Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.905,620
LQ45 668,634
Srikehati 330,295
JII 446,889
USD/IDR 17.410

Masyarakat Jangan Naik Bus Berstiker Tanda Silang Merah Selama Libur Nataru, Ini Bahayanya

Achmad Fauzi | Suara.com

Kamis, 12 Desember 2024 | 17:18 WIB
Masyarakat Jangan Naik Bus Berstiker Tanda Silang Merah Selama Libur Nataru, Ini Bahayanya
Penampakan bus AKAP di Terminal Pulogebang, Jakarta Timur. (Suara.com/Arga)

Suara.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah melakukan uji kelaikan atau rampcheck pada angkutan bus yang digunakan selama libur natal dan tahun baru (Nataru) 2025. Hasilnya, masih banyak angkutan bus yang tidak layak jalan dan bisa membahayakan penumpang selama Nataru.

Plt. Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Ahmad Yani mengatakan, bagi bus yang tidak lolos akan diberikan stiker tanda silang berwarna merah. Dirinya menganjurkan, agar masyarakat tidak naik bus jika memiliki stiker tersebut.

Hanya saja, Yani tidak merinci lebih lanjut berapa banyak bus yang tak layak beroperasi selama nataru

"Enggak boleh. Kita tilang, kita kandangin aja. Tidak boleh lagi lewat-lewat demi keselamatan," ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (12/12/2024).

Adapun berdasarkan data Ditjen Perhubungan Darat Kemenhub, terdapat 32.130 bus yang layak beroperasi, di mana terdiri dari 14.044 bus AKAP, 16.266 Bus Pariwisata, dan 1.820 bus AJAP.

Selain itu, Kemenhub juga akan memantau arus penumpang di 113 terminal yang terdiri dari 80 terminal pada jalan arteri dan 33 terminal pada akses in/out Jalan Tol.

Dalam hal ini, Yani memprediksikan puncak arus mudik jalur darat akan berlangsung di tanggal 24-25 Desember 2024 dan 1-2 Januari 2025.

"Itu menjadi puncak dan menjadi perhatian kita untuk menjamin masyarakat bergerak dengan lancar," ucap dia.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengungkapkan potensi pegerakan masyarakat selama libur natal dan tahun baru (Nataru) 2025 bisa mencapai 110,67 juta orang. Potensi ini sesuai hasil survei yang dilakukan oleh Kementerian Perhubungan.

Adapun pilihan moda transportasi tertinggi, kata dia, masyarakat akan menggunakan mobil pribadi sebesar 36,7 persen sepeda motor sebesar 17,71 persen, yang menggunakan bus 15,04 persen, kereta api antar Kota 12,85 persen, dan pesawat 8,85 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pelita Air Buka Rute Jakarta-Medan Jelang Natal, Kesempatan untuk Perkenalkan Wisata dan Budaya

Pelita Air Buka Rute Jakarta-Medan Jelang Natal, Kesempatan untuk Perkenalkan Wisata dan Budaya

Bisnis | Kamis, 12 Desember 2024 | 14:21 WIB

Strategi Jasa Raharja Hadapi Arus Lalu Lintas di Libur Nataru

Strategi Jasa Raharja Hadapi Arus Lalu Lintas di Libur Nataru

Bisnis | Kamis, 12 Desember 2024 | 09:31 WIB

InJourney Hospitality Proyeksikan Okupansi Hotel Selama Nataru Bisa Capai 85 Persen

InJourney Hospitality Proyeksikan Okupansi Hotel Selama Nataru Bisa Capai 85 Persen

Bisnis | Rabu, 11 Desember 2024 | 08:51 WIB

Terkini

3 Kapal Tanker Raksasa 'Bebas' Lewati Selat Hormuz Hari Ini, Pertanda Baik?

3 Kapal Tanker Raksasa 'Bebas' Lewati Selat Hormuz Hari Ini, Pertanda Baik?

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 22:08 WIB

BUMN Fasilitasi UMKM, Tambah Akses Pasar untuk Produk Lokal

BUMN Fasilitasi UMKM, Tambah Akses Pasar untuk Produk Lokal

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 21:51 WIB

Aliran Dana Asing ke Indonesia Ditentukan Pengumuman MSCI Besok

Aliran Dana Asing ke Indonesia Ditentukan Pengumuman MSCI Besok

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 20:04 WIB

Pasar Properti Asia Tenggara dan Australia Stabil di Tengah Tantangan Ekonomi Global

Pasar Properti Asia Tenggara dan Australia Stabil di Tengah Tantangan Ekonomi Global

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 20:00 WIB

Bos Danantara Nilai IHSG Goyah Karena Rupiah Lemes, Faktor MSCI Kurang Signifikan

Bos Danantara Nilai IHSG Goyah Karena Rupiah Lemes, Faktor MSCI Kurang Signifikan

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 19:43 WIB

Meski Sudah Deal, Bahlil Akui Impor Minyak Mentah dari Rusia Terhambat

Meski Sudah Deal, Bahlil Akui Impor Minyak Mentah dari Rusia Terhambat

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 18:36 WIB

Purbaya Incar Pajak Ecommerce Usai Diprotes Pedagang Offline, Tapi Akui Belum Pede

Purbaya Incar Pajak Ecommerce Usai Diprotes Pedagang Offline, Tapi Akui Belum Pede

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 18:28 WIB

Pelaku Usaha: Biaya-biaya di E-Commerce Mulai Tak Masuk Akal

Pelaku Usaha: Biaya-biaya di E-Commerce Mulai Tak Masuk Akal

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 18:25 WIB

Produk Lokal RI Siap Ekspor ke Pasar ASEAN Berkat Jualan Online via Live

Produk Lokal RI Siap Ekspor ke Pasar ASEAN Berkat Jualan Online via Live

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 18:24 WIB

Bahlil Sebut Implementasi B50 Punya Peluang Molor Lagi

Bahlil Sebut Implementasi B50 Punya Peluang Molor Lagi

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 18:17 WIB