- MMSGI luncurkan CSR Bigger Dream 2026, sasar perbaikan fasilitas & edukasi di Jakarta Timur.
- Gandeng Yayasan LINE, program MMSGI ini beri manfaat bagi 355 siswa dan 69 guru di Jaktim.
- CEO MMSGI tegaskan komitmen dampak sosial berkelanjutan lewat renovasi dan capacity building.
Suara.com - Grup perusahaan energi dan infrastruktur, PT Mitra Murni Sari (MMSGI), kembali mempertegas komitmennya dalam agenda keberlanjutan (sustainability) dan pengembangan sumber daya manusia.
Melalui peluncuran program CSR "Bigger Dream 2026", MMSGI menargetkan penguatan kualitas pendidikan di wilayah Jakarta Timur.
Resminya program ini ditandai dengan seremoni kick off yang digelar di tengah rangkaian acara MMSGI Iftar 2026 di Balai Kartini, Jakarta, Rabu (11/3). Dalam inisiatif tahun ini, MMSGI menggandeng Yayasan Life After Mine (LINE) untuk menyasar dua institusi pendidikan sekaligus, yakni Yayasan Pendidikan Citra Dharma di Cipayung dan Yayasan Ziyadatul Arqom di Jatinegara.
CEO MMSGI, Sendy Greti, mengungkapkan bahwa langkah ini merupakan eskalasi dari kesuksesan program serupa di tahun sebelumnya. Jika pada 2025 program fokus di wilayah Cilincing, Jakarta Utara, kini cakupannya meluas secara signifikan.
"Tahun ini kami memperluas jangkauan ke Jakarta Timur dengan dua sekolah sekaligus. Kami berharap semakin banyak siswa memiliki kesempatan mewujudkan mimpinya yang lebih besar melalui lingkungan belajar yang lebih baik," ujar Sendy dalam keterangan resminya.

Tercatat, sebanyak 355 siswa dan 69 guru dari jenjang SD hingga SMK akan menjadi penerima manfaat langsung. Fokus program tidak hanya menyentuh aspek fisik melalui renovasi fasilitas, tetapi juga aspek capacity building yang melibatkan peran aktif karyawan sebagai relawan.
Berdasarkan data performa program 2025, kolaborasi MMSGI dan Yayasan LINE terbukti memberikan dampak terukur. Dana sebesar Rp 1,012 miliar berhasil dihimpun dari donasi perusahaan dan 185 karyawan, yang kemudian dikonversi menjadi renovasi 8 ruang kelas serta peningkatan fasilitas sanitasi.
Ketua Yayasan LINE, Mochamad Bihar, menekankan bahwa sinergi antara dunia usaha dan institusi pendidikan adalah kunci menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan. Di Bigger Dream 2026, keterlibatan karyawan tetap menjadi pilar utama, mulai dari sesi storytelling untuk siswa SD hingga pelatihan Business Model Canvas (BMC) bagi siswa SMK untuk memacu jiwa kewirausahaan sejak dini.
Dengan peluncuran ini, MMSGI memosisikan CSR bukan sekadar kewajiban korporasi, melainkan platform pemberdayaan strategis yang diharapkan mampu mencetak generasi muda berkualitas bagi masa depan ekonomi Indonesia.
Baca Juga: Peringati Setahun Danantara, KAI Bagikan 4.000 Paket Perlengkapan Sekolah