Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.760.000
Beli Rp2.630.000
IHSG 6.318,500
LQ45 630,677
Srikehati 317,136
JII 401,976
USD/IDR 17.600

Astra Agro Lestari Inovasi Pengendalian Hama Berkelanjutan, Tingkatkan Produktivitas Kelapa Sawit

Iwan Supriyatna | Suara.com

Sabtu, 16 November 2024 | 14:11 WIB
Astra Agro Lestari Inovasi Pengendalian Hama Berkelanjutan, Tingkatkan Produktivitas Kelapa Sawit
Ilustrasi pohon sawit. (Freepik)

Suara.com - Industri kelapa sawit secara berkesinambungan mengadopsi praktik berkelanjutan dalam melakukan bisnis perkebunan supaya sejalan dengan program Sustainability Development Goals. Salah satu cara yang dilakukan mengurangi pestisida, seperti yang dilakukan oleh Grup Astra Agro Lestari.

Perseroan melakukan pengendalian hama dengan cara menekan penggunaan pestisida. Sebagaimana diketahui hama serangga di kebun dapat berakibat fatal, mulai dari penurunan produktivitas hingga merusak tanaman. Adapun luas kebun Astra Agro Lestari saat ini mencapai 285.387 hektare pada 2024.

Astra Agro Lestari melakukan serangkaian riset untuk mengatasi serangan hama dan meningkatkan keberhasilan penyerbukan sehingga produksi tandan buah segar (TBS) dapat meningkat. Langkah ini juga sebagai upaya melindungi petani plasma dan swadaya dari serangan hama yang mengancam kesejahteraan masyarakat.

CEO Astra Agro Lestari Santosa menjelaskan pemanfaatan hama menjadi upaya serius yang dilakukan Perseroan dengan melakukan penelitian dan mendigitalisasi sistem antisipasi serangan hama. Hal itu bermanfaat untuk meningkatkan produktivitas tanaman. Menurutnya pengendalian hama dengan parasitoid yang dilakukan Astra Agro mampu menekan biaya aplikasi pestisida.

Merujuk pada Laporan Keberlanjutan AALI 2023, perusahaan telah mengadopsi rantai makanan alami untuk pengendalian hama melalui metode pengendalian hayati, dengan menggunakan predator alami untuk menekan populasi hama. Misalnya, serangga predator untuk hama ulat, burung hantu untuk pengendalian tikus, dan sebagainya.

Selain itu, AALI juga mengembangkan kawasan tanaman dan lokasi konservasi yang berfungsi sebagai habitat predator hama. Sampai dengan tahun 2023, perusahaan telah memperluas kawasan tanaman bermanfaat menjadi 2,81 juta m², naik dari 1,97 juta m² pada tahun 2021 dan 2,5 juta m² pada tahun 2022.

Selain itu, kawasan konservasi juga bertambah, dari 5.600 petak pada tahun 2021 menjadi 8.200 petak pada tahun 2022, dan mencapai 10.600 petak pada tahun 2023.

Praktik keberlanjutan tersebut mendapatkan apresiasi. Penghargaan diberikan kepada Direktur Utama Astra Agro Lestari Santosa sebagai salah satu CEO terbaik 2024.

Santosa didapuk menjadi The Best CEO with Special Mention: The Most Consistent Listed Company in Efforts to Reduce Pesticide in Pest Management pada ajang Top CEO Indonesia Awards 2024. Tahun lalu, dalam ajang Top CEO Indonesia 2023 di Bali, Santosa juga dinobatkan sebagai CEO Terbaik Bidang Pertanian atas kinerja AALI yang gemilang.

Bergabung dengan Astra Agro Lestari sejak lama, Santosa memahami bahwa budidaya kelapa sawit tak lepas dari masalah hama. Namun, pestisida kimia bukan lagi satu-satunya solusi, apalagi jika mempertimbangkan dampak buruk yang ditimbulkannya terhadap lingkungan.

Bagi AALI, pestisida kimia kini dianggap sebagai pilihan terakhir, hanya digunakan pada proses pembibitan atau pada saat serangan hama kritis.

Meskipun menghadapi tantangan fluktuasi harga komoditas, AALI telah menunjukkan kinerja yang konsisten. Hingga September 2024, pendapatan perusahaan meningkat sebesar 3,8% secara tahunan (yoy), sementara EBITDA tumbuh sebesar 11,1% secara tahunan, menandai pemulihan positif setelah penurunan harga minyak sawit pada tahun sebelumnya.

Salah satu tokoh yang ikut menghadiri penghargaan tersebut adalah Menteri Ketenagakerjaan Yassierli. Dia ikut mengapresiasi kepada seluruh pihak yang ikut berkontribusi atas kemajuan bangsa.

“Selamat atas terselenggaranya acara yang luar biasa ini. Selamat kepada para CEO Indonesia yang terpilih,” ujarnya.

Profesor yang mengajar di Institut Teknologi Bandung itu berharap para pemimpin perusahaan mau bekerja sama membangun negeri. Seperti diketahui, Presiden Prabowo Subianto mendorong pertumbuhan ekonomi delapan persen untuk merealisasikan cita-cita Indonesia Emas 2045.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jangan Terlena Penundaan EUDR, Aturan Diskriminatif Ini Bisa Dicontek Negara lain

Jangan Terlena Penundaan EUDR, Aturan Diskriminatif Ini Bisa Dicontek Negara lain

Bisnis | Jum'at, 08 November 2024 | 08:10 WIB

IPOC 2024 Dua Dekade Kelapa Sawit Indonesia Menghadapi Tantangan dan Peluang Global

IPOC 2024 Dua Dekade Kelapa Sawit Indonesia Menghadapi Tantangan dan Peluang Global

Bisnis | Kamis, 07 November 2024 | 12:48 WIB

IPOC 2024 Dua Dekade Mengukir Sejarah dan Menyongsong Peluang Baru di Industri Kelapa Sawit

IPOC 2024 Dua Dekade Mengukir Sejarah dan Menyongsong Peluang Baru di Industri Kelapa Sawit

Bisnis | Kamis, 07 November 2024 | 11:28 WIB

Terkini

Danantara Minta Pengusaha Tenang, Kontrak Ekspor Tak Diutak-atik

Danantara Minta Pengusaha Tenang, Kontrak Ekspor Tak Diutak-atik

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 20:24 WIB

IHSG Rontok Gegara Danantara Sumberdaya? Ini Jawaban Pandu Sjahrir

IHSG Rontok Gegara Danantara Sumberdaya? Ini Jawaban Pandu Sjahrir

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 20:07 WIB

Emiten CRSN Bidik Pendapatan Naik 22%, Begini Strateginya

Emiten CRSN Bidik Pendapatan Naik 22%, Begini Strateginya

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:49 WIB

Kemenko Perekonomian Bidik Sektor Digital demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

Kemenko Perekonomian Bidik Sektor Digital demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:34 WIB

Emiten Grup Djarum SUPR Lebih Pilih Cabut dari Bursa Ketimbang Free Float

Emiten Grup Djarum SUPR Lebih Pilih Cabut dari Bursa Ketimbang Free Float

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:11 WIB

Kemendag Klaim Ekspor Produk Kreatif RI Tumbuh Positif

Kemendag Klaim Ekspor Produk Kreatif RI Tumbuh Positif

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:10 WIB

Menteri UMKM Dibuat Kesal TikTok Shop, Ini Alasannya

Menteri UMKM Dibuat Kesal TikTok Shop, Ini Alasannya

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:04 WIB

Asing Kabur Bawa Dana Rp 51,42 T dari Pasar Saham Hari Ini, ANTM Paling Banyak

Asing Kabur Bawa Dana Rp 51,42 T dari Pasar Saham Hari Ini, ANTM Paling Banyak

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 18:54 WIB

Pemerintah Resmi Perpanjang Kebijakan WFH 2 Bulan Imbas Perang AS vs Iran

Pemerintah Resmi Perpanjang Kebijakan WFH 2 Bulan Imbas Perang AS vs Iran

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 18:34 WIB

Impor Minyak Rusia Tanpa Pertamina, Pemerintah Siapkan BLU Khusus

Impor Minyak Rusia Tanpa Pertamina, Pemerintah Siapkan BLU Khusus

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 18:25 WIB