Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.655.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Cara BUMN Asuransi Dorong Inklusi Pendidikan Anak Usia Dini

Mohammad Fadil Djailani

Jum'at, 13 Desember 2024 | 14:33 WIB
Cara BUMN Asuransi Dorong Inklusi Pendidikan Anak Usia Dini
Ilustrasi pendidikan anak usia dini (Pexels/Yan Krukov)

Suara.com - PT Asuransi Kredit Indonesia atau Askrindo terus berkomitmen dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini di Indonesia. Kali ini, perusahaan asuransi ini mendorong lembaga PAUD yang sudah siap secara ketenagaan untuk membuka layanan PAUD Inklusi.

Tujuannya adalah agar semua anak, termasuk mereka yang memiliki kebutuhan khusus, dapat memperoleh akses pendidikan yang layak dan berkualitas.

Direktur Kepatuhan, SDM dan Manajemen Resiko, Kun Wahyu Wardana, menjelaskan bahwa inisiatif ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) yang ditetapkan PBB.

"Dengan membuka layanan PAUD Inklusi, kita tidak hanya memberikan kesempatan belajar bagi anak berkebutuhan khusus, tetapi juga berkontribusi dalam mengurangi kesenjangan sosial dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat," ujar Kun Wahyu dikutip Jumat (13/12/2024).

Dia mengatakan kegiatan ini juga mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) No.1 Tanpa Kemiskinan, No.4 Pendidikan Berkualitas, No.8 Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi dan No.10 Berkurangnya Kesenjangan.

“Secara jangka panjang PT Askrindo berharap program ini dapat menjadi ekosistem pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan, dimana anak-anak dari seluruh latar belakang memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan pendidikan yang berkualitas. Dengan demikian, program ini juga mendorong perubahan positif yang berkelanjutan bagi masyarakat Indonesia” jelas Kun.

Untuk itu Askrindo bersama dengan PAUD Inspirasi Indonesia menyelenggarakan pelatihan bertajuk “Pengaruh Terapi Wicara Terhadap Kemampuan Komunikasi Anak Berkebutuhan Khusus”. Kegiatan ini dihadiri oleh Para Kepala Sekolah, Guru-guru dan tenaga kependidikan di Lembaga PAUD (Himpaudi) dan Mahasiswa Jurusan Pendidikan PAUD wilayah Bekasi, Pemilik Unit Pelayanan Pendidikan (UPP) PAUD serta Ketua Ikatan Guru Taman Kanak-kanak (IGTK) Bekasi Timur.

“Hal ini sangat penting untuk menghindari diskriminasi pendidikan dari berbagai aspek (ekonomi, geografi, dll), keistimewaan fisik, berkebutuhan khusus atau juga dikarenakan terbatasnya kemampuan orang tua untuk membiayai anak-anaknya di PAUD Inklusi” tutup Kun.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Transaksi Tembus Rp4,62 Miliar, Rumah BUMN SIG Ciptakan Peluang Ekonomi Baru

Transaksi Tembus Rp4,62 Miliar, Rumah BUMN SIG Ciptakan Peluang Ekonomi Baru

Bisnis | Jum'at, 13 Desember 2024 | 09:17 WIB

Lebih dari Sekedar Makanan: Program Gizi Gratis Bentuk Karakter Anak

Lebih dari Sekedar Makanan: Program Gizi Gratis Bentuk Karakter Anak

Video | Jum'at, 13 Desember 2024 | 06:05 WIB

Hoshi SEVENTEEN Donasikan Rp 1,1 Miliar untuk Pendidikan Anak-anak Laos

Hoshi SEVENTEEN Donasikan Rp 1,1 Miliar untuk Pendidikan Anak-anak Laos

Your Say | Kamis, 12 Desember 2024 | 18:16 WIB

Terkini

Pedagang Online Wajib Punya NIB, Buat Ditarik Pajak?

Pedagang Online Wajib Punya NIB, Buat Ditarik Pajak?

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 17:31 WIB

Merana Ditinggal Investor Asing, IHSG Turun ke Level 6.116 Hari Ini

Merana Ditinggal Investor Asing, IHSG Turun ke Level 6.116 Hari Ini

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 17:18 WIB

Properti Kembali Bergairah, Akses Tol Jadi Magnet Baru Kenaikan Nilai Hunian

Properti Kembali Bergairah, Akses Tol Jadi Magnet Baru Kenaikan Nilai Hunian

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 16:53 WIB

BI Bidik 200 Pesantren Punya Bisnis Air Minum Kemasan, Jadi Sumber Cuan Baru

BI Bidik 200 Pesantren Punya Bisnis Air Minum Kemasan, Jadi Sumber Cuan Baru

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 16:48 WIB

Purbaya Tetap Ngotot Ekonomi RI Kuat Meski Banyak Protes, Ini Buktinya

Purbaya Tetap Ngotot Ekonomi RI Kuat Meski Banyak Protes, Ini Buktinya

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 16:41 WIB

Rupiah Terperosok Jatuh ke Level Rp17.843/Dolar AS

Rupiah Terperosok Jatuh ke Level Rp17.843/Dolar AS

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 16:00 WIB

Profil PT Esa Medika Mandiri Tbk (EMMI): Emiten Alkes, Pemegang Saham dan Prospek

Profil PT Esa Medika Mandiri Tbk (EMMI): Emiten Alkes, Pemegang Saham dan Prospek

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 15:19 WIB

Industri Kopi Berpotensi Bikin Cuan Negara, Tapi Baristanya Banyak Nggak Profesional

Industri Kopi Berpotensi Bikin Cuan Negara, Tapi Baristanya Banyak Nggak Profesional

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 14:40 WIB

Profil PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX): Prospek IPO, Pemilik Saham dan Bisnis

Profil PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX): Prospek IPO, Pemilik Saham dan Bisnis

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 14:26 WIB

Emiten Pengolah Limbah MHKI Bagikan Dividen Rp9,9 Miliar, Catat Jadwalnya

Emiten Pengolah Limbah MHKI Bagikan Dividen Rp9,9 Miliar, Catat Jadwalnya

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 14:25 WIB