Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

KCI Ungkap Alasan Stasiun Karet Ditutup, Singgung Overload Hingga Kelayakan

M Nurhadi | Suara.com

Jum'at, 03 Januari 2025 | 13:10 WIB
KCI Ungkap Alasan Stasiun Karet Ditutup, Singgung Overload Hingga Kelayakan
Penumpang menunggu kedatangan Commuterline di Stasiun Karet, Jakarta, Kamis (2/1/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Wakil Presiden Corporate Secretary KAI Commuter, Joni Martinus, mengungkapkan bahwa integrasi operasional antara Stasiun Karet dan BNI City dapat mengurangi waktu perjalanan kereta bandara dari 56 menit menjadi 40 menit, dengan keberangkatan awal dari Stasiun Manggarai.

"Dengan adanya integrasi moda transportasi yang berakhir di Stasiun BNI City, penumpang diharapkan dapat menghemat lebih banyak waktu dan tiba di bandara tepat waktu," ujar Joni saat dihubungi ANTARA dari Jakarta, Jumat (3/1/2024).

Ia menambahkan bahwa KAI Commuter akan terus mengembangkan dan menambah fasilitas layanan bagi pengguna di Stasiun BNI City secara bertahap.

Dengan demikian, Commuter Line Basoetta, yang merupakan kereta bandara, diharapkan dapat berkontribusi pada ekosistem konektivitas menuju dan dari Bandara Soekarno-Hatta di pusat kota Jakarta.

Menurut data yang dipaparkan, dari sekitar 56 juta penumpang yang menggunakan Bandara Soekarno-Hatta setiap tahun, tercatat sekitar 1,5 juta orang telah menuju bandara menggunakan Commuter Line Basoetta pada tahun 2024.

"Dengan peningkatan layanan Commuter Line Basoetta, kami menargetkan untuk melayani sekitar 20 persen atau 10 juta penumpang dari total pengguna pesawat di Bandara Soekarno-Hatta," tambah Joni, dikutip dari Antara.

Selain bertujuan untuk mempercepat waktu perjalanan, KAI Commuter juga menilai bahwa keberadaan Stasiun Karet sudah tidak memenuhi syarat kelayakan.

Data KAI Commuter menunjukkan bahwa hampir 2.000 penumpang menggunakan Commuter Line melalui Stasiun Karet setiap jam, dengan waktu tunggu keberangkatan rata-rata 10 menit.

Hal ini membutuhkan kapasitas ruang tunggu yang cukup untuk 330 orang, namun saat ini hall Stasiun Karet hanya dapat menampung sekitar 150 orang, yang berpotensi menimbulkan risiko keselamatan bagi pengguna.

"Selain itu, akses menuju pintu masuk Stasiun Karet juga rentan menyebabkan kemacetan karena letaknya yang dekat dengan perlintasan sebidang," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bye Stasiun Karet! Erick Thohir Resmi Umumkan Penutupan Tahun Ini

Bye Stasiun Karet! Erick Thohir Resmi Umumkan Penutupan Tahun Ini

Foto | Kamis, 02 Januari 2025 | 19:35 WIB

Siap-siap Sobat Anker, Stasiun Karet Bakal Ditutup

Siap-siap Sobat Anker, Stasiun Karet Bakal Ditutup

Bisnis | Kamis, 02 Januari 2025 | 12:07 WIB

Tenang! KRL Jabotabek Beroperasi 24 Jam di Malam Tahun Baru

Tenang! KRL Jabotabek Beroperasi 24 Jam di Malam Tahun Baru

Bisnis | Jum'at, 13 Desember 2024 | 19:14 WIB

Wahai PT KAI! Dengarkan Suara Pengguna KRL: Jangan Bikin Kebijakan yang Mempersulit!

Wahai PT KAI! Dengarkan Suara Pengguna KRL: Jangan Bikin Kebijakan yang Mempersulit!

News | Jum'at, 30 Agustus 2024 | 21:21 WIB

Kursi Hingga Motif Jadi Sorotan, KCI Minta Desain KRL INKA Lebih Kekinian

Kursi Hingga Motif Jadi Sorotan, KCI Minta Desain KRL INKA Lebih Kekinian

Bisnis | Kamis, 15 Agustus 2024 | 17:49 WIB

Gegara Murah Hingga Spesifikasi Sesuai, KCI Pilih Impor KRL dari China Dibanding Jepang

Gegara Murah Hingga Spesifikasi Sesuai, KCI Pilih Impor KRL dari China Dibanding Jepang

Bisnis | Selasa, 06 Februari 2024 | 18:53 WIB

Terkini

Dana Asing Keluar Rp 2 Triliun dari Pasar Saham RI Hari Ini, Paling Banyak di BCA

Dana Asing Keluar Rp 2 Triliun dari Pasar Saham RI Hari Ini, Paling Banyak di BCA

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 19:31 WIB

Terpusat di Jawa dan Tergantung Musim, Masalah Stabilitas Stok Pangan Indonesia

Terpusat di Jawa dan Tergantung Musim, Masalah Stabilitas Stok Pangan Indonesia

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 19:23 WIB

Purbaya Ultimatum Asosiasi Reksa Dana: Sekarang Saya Ikut Awasi, Macam-macam Saya Hajar!

Purbaya Ultimatum Asosiasi Reksa Dana: Sekarang Saya Ikut Awasi, Macam-macam Saya Hajar!

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:43 WIB

Cegah Diabetes hingga Hipertensi, Pemerintah Siapkan Label Khusus di Makanan

Cegah Diabetes hingga Hipertensi, Pemerintah Siapkan Label Khusus di Makanan

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:31 WIB

Bahlil Ngaku Tak Bisa Tidur Mikirin Pasokan LPG

Bahlil Ngaku Tak Bisa Tidur Mikirin Pasokan LPG

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:18 WIB

Purbaya Dibilang Gila Usai Sebut IHSG Bisa Tembus 28.000 di 2030

Purbaya Dibilang Gila Usai Sebut IHSG Bisa Tembus 28.000 di 2030

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:17 WIB

Pemerintah Wajibkan Dapur Makan Bergizi Gratis Kantongi Sertifikat Higiene

Pemerintah Wajibkan Dapur Makan Bergizi Gratis Kantongi Sertifikat Higiene

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:15 WIB

Industri Budaya dan Kreatif Sumbang 3 Persen PDB Global, Peluang Identitas Lokal RI Mendunia

Industri Budaya dan Kreatif Sumbang 3 Persen PDB Global, Peluang Identitas Lokal RI Mendunia

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:14 WIB

Putusan KPPU Tuai Kritik, Metodologi Denda Pindar Dinilai Tak Jelas

Putusan KPPU Tuai Kritik, Metodologi Denda Pindar Dinilai Tak Jelas

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:13 WIB

Tiru India, OJK Ingin Investor RI Lebih Punya Banyak Reksa Dana

Tiru India, OJK Ingin Investor RI Lebih Punya Banyak Reksa Dana

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:06 WIB