Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Masyarakat Jangan Naik Bus Berstiker Tanda Silang Merah Selama Libur Nataru, Ini Bahayanya

Achmad Fauzi

Kamis, 12 Desember 2024 | 17:18 WIB
Masyarakat Jangan Naik Bus Berstiker Tanda Silang Merah Selama Libur Nataru, Ini Bahayanya
Penampakan bus AKAP di Terminal Pulogebang, Jakarta Timur. (Suara.com/Arga)

Suara.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah melakukan uji kelaikan atau rampcheck pada angkutan bus yang digunakan selama libur natal dan tahun baru (Nataru) 2025. Hasilnya, masih banyak angkutan bus yang tidak layak jalan dan bisa membahayakan penumpang selama Nataru.

Plt. Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Ahmad Yani mengatakan, bagi bus yang tidak lolos akan diberikan stiker tanda silang berwarna merah. Dirinya menganjurkan, agar masyarakat tidak naik bus jika memiliki stiker tersebut.

Hanya saja, Yani tidak merinci lebih lanjut berapa banyak bus yang tak layak beroperasi selama nataru

"Enggak boleh. Kita tilang, kita kandangin aja. Tidak boleh lagi lewat-lewat demi keselamatan," ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (12/12/2024).

Adapun berdasarkan data Ditjen Perhubungan Darat Kemenhub, terdapat 32.130 bus yang layak beroperasi, di mana terdiri dari 14.044 bus AKAP, 16.266 Bus Pariwisata, dan 1.820 bus AJAP.

Selain itu, Kemenhub juga akan memantau arus penumpang di 113 terminal yang terdiri dari 80 terminal pada jalan arteri dan 33 terminal pada akses in/out Jalan Tol.

Dalam hal ini, Yani memprediksikan puncak arus mudik jalur darat akan berlangsung di tanggal 24-25 Desember 2024 dan 1-2 Januari 2025.

"Itu menjadi puncak dan menjadi perhatian kita untuk menjamin masyarakat bergerak dengan lancar," ucap dia.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengungkapkan potensi pegerakan masyarakat selama libur natal dan tahun baru (Nataru) 2025 bisa mencapai 110,67 juta orang. Potensi ini sesuai hasil survei yang dilakukan oleh Kementerian Perhubungan.

baca juga

Adapun pilihan moda transportasi tertinggi, kata dia, masyarakat akan menggunakan mobil pribadi sebesar 36,7 persen sepeda motor sebesar 17,71 persen, yang menggunakan bus 15,04 persen, kereta api antar Kota 12,85 persen, dan pesawat 8,85 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pelita Air Buka Rute Jakarta-Medan Jelang Natal, Kesempatan untuk Perkenalkan Wisata dan Budaya

Pelita Air Buka Rute Jakarta-Medan Jelang Natal, Kesempatan untuk Perkenalkan Wisata dan Budaya

Bisnis | Kamis, 12 Desember 2024 | 14:21 WIB

Strategi Jasa Raharja Hadapi Arus Lalu Lintas di Libur Nataru

Strategi Jasa Raharja Hadapi Arus Lalu Lintas di Libur Nataru

Bisnis | Kamis, 12 Desember 2024 | 09:31 WIB

InJourney Hospitality Proyeksikan Okupansi Hotel Selama Nataru Bisa Capai 85 Persen

InJourney Hospitality Proyeksikan Okupansi Hotel Selama Nataru Bisa Capai 85 Persen

Bisnis | Rabu, 11 Desember 2024 | 08:51 WIB

Terkini

Purbaya Sidak Pabrik Baja Asal China, Diduga Akali Pajak karena Cuma Bayar Rp 20 M

Purbaya Sidak Pabrik Baja Asal China, Diduga Akali Pajak karena Cuma Bayar Rp 20 M

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:19 WIB

Bitcoin dkk Diramal Bisa Jadi Sistem Finansial Alternatif RI Dalam Waktu 3 Tahun

Bitcoin dkk Diramal Bisa Jadi Sistem Finansial Alternatif RI Dalam Waktu 3 Tahun

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:14 WIB

5 Tahun Holding UMi: Lebih Mudah, Dekat dan Berdampak untuk Nasabah PNM Mekaar

5 Tahun Holding UMi: Lebih Mudah, Dekat dan Berdampak untuk Nasabah PNM Mekaar

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:00 WIB

Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027

Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:40 WIB

Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80

Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:39 WIB

Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan

Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:17 WIB

Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran

Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:11 WIB

Jasa Marga Tingkatkan Komitmen Pengelolaan Green Toll Road dan Transformasi Rest Area Berkelanjutan

Jasa Marga Tingkatkan Komitmen Pengelolaan Green Toll Road dan Transformasi Rest Area Berkelanjutan

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:05 WIB

LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%

LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:54 WIB

Toko Online Wajib Punya NIB, Termasuk Penjual Barang Bekas: Ini Ketentuannya

Toko Online Wajib Punya NIB, Termasuk Penjual Barang Bekas: Ini Ketentuannya

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:53 WIB