Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.778.000
Beli Rp2.653.000
IHSG 6.162,045
LQ45 620,444
Srikehati 309,367
JII 386,908
USD/IDR 17.712

Kok Bisa Garuda Indonesia Diklaim Untung Hingga Oktober 2024, Begini Jawaban Bosnya

Achmad Fauzi | Suara.com

Senin, 11 November 2024 | 14:18 WIB
Kok Bisa Garuda Indonesia Diklaim Untung Hingga Oktober 2024, Begini Jawaban Bosnya
Pesawat Garuda Indonesia di Bandar Udara Internasional Hang Nadim Batam, Provinsi Kepulauan Riau. [Dok.Antara]

Suara.com - PT Garuda Indonesia Tbk. (Persero) mengumumkan bahwa perseroan meraih laba bersih USD1,11 juta hingga Oktober 2024. Padahal pada semester I, emiten berkode saham GIAA masih mencatatkan rugi bersih.

Namun, laporan keuangan Kuartal III-2024, emiten pelat merah ini masih meraup rugi bersih USD131,22 juta, di mana kerugian itu melonjak dibandingkan periode yang sama tahun 2023 yan sebesar USD72,38

Akan tetapi, Direktur Utama GIAA, Irfan Setiaputra menjelaskan, sebenarnya hinga perseroan mendapatkan laba bersih USD18,11 juta. Laba bersih ini, terang dia, setelah diterapkan perhitungan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) dari 73 menjadi PSAK 107.

Dalam hal ini, PSAK 73 adalah suatu standar pembukuan, di mana transaksi sewa masuk ke dalam beban operasi. Sedangkan, PSAK 107 merupakan standar akuntansi untuk akad ijarah yang digunakan dalam pembiayaan oleh bank syariah dan lembaga keuangan lainnya.

Irfan menyebut, perseroan telah mendapatkan lampu hijau untuk transaski sewa pesawat masuk dalam skema ijarah.

"Jadi kami bisa langsung bukukan positif," ujar Irfan setelah public expose pada, Senin (11/11/2024).

Dengan perhitungan ini, Irfan mengharapkan bisa meningkatkan kapitalisasi pasar GIAA ke depan.

"Solvabilitas yang meningkat juga membuka akses perusahaan terhadap new financing," imbuh Irfan.

Adapun, maskapai berlogo garuda biru itu encatatkan laba sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortasi atau EBITDA mencapai USD685,81 juta di kuartal III-2024. Raihan itu naik 11 persen dibandingka periode yang sama pada tahun 2023.

Capaian ini sekaligus merefleksikan tingkat EBITDA yang tumbuh secara berkelanjutan pascarestrukturisasi, dimana hingga Kuartal III-2023 Garuda berhasil membukukan EBITDA sebesar USD616,37 juta.

Capaian tersebut turut tercermin melalui kinerja pendapatan usaha secara konsolidasi yang konsisten membukukan pendapatan usaha yang naik hingga 15 persen sebesar USD2,56 miliar selama periode Sembilan bulan pertama tahun 2024 (unaudited) dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2023 yakni USD2,23 miliar.

Pertumbuhan pendapatan usaha tersebut salah satunya ditopang oleh peningkatan pendapatan penerbangan berjadwal sebesar 17 persen (year-on-year) mencapai USD2,01 miliar, sementara untuk pendapatan penerbangan tidak berjadwal turut mencatatkan kenaikan sebesar 6 persen dan pendapatan lainnya juga naik 8 persen dibandingkan dengan capaian hingga Kuartal III di tahun sebelumnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anak Buah Pimpinan MPR Dikabarkan Jadi Direktur Utama Garuda Indonesia

Anak Buah Pimpinan MPR Dikabarkan Jadi Direktur Utama Garuda Indonesia

Bisnis | Rabu, 06 November 2024 | 12:28 WIB

Garuda Indonesia Cetak EBITDA Naik 11% di Kuartal III-2024

Garuda Indonesia Cetak EBITDA Naik 11% di Kuartal III-2024

Bisnis | Kamis, 31 Oktober 2024 | 17:59 WIB

Begini Penjelasan Kebijakan Baru Garuda Indonesia Pilih Kursi Kena Biaya

Begini Penjelasan Kebijakan Baru Garuda Indonesia Pilih Kursi Kena Biaya

Bisnis | Minggu, 27 Oktober 2024 | 10:14 WIB

Terkini

Perkuat Layanan Maritim Energi Nasional, PTK Jalankan Kerja Sama STS Proyek FAME 2026

Perkuat Layanan Maritim Energi Nasional, PTK Jalankan Kerja Sama STS Proyek FAME 2026

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 14:50 WIB

Bukan Harga, Konsumen RI Lebih Pilih Respon Cepat Saat Belanja

Bukan Harga, Konsumen RI Lebih Pilih Respon Cepat Saat Belanja

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 14:45 WIB

Program CSR Berdampak Positif, Pertamina Trans Kontinental Raih Indonesia Penghargaan Best CSR 2026

Program CSR Berdampak Positif, Pertamina Trans Kontinental Raih Indonesia Penghargaan Best CSR 2026

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 14:39 WIB

Pertamina Gandeng ERIA Percepat Pengembangan Transisi Energi Berkelanjutan

Pertamina Gandeng ERIA Percepat Pengembangan Transisi Energi Berkelanjutan

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 14:25 WIB

Dony Oskaria Jewer Manajemen PTPN Buntut Kasus Kakek Mujiran

Dony Oskaria Jewer Manajemen PTPN Buntut Kasus Kakek Mujiran

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 14:19 WIB

Trump Klaim Kesepakatan Damai dengan Iran Hampir Rampung, Harga Minyak Melandai

Trump Klaim Kesepakatan Damai dengan Iran Hampir Rampung, Harga Minyak Melandai

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 13:56 WIB

Listrik Sumatera Padam, Begini Cara Ajukan Kompensasi Pelanggan PLN

Listrik Sumatera Padam, Begini Cara Ajukan Kompensasi Pelanggan PLN

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:17 WIB

Penerimaan Pajak Moncer di April 2026, Purbaya Klaim Berkat Coretax

Penerimaan Pajak Moncer di April 2026, Purbaya Klaim Berkat Coretax

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:05 WIB

Purbaya Akui Aturan DHE SDA Molor karena Banyak Pengusaha Lobi Istana

Purbaya Akui Aturan DHE SDA Molor karena Banyak Pengusaha Lobi Istana

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 11:37 WIB

Profil Dirut PLN Disorot Pasca Blackout Sumatra, Sosoknya Anak Jenderal TNI

Profil Dirut PLN Disorot Pasca Blackout Sumatra, Sosoknya Anak Jenderal TNI

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 11:28 WIB