Buka Layanan SPKLU Kini Bisa Jadi Bisnis yang Cuan

Achmad Fauzi

Selasa, 15 September 2026 | 09:46 WIB
Buka Layanan SPKLU Kini Bisa Jadi Bisnis yang Cuan
Ilustrasi SPKLU [Antara].
baca 10 detik
  • PT PLN memperbolehkan masyarakat membuka layanan SPKLU di tempat usaha menggunakan skema kerja sama yang fleksibel.
  • PLN UID Jawa Barat berkolaborasi dengan IPB menghadirkan dua unit SPKLU berteknologi ultra fast charging di Jakarta pada 15 September 2026.
  • Fasilitas pengisian berdaya total 240 kW tersebut memungkinkan pengisian daya kendaraan listrik dalam waktu relatif singkat selama 30 hingga 40 menit.

Suara.com - Infrastruktur pengisian kendaraan listrik Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) terus berkembang seiring meningkatnya ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. Hal ini pun bisa menjadi bisnis baru yang bisa menghasilkan cuan. 

Apalagi, PT PLN (Persero) memperbolehkan siapa saja yang ingin membuka layanan SPKLU di kantor atau tempat usaha. 

Skema kerja sama dapat disesuaikan dengan kebutuhan mitra, mulai dari penyediaan lahan hingga penyediaan perangkat SPKLU. Misalnya, PLN berkolaborasi dengan IPB untuk menyediakan dua unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) berteknologi ultra fast charging.

Ilustrasi SPKLU (Gemini AI)
Ilustrasi SPKLU (Gemini AI)

General Manager PLN UID Jawa Barat Muhammad Joharifin mengatakan, pertumbuhan kendaraan listrik harus diikuti dengan ketersediaan infrastruktur pengisian yang semakin luas dan mudah dijangkau.

"Pertumbuhan ekosistem kendaraan listrik tidak dapat dibangun oleh satu pihak saja. Dibutuhkan kolaborasi antara PLN, institusi pendidikan, dunia usaha, pemerintah, dan berbagai pemangku kepentingan untuk menghadirkan infrastruktur pengisian yang semakin dekat dengan aktivitas masyarakat," ujarnya di Jakarta, Selasa (15/9/2026).

Adapun, kedua SPKLU tersebut masing-masing memiliki kapasitas 120 kilowatt (kW). Dengan demikian, total kapasitas dua perangkat yang hadir di kawasan tersebut mencapai 240 kW.

Teknologi ultra fast charging memungkinkan pengguna kendaraan listrik melakukan pengisian daya dalam waktu relatif singkat, yakni sekitar 30-40 menit. Durasi tersebut tetap bergantung pada kapasitas baterai serta kemampuan pengisian masing-masing kendaraan.

Kehadiran fasilitas pengisian berdaya besar ini tidak hanya menambah pilihan lokasi charging bagi pengguna kendaraan listrik, tetapi juga memperlihatkan semakin pentingnya infrastruktur pengisian dalam mendukung perkembangan bisnis kendaraan listrik.

"PLN siap menjadi mitra dalam pengembangan ekosistem ini. Mitra dapat berkontribusi sesuai kapasitasnya, sementara PLN mendukung dari sisi pasokan listrik hingga integrasi SPKLU dengan ekosistem digital PLN Mobile," kata Johararifin.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kedaulatan Data Jadi Kunci Ketahanan Bisnis UMKM di Era Gempuran AI

Kedaulatan Data Jadi Kunci Ketahanan Bisnis UMKM di Era Gempuran AI

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 08:58 WIB

ANTAM Bangun Pabrik Logam Mulia 30 Ton di Gresik

ANTAM Bangun Pabrik Logam Mulia 30 Ton di Gresik

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 19:23 WIB

Risiko Bisnis Makin Rumit, Tata Kelola Jadi Penentu

Risiko Bisnis Makin Rumit, Tata Kelola Jadi Penentu

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 17:59 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×