Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.845.000
Beli Rp2.725.000
IHSG 7.500,187
LQ45 746,355
Srikehati 345,870
JII 522,139
USD/IDR 17.117

Harga Bitcoin Diprediksi Anjlok ke US$84.501, Tren Bullish Berakhir?

M Nurhadi | Suara.com

Minggu, 17 November 2024 | 17:46 WIB
Harga Bitcoin Diprediksi Anjlok ke US$84.501, Tren Bullish Berakhir?
Dok: BTC

Suara.com - Harga Bitcoin (BTC) diprediksi mengalami penurunan menuju US$84.501 dalam waktu dekat. Hal ini disampaikan Analis dari CobraVanguard  usai sebelumnya harga BTC mencapai rekor tertinggi di US$93.434 pada Rabu, 13 November 2024, namun kemudian turun ke US$87.145 pada Jumat, 15 November 2024, sebelum kembali naik menjadi US$91.824 pada hari Sabtu.

Pada hari ini, Minggu (17/11/2024), harga Bitcoin terpantau berada di kisaran US$90.572. Indikator Fibonacci Retracement menunjukkan bahwa level tertinggi yang dicapai Bitcoin merupakan titik resistensi signifikan.

Selain itu, data Relative Strength Index (RSI) menunjukkan kondisi jenuh beli di angka 89,77 sehari sebelum mencapai rekor tertinggi tersebut.

Meskipun RSI mulai turun dari 50 poin pada Jumat dan menjadi 57 poin hari ini, harga Bitcoin cenderung bergerak sideways dan mengalami tekanan.

Proyeksi Penurunan Harga BTC

Setelah mencapai rekor tertinggi baru-baru ini, analis terkenal di TradingView, CobraVanguard, memperkirakan bahwa Bitcoin akan mengalami penurunan ke sekitar US$84.500. Ia menjelaskan bahwa Bitcoin telah menyelesaikan gelombang kenaikan kelima dan saatnya untuk melakukan koreksi harga.

“Bitcoin telah menyelesaikan gelombang kenaikan ke-5, dan sekarang saatnya untuk koreksi harga ke sekitar US$84 ribu. Setelah koreksi ini, harga dapat melanjutkan tren naiknya,” tulisnya, seperti yang dikutip dari Block Chain Media --jaringan Suara.com.

Dalam grafik yang dibagikannya, terlihat bahwa penurunan lebih lanjut dapat terjadi ke kisaran US$86.109 hingga US$84.501 sebelum kembali naik menuju US$97.442.

Analisis yang disampaikan CobraVanguard didasarkan pada teori Elliott Wave, yang menyatakan bahwa pergerakan harga Bitcoin mengikuti pola gelombang tertentu. Dengan demikian, penurunan harga yang diprediksi mencerminkan fase koreksi alami setelah kenaikan yang signifikan.

Koreksi ini sering dianggap sebagai kesempatan bagi investor untuk membeli dengan harga lebih rendah sebelum potensi kenaikan berikutnya terjadi. Namun, perlu diingat bahwa prediksi semacam ini tidak selalu akurat karena pasar juga dipengaruhi oleh berbagai faktor eksternal seperti sentimen global dan regulasi.

Sentimen Pasar

Analis Ali Martinez juga mengindikasikan adanya potensi kenaikan setelah fase koreksi singkat ini. Ia mencatat adanya lonjakan aksi beli di Binance yang menunjukkan sentimen bullish yang berkembang.

“Lonjakan signifikan dalam tekanan beli Bitcoin di Binance dalam beberapa jam terakhir menandakan bahwa pergerakan harga ke atas mungkin akan terjadi,” ujarnya.

Martinez juga menambahkan bahwa berdasarkan indikator teknikal TD Sequential, baru-baru ini muncul sinyal jual untuk Bitcoin pada grafik harian. Namun, jika Bitcoin berhasil menutup hari di atas US$91.900, maka potensi kenaikan menuju US$100.680 akan semakin kuat.

Keyakinan CEO MicroStrategy

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Donald Trump Tunjuk CEO Grup Jasa Ladang Minyak Jadi Menteri Energi AS

Donald Trump Tunjuk CEO Grup Jasa Ladang Minyak Jadi Menteri Energi AS

News | Minggu, 17 November 2024 | 17:42 WIB

Harga Bitcoin Capai Harga Tertinggi, Akankah Terus Naik di Era Trump?

Harga Bitcoin Capai Harga Tertinggi, Akankah Terus Naik di Era Trump?

Bisnis | Minggu, 17 November 2024 | 15:34 WIB

Iran Bantah Rencana Bunuh Trump, Kirim Pesan Rahasia ke Biden

Iran Bantah Rencana Bunuh Trump, Kirim Pesan Rahasia ke Biden

News | Sabtu, 16 November 2024 | 16:51 WIB

Terkini

Misteri Hilangnya Minyakita di Pasar: Stok Gaib, Harga Bisa Tembus Rp40 Ribu!

Misteri Hilangnya Minyakita di Pasar: Stok Gaib, Harga Bisa Tembus Rp40 Ribu!

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 14:41 WIB

Memalukan! Malapetaka IGRS Komdigi Bikin Developer Game Rugi Miliaran Rupiah

Memalukan! Malapetaka IGRS Komdigi Bikin Developer Game Rugi Miliaran Rupiah

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 14:23 WIB

26 Ide Jualan di Bazar Modal Kecil yang Pasti Laris dan Menguntungkan

26 Ide Jualan di Bazar Modal Kecil yang Pasti Laris dan Menguntungkan

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 14:10 WIB

Fondasi Ekonomi Warga RI Mulai Retak, Tanda-tandanya Mulai Muncul

Fondasi Ekonomi Warga RI Mulai Retak, Tanda-tandanya Mulai Muncul

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 13:55 WIB

Bukan Sekadar Tabungan, Inilah 10 Tanda Keuangan Anda Aman dan Stabil

Bukan Sekadar Tabungan, Inilah 10 Tanda Keuangan Anda Aman dan Stabil

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 13:41 WIB

IHSG Terus Lari Kencang 2% di Sesi I, 537 Saham Menghijau

IHSG Terus Lari Kencang 2% di Sesi I, 537 Saham Menghijau

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 13:15 WIB

Menteri Bahlil: Kunjungan ke Rusia untuk Amankan Pasokan Energi Nasional

Menteri Bahlil: Kunjungan ke Rusia untuk Amankan Pasokan Energi Nasional

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 12:36 WIB

Rusia Konfirmasi Prabowo Minta Pasokan Minyak Buat RI, AS Bisa Marah?

Rusia Konfirmasi Prabowo Minta Pasokan Minyak Buat RI, AS Bisa Marah?

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 12:30 WIB

Negosiasi AS-Iran Buntu, Harga Minyak Dunia Membara: Sinyal Bahaya buat BBM Nasional?

Negosiasi AS-Iran Buntu, Harga Minyak Dunia Membara: Sinyal Bahaya buat BBM Nasional?

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 12:02 WIB

Kolaborasi Telkom dan Media Hadirkan Sinergi Lintas Industri untuk Inovasi AI di Lingkungan Kampus

Kolaborasi Telkom dan Media Hadirkan Sinergi Lintas Industri untuk Inovasi AI di Lingkungan Kampus

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 11:59 WIB