Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Diduga Mengandung Alergen, Dua Varian Indomie Ditarik dari Pasaran Australia

Achmad Fauzi | Suara.com

Kamis, 19 Desember 2024 | 07:28 WIB
Diduga Mengandung Alergen, Dua Varian Indomie Ditarik dari Pasaran Australia
Produk Indomie rasa Soto Mie/(Instagram @indomie).

Suara.com - Produk mi instan Indomie, ditarik dari pasaran Australia karena kekhawatiran terhadap keamanan pangan. Mie Instan ini merupakan favorit para anak sekolah di Australia.

Seperti dilansir dari News.co.us, Penarikan ini dilakukan oleh Grand Eastern Trading terhadap dua varian, yaitu Indomie Rasa Soto Mie dan Indomie Rasa Ayam Bawang. Dua varian Indomie itu dituding adanya alergen yang tidak dicantumkan dalam kemasan.

Menurut Badan Standar Pangan Australia, Indomie Rasa Soto Mie mengandung alergen susu yang tidak disebutkan, sementara Indomie Rasa Ayam Bawang mengandung alergen telur yang juga tidak dicantumkan.

"Setiap konsumen yang memiliki alergi atau intoleransi terhadap susu dan/atau telur dapat mengalami reaksi jika mengonsumsi produk tersebut," kata Badan Standar Pangan Australia yang dikutip, Kamis (19/12/2024).

Produk yang ditarik Indomie Rasa Soto Mie memiliki masa kedaluwarsa pada 10 April 2025 dan Indomie Rasa Ayam Bawang masa kedaluwarsa pada 1 April 2025.

Penarikan hanya berlaku untuk produk yang tidak mencantumkan alergen susu dan telur, sebagaimana ditambahkan oleh Food Safety Australia.

Badan Standar Pangan Australia mengimbau konsumen untuk mengembalikan produk yang telah dibeli ke tempat pembelian untuk mendapatkan pengembalian uang penuh.

Mereka juga menyarankan konsumen yang merasa khawatir terhadap kesehatan mereka untuk segera mencari nasihat medis.

Produk yang ditarik diketahui dijual di toko kelontong Asia di wilayah Victoria, Australia. Langkah penarikan ini dilakukan untuk memastikan keamanan pangan dan melindungi konsumen dari risiko kesehatan akibat alergi terhadap kandungan tertentu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

SIG Gandeng Kejaksaan untuk Dukung Pengambilan Keputusan Bisnis yang Bertanggung Jawab

SIG Gandeng Kejaksaan untuk Dukung Pengambilan Keputusan Bisnis yang Bertanggung Jawab

Bisnis | Rabu, 18 Desember 2024 | 16:57 WIB

Eks Karyawan Digugat FOOM, Diduga Bocorkan Rahasia Bisnis Perusahaan ke Kompetitor

Eks Karyawan Digugat FOOM, Diduga Bocorkan Rahasia Bisnis Perusahaan ke Kompetitor

Bisnis | Selasa, 17 Desember 2024 | 16:23 WIB

Syarat dan Visa yang Dibutuhkan untuk Kerja di Australia, WNI Bisa Lamar!

Syarat dan Visa yang Dibutuhkan untuk Kerja di Australia, WNI Bisa Lamar!

Bisnis | Minggu, 15 Desember 2024 | 12:41 WIB

Terkini

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:10 WIB

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:08 WIB

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:02 WIB

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:56 WIB

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:52 WIB

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:45 WIB

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:18 WIB

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:50 WIB

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:45 WIB

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:42 WIB