Pelaku Usaha Harus Miliki Konektivitas Lancar Hingga Stabil untuk Tingkatkan Kinerja dan SDM

Achmad Fauzi

Kamis, 26 Desember 2024 | 11:19 WIB
Pelaku Usaha Harus Miliki Konektivitas Lancar Hingga Stabil untuk Tingkatkan Kinerja dan SDM
Ilustrasi Perusahaan. (Pexels)

Suara.com - Konektivitas yang lancar dan stabil memainkan peran krusial dalam mendukung kinerja perusahaan, meningkatkan produktivitas karyawan, dan memperkuat layanan pelanggan. Koneksi jaringan yang andal memungkinkan perusahaan merespons cepat kebutuhan pelanggan serta menyelesaikan masalah mereka, menciptakan kepuasan yang lebih tinggi.

Lebih dari itu, konektivitas yang baik juga berdampak pada pertumbuhan bisnis dan inovasi jangka panjang. Laporan kinerja jaringan yang komprehensif menjadi alat penting untuk memantau kualitas layanan, mendukung kepatuhan terhadap regulasi, serta mempermudah proses audit dengan data yang akurat.

Untuk memenuhi kebutuhan ini, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk mengeluarkan inovasi monitoring jaringan melalui Netmonk Prime. Aplikasi ini dirancang untuk memberikan laporan performa jaringan secara real-time, sehingga perusahaan dapat proaktif dalam menjaga kualitas jaringan dan mendeteksi dini berbagai kendala.

"Netmonk Prime merupakan produk digital dari Telkom yang bergerak di bidang pemantauan infrastruktur IT, termasuk jaringan, web/API, dan server, sehingga mampu memberikan solusi yang lebih powerful dan mudah digunakan," uja rEVP Digital Business Telkom, Komang Budi Aryasa seperti dikutip, Kamis (26/12/2024).

Netmonk Prime memberikan pandangan detail tentang pola penggunaan jaringan, seperti peak hours dan jam rendah penggunaan. Dengan informasi ini, perusahaan dapat menjadwalkan pemeliharaan jaringan secara efisien tanpa mengganggu operasional utama, mencegah pemborosan, dan memastikan sumber daya digunakan secara optimal.

Melalui laporan Netmonk Prime, perusahaan dapat menentukan waktu ideal untuk meningkatkan kapasitas jaringan sesuai kebutuhan bisnis yang terus berkembang. Hal ini mencegah gangguan operasional akibat overload jaringan.

Jaringan yang stabil dan cepat menjadi kunci mempertahankan loyalitas pelanggan. Netmonk Prime membantu perusahaan mengidentifikasi masalah seperti latency atau throughput rendah, sehingga dapat segera diperbaiki demi memastikan pengalaman pengguna yang optimal.

Laporan real-time dari Netmonk Prime memungkinkan perusahaan memantau kinerja jaringan secara langsung. Dengan fitur deteksi anomali, aplikasi ini dapat mendeteksi permasalahan sejak dini dan mengirimkan notifikasi peringatan untuk menghindari downtime berkepanjangan.

"Langkah ini dapat menjadi pembeda antara downtime singkat dan gangguan jaringan berkepanjangan yang merugikan. Di era digital, menjaga kinerja jaringan secara optimal bukan sekadar pilihan, tetapi sebuah kebutuhan," pungkas Komang.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Luncurkan Dua Program, PPRE Asah Ketrampilan SDM Tenaga Mekanik

Luncurkan Dua Program, PPRE Asah Ketrampilan SDM Tenaga Mekanik

Bisnis | Senin, 23 Desember 2024 | 09:16 WIB

Bank Neo Commerce Optimistis Pertahankan Laba Hingga Akhir Tahun

Bank Neo Commerce Optimistis Pertahankan Laba Hingga Akhir Tahun

Bisnis | Jum'at, 20 Desember 2024 | 09:11 WIB

Berawal Investor Kakap Curiga, Bos eFishery Gibran Huzaifah Diduga Gelapkan Dana Perusahaan

Berawal Investor Kakap Curiga, Bos eFishery Gibran Huzaifah Diduga Gelapkan Dana Perusahaan

Bisnis | Senin, 16 Desember 2024 | 17:05 WIB

Terkini

Buka Layanan SPKLU Kini Bisa Jadi Bisnis yang Cuan

Buka Layanan SPKLU Kini Bisa Jadi Bisnis yang Cuan

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 09:46 WIB

Berapa Gaji Suahasil Nazara sebagai Menkeu? Intip Kekayaannya versi LHKPN

Berapa Gaji Suahasil Nazara sebagai Menkeu? Intip Kekayaannya versi LHKPN

News | Selasa, 15 September 2026 | 09:45 WIB

Perkuat Literasi Kripto Nasional, Bursa Kripto CFX Gandeng Berbagai Pihak

Perkuat Literasi Kripto Nasional, Bursa Kripto CFX Gandeng Berbagai Pihak

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 09:42 WIB

Pengakuan Wanita Muda Indonesia Bekerja di Tempat Judi Malaysia Dibayar Rp7 Juta

Pengakuan Wanita Muda Indonesia Bekerja di Tempat Judi Malaysia Dibayar Rp7 Juta

News | Selasa, 15 September 2026 | 09:40 WIB

Kolektor Australia Bongkar Keindahan dan Filosofi Kain Tradisional Lombok

Kolektor Australia Bongkar Keindahan dan Filosofi Kain Tradisional Lombok

Bali | Selasa, 15 September 2026 | 09:39 WIB

Suahasil Nazara dari Partai Apa? Dilantik Jadi Menkeu Gantikan Purbaya

Suahasil Nazara dari Partai Apa? Dilantik Jadi Menkeu Gantikan Purbaya

News | Selasa, 15 September 2026 | 09:36 WIB

Harga Minyak Kembali Naik di Tengah Ancaman Krisis Pasokan Akibat Konflik Timur Tengah

Harga Minyak Kembali Naik di Tengah Ancaman Krisis Pasokan Akibat Konflik Timur Tengah

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 09:32 WIB

Menkeu Suahasil Pengganti Purbaya Janjikan Data APBN KiTa Dipaparkan Lebih Lengkap

Menkeu Suahasil Pengganti Purbaya Janjikan Data APBN KiTa Dipaparkan Lebih Lengkap

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 09:31 WIB

Drama Honour, Antara Reputasi Profesional dan Masa Lalu yang Belum Usai

Drama Honour, Antara Reputasi Profesional dan Masa Lalu yang Belum Usai

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 09:30 WIB

Kenapa Purbaya Diganti? Pengamat Soroti Gaya Komunikasi Blak-Blakan dan Efek Politiknya

Kenapa Purbaya Diganti? Pengamat Soroti Gaya Komunikasi Blak-Blakan dan Efek Politiknya

News | Selasa, 15 September 2026 | 09:28 WIB

×