Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Swiss Mau Jadikan Bitcoin Sebagai Devisa Negara

Achmad Fauzi | Rina Anggraeni | Suara.com

Kamis, 02 Januari 2025 | 14:42 WIB
Swiss Mau Jadikan Bitcoin Sebagai Devisa Negara
Ilustrasi bitcoin (Photo by Traxer on Unsplash)

Suara.com - Bank Nasional Swiss (SNB) tengah mengkaji bisnis untuk menyimpan Bitcoin yang dinilai menguntungkan bagi ekonomi negara tersebut.

Rencana ini, mengingat lonjakan harganya terus meningkat membuat para pendukung Bitcoin yang berbasis di Swiss mengajukan proposal untuk mendorong inisiatif cadangan Bitcoin bagi devisa negara.

Proposal yang diajukan pada tanggal 5 Desember, merupakan persiapan selama bertahun-tahun. Rencana ini menargetkan pengumpulan 100 ribu tanda tangan sebelum batas waktu Juni 2026 untuk diajukan ke pemungutan suara.

Adapun, inisiatif ini dimulai oleh Kanselir Federal Swiss pada 31 Desember 2023, dan dipelopori oleh lembaga pemikir nirlaba 2B4CH, yang didirikan oleh Yves Bennaïm, bersama dengan wakil presiden energi dan pertambangan Tether, Giw Zanganeh.

Amandemen yang diusulkan menargetkan Pasal 99 Konstitusi Swiss, yang menyarankan agar Bank Nasional membangun cadangan moneter mencakup emas dan Bitcoin.

Dilansir dari Yahoo News, Kamis (2/1/2025), upaya ini dilakukan di tengah meningkatnya diskusi seputar adopsi Bitcoin di seluruh dunia, termasuk minat dari politisi di Brasil dan Polandia, serta proposal penting di Amerika Serikat untuk mendirikan cadangan Bitcoin di bawah Departemen Keuangan.

Apalagi, Amerika Serikat (AS) secara serius mempertimbangkan untuk membangun cadangan Bitcoin yang strategis, negara-negara lain mungkin akan mengikutinya. Dengan pasar yang menjajikan membuat Swiss sebagai salah satu negara yang paling ramah terhadap kripto.

Mereka melihat Bitcoin memiliki potensi yang signifikan untuk meningkatkan stabilitas cadangan negara berkat sifatnya yang terdesentralisasi dan keterbatasan pasokannya. Langkah ini juga dipandang sebagai upaya untuk memperkuat posisi Swiss sebagai pusat inovasi keuangan global.

Selain itu, kota Lugano di Swiss memiliki sekitar 260 pedagang yang menerima BTC. Kota tersebut telah mendorong adopsi Bitcoin dengan menerima pembayaran pajak dalam kripto, termasuk BTC dan Tether (USDT).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Bitcoin Tembus Rp 1,7 Miliar, Momentum Baru dengan Dukungan Institusional

Harga Bitcoin Tembus Rp 1,7 Miliar, Momentum Baru dengan Dukungan Institusional

Bisnis | Selasa, 17 Desember 2024 | 17:04 WIB

Investor Retail Borong Bitcoin Berkisar US$100.000, Harga Diprediksi Naik 9 Persen

Investor Retail Borong Bitcoin Berkisar US$100.000, Harga Diprediksi Naik 9 Persen

Bisnis | Minggu, 15 Desember 2024 | 18:11 WIB

Harga Bitcoin Menguat Ditopang Data CPI dan Sentimen The Fed

Harga Bitcoin Menguat Ditopang Data CPI dan Sentimen The Fed

Bisnis | Sabtu, 14 Desember 2024 | 15:28 WIB

Terkini

Dorong Transisi Energi Global, Pertamina NRE Kaji Pengembangan Energi Terbarukan di Bangladesh

Dorong Transisi Energi Global, Pertamina NRE Kaji Pengembangan Energi Terbarukan di Bangladesh

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 20:38 WIB

Harga Minyak Bakal Naik Pekan Depan? Ini Prediksinya

Harga Minyak Bakal Naik Pekan Depan? Ini Prediksinya

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 16:53 WIB

BRI Terapkan Aturan Baru Rekening 2026: Ini Beda Status Aktif, Tidak Aktif, dan Dormant

BRI Terapkan Aturan Baru Rekening 2026: Ini Beda Status Aktif, Tidak Aktif, dan Dormant

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 15:27 WIB

Cara Cek NIK Penerima Bansos Kemensos Usai Update dari DTKS Jadi DTSEN

Cara Cek NIK Penerima Bansos Kemensos Usai Update dari DTKS Jadi DTSEN

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:53 WIB

Rupiah Bisa Tembus Rp17.900, Ini Alasan Mata Uang RI Diproyeksi Makin Anjlok!

Rupiah Bisa Tembus Rp17.900, Ini Alasan Mata Uang RI Diproyeksi Makin Anjlok!

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:17 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit dan Daging Ayam Naik, Beras Premium Tetap Tinggi

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit dan Daging Ayam Naik, Beras Premium Tetap Tinggi

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:03 WIB

3 Pilihan Aset Aman untuk Investasi saat Rupiah Melemah ke Rp17.600 per Dolar AS

3 Pilihan Aset Aman untuk Investasi saat Rupiah Melemah ke Rp17.600 per Dolar AS

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 11:15 WIB

IKN Disebut 'Gegabah Terstruktur', Prabowo Diminta Evaluasi Proyek Era Jokowi

IKN Disebut 'Gegabah Terstruktur', Prabowo Diminta Evaluasi Proyek Era Jokowi

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 10:19 WIB

Nilai Tukar Rupiah dari Masa ke Masa, Era Prabowo Subianto di Posisi Berapa?

Nilai Tukar Rupiah dari Masa ke Masa, Era Prabowo Subianto di Posisi Berapa?

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 09:41 WIB

Kesepakatan China-AS Jadi 'Omong Kosong', Perang Masih Ancam Ekonomi Dunia

Kesepakatan China-AS Jadi 'Omong Kosong', Perang Masih Ancam Ekonomi Dunia

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 09:34 WIB