Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

Harga Emas Turun, Analis Ungkap Penyebabnya

M Nurhadi | Suara.com

Selasa, 26 November 2024 | 16:33 WIB
Harga Emas Turun, Analis Ungkap Penyebabnya
Pekerja menunjukkan perhiasan emas di Kantor Pusat Galeri 24 Pegadaian, Salemba, Jakarta Pusat, Kamis (5/1/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Ekonom dari Center of Macroeconomics & Finance Indef, Abdul Manap Pulungan, menyatakan bahwa perbaikan kondisi ekonomi menjadi salah satu alasan mengapa harga emas mengalami penurunan signifikan sebesar Rp40.000 per gram pada hari ini.

Dia menjelaskan bahwa ekspektasi pasar mengenai penurunan suku bunga acuan bank sentral mendorong para investor untuk beralih dari aset komoditas seperti emas ke aset keuangan yang dianggap lebih menguntungkan.

"Tren inflasi global juga menunjukkan penurunan, karena biasanya orang membeli emas sebagai langkah antisipasi terhadap inflasi yang meningkat," ujarnya, seperti yang dikutip dari Antara pada Selasa (26/11/2024).

Abdul Manap menambahkan bahwa perbaikan beberapa indikator ekonomi global, seperti indeks risiko politik dan kemampuan pembayaran utang negara-negara berkembang, meningkatkan optimisme investor terhadap prospek ekonomi global dan mengurangi permintaan emas sebagai aset aman.

“Dengan perbaikan indikator tersebut, masyarakat global percaya bahwa situasi hingga akhir tahun 2024 akan lebih baik dibandingkan tahun 2023. Inilah yang menyebabkan penurunan harga emas,” katanya.

Namun, dia berpendapat bahwa pergerakan harga emas ke depan masih sangat tergantung pada kebijakan yang akan diambil oleh pemerintahan baru di Amerika Serikat.

Menurutnya, kebijakan ekonomi dan perdagangan yang diterapkan oleh pemerintahan baru dapat berdampak besar pada aliran likuiditas global dan mempengaruhi harga komoditas, termasuk emas.

“Pergerakan harga emas sangat bergantung pada persepsi investor. Saat ini, investor belum melihat bagaimana kebijakan yang akan diterapkan oleh Donald Trump ke depan,” tuturnya.

Lebih lanjut, ia menyarankan agar masyarakat yang ingin berinvestasi dalam logam mulia tidak terlalu terfokus pada fluktuasi harga emas harian. 

Ia juga menyarankan agar masyarakat tidak terburu-buru untuk membeli emas saat ini karena ada kemungkinan harganya akan terus menurun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Emas Antam Jatuh Terjungkal, Balik ke Level Rp1,4 Juta/Gram

Harga Emas Antam Jatuh Terjungkal, Balik ke Level Rp1,4 Juta/Gram

Bisnis | Selasa, 26 November 2024 | 09:36 WIB

Harap Bijak! Stop Menormalisasi Fenomena Pemerasan di Balik Mental Gratisan

Harap Bijak! Stop Menormalisasi Fenomena Pemerasan di Balik Mental Gratisan

Your Say | Selasa, 26 November 2024 | 08:32 WIB

Surga Investasi Terancam? Analisis Mendalam Potensi Guncangan Ekonomi Irlandia Timbul Setelah Donald Trump Terpilih

Surga Investasi Terancam? Analisis Mendalam Potensi Guncangan Ekonomi Irlandia Timbul Setelah Donald Trump Terpilih

News | Senin, 25 November 2024 | 19:09 WIB

Terkini

Sinyal Akhir Perang? Iran Beri 'Lampu Hijau' di Tengah Ketegangan Selat Hormuz

Sinyal Akhir Perang? Iran Beri 'Lampu Hijau' di Tengah Ketegangan Selat Hormuz

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 06:32 WIB

MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya

MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 21:19 WIB

Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang

Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 17:33 WIB

Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?

Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 17:01 WIB

Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang

Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 16:30 WIB

Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024

Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 16:24 WIB

Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta

Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:45 WIB

Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang

Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:33 WIB

Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi

Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:03 WIB

Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste

Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 11:55 WIB