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang akan digelar pada 15 November 2024 mendatang, Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra, dikabarkan akan digantikan oleh Wamildan Tsani Panjaitan, Plt CEO Lion Air.

Kabar ini semakin menguat setelah munculnya nama Tsani dalam daftar kandidat kuat yang beredar di kalangan internal perusahaan.

Ketika dikonfirmasi mengenai kabar tersebut, Irfan Setiaputra masih enggan memberikan keterangan lebih lanjut. Ia hanya menegaskan bahwa RUPSLB akan membahas perubahan susunan pengurus dan keputusan akhir ada di tangan pemegang saham.

"Agenda pergantian pengurus" kata Irfan kepada Suara.com Jumat (8/11/2024).

Ketika ditanya lebih lanjut apakah dirinya juga yang termasuk akan digantikan. "Siapa yang dirubah enggak tahu," jawab Irfan.

Pergantian kepemimpinan di Garuda Indonesia ini dinilai sebagai upaya pemerintah untuk melakukan penyegaran dan meningkatkan kinerja perusahaan.

Dengan pengalamannya di Lion Air, Tsani diharapkan dapat membawa angin segar bagi Garuda Indonesia yang tengah berupaya bangkit dari keterpurukan.

Sebelumnya, nama Pelaksana tugas (Plt) CEO Lion Air, Wamildan Tsani Panjaitan, disebut-sebut menjadi kandidat kuat untuk mengisi posisi Direktur Utama Garuda Indonesia.

baca juga

Informasi ini berdasarkan laporan dari Bloomberg pada pekan ini. Rencana perombakan susunan pengurus Garuda Indonesia ini dijadwalkan akan dibahas dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang akan digelar pada 15 November 2024 mendatang.

Menteri BUMN Erick Thohir disebut bakal menunjuk Wamildan untuk menggantikan Irfan Setiaputra yang saat ini menjabat sebagai orang nomer satu di maskapai plat merah itu. Selain itu nama Chief Financial Officer Garuda, Prasetio juga masuk radar untuk menjadi dirut.

Sumber Bloomberg menyebutkan penunjukan direktur utama GIAA akan dilaksanakan pada pertengahan November 2024. Perwakilan Lion Air juga menolak untuk memberikan komentar.

Seorang pejabat Garuda mengatakan bahwa penunjukan anggota dewan merupakan prerogatif Kementerian Badan Usaha Milik Negara.

Berdasarkan laporan keuangan hingga kuartal III 2024 emiten bersandi GIAA ini mencatat kerugian bersih US$131,22 juta atau setara sekitar Rp2,06 triliun pada kuartal III 2024. Angka tersebut membengkak 81,29% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Untungnya, pendapatan usaha tumbuh 15% sebesar US$2,56 miliar pada kuartal III 2024 dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2023 yakni US$2,23 miliar.

Hal ini terjadi karena pendapatan penerbangan berjadwal naik sebesar 17% (year-on-year) mencapai US$2,01 miliar. Sementara pendapatan penerbangan tidak berjadwal menyumbang kenaikan sebesar 6% dan pendapatan lainnya juga naik 8% dibandingkan dengan capaian hingga kuartal III di tahun sebelumnya.

Sedangkan dari segmen kargo, GIAA juga mencatat adanya pertumbuhan hingga 36% yakni sebesar 102,55 ribu ton kargo sampai dengan kuartal III 2024 dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya yaitu 75,32 ribu ton kargo

Kontribusi tersebut juga didorong berkat angkutan kargo rute internasional sebanyak 43,71 ribu ton kargo yang meningkat signifikan 55%, dan angkutan kargo rute domestik yang turut naik 25% atau sebanyak 58,83 ribu ton kargo.

Sementara maskapai Lion Air sendiri merupakan milik dari pengusaha Rusdi Kirana yang sekarang menjadi Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi PKB.

Dirangkum dari berbagai sumber Rusdi Kirana lahir di Cirebon, 17 Agustus 1963. Rusdi mengawali karier sebagai salesman mesin ketik dengan penghasilan USD 10 atau Rp 120 ribu per bulan.

Rusdi kemudian banting setir ke dunia penerbangan. Dilansir Antara, Rusdi Kirana mulai mendirikan Lion Air pada Oktober 1999 dengan modal USD 10 juta.

Rusdi, lewat Lion Air, melakukan revolusi di dunia penerbangan Indonesia lewat penerbangan berbiaya murah (low cost carrier). Dia menjual tiket maskapai yang terkenal dengan slogan 'We Make People Fly' itu dengan harga lebih murah dari maskapai lain.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jawaban Erick Thohir Soal Peluang Kevin Diks Lawan Jepang

Jawaban Erick Thohir Soal Peluang Kevin Diks Lawan Jepang

Bola | Jum'at, 08 November 2024 | 15:36 WIB

Pemerintah Usul Tenor KPR Bisa Selama 30 Tahun

Pemerintah Usul Tenor KPR Bisa Selama 30 Tahun

Bisnis | Jum'at, 08 November 2024 | 14:33 WIB

Bakal Dicopot dari Dirut Garuda, Irfan Setiaputra: Siapa yang Dirubah Engga Tahu!

Bakal Dicopot dari Dirut Garuda, Irfan Setiaputra: Siapa yang Dirubah Engga Tahu!

Bisnis | Jum'at, 08 November 2024 | 11:50 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Health | Senin, 21 September 2026 | 23:37 WIB

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:31 WIB

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:16 WIB

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Video | Senin, 21 September 2026 | 23:10 WIB

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 23:02 WIB

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

Sumut | Senin, 21 September 2026 | 22:53 WIB

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Bogor | Senin, 21 September 2026 | 22:52 WIB

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 22:45 WIB

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 22:44 WIB

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

News | Senin, 21 September 2026 | 22:42 WIB

×