Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

MMIX Gandeng NicePaper Bangun Pabrik Popok Pertama di Indonesia

Iwan Supriyatna

Senin, 06 Januari 2025 | 16:39 WIB
MMIX Gandeng NicePaper Bangun Pabrik Popok Pertama di Indonesia
PT Multi Medika Internasional Tbk (MMIX) mengumumkan langkah strategisnya dengan menandatangani Nota Kesepakatan (MOU) bersama NicePaper.

Suara.com - PT Multi Medika Internasional Tbk (MMIX) mengumumkan langkah strategisnya dengan menandatangani Nota Kesepakatan (MOU) bersama NicePaper sebagai salah satu manufaktur produsen produk personal care dan hygiene terbesar di Fujian, Tiongkok dengan memproduksi produk popok bayi, popok dewasa, pembalut, dan tisu basah.

NicePaper juga dikenal sebagai pabrik terbesar masker pada saat pandemi melanda Tiongkok tahun 2020 yang telah memiliki standar FDA dan ISO Manajemen Mutu dalam Industri FMCG. Kerjasama ini bertujuan untuk membangun pabrik popok pertama MMIX di Indonesia, yang berlokasi di Tangerang, Banten.

Pembangunan pabrik ini menjadi tonggak penting dalam mendukung pertumbuhan industri kesehatan dan kebutuhan sehari-hari masyarakat di Indonesia. Direktur Utama PT Multi Medika Internasional Tbk, Mengky Mangarek, menjelaskan bahwa keberadaan pabrik ini akan menguatkan posisi MMIX sebagai salah satu pendatang baru di dunia personal care khusus nya popok bayi, dewasa dan pembalut wanita.

Selain itu, dapat memberikan banyak manfaat strategis, termasuk membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat sekitar, mengurangi ketergantungan pada produk impor, dan mempercepat proses distribusi produk ke seluruh wilayah di Indonesia.

“Kami sangat antusias untuk memulai proyek ini bersama NicePaper. Dengan kolaborasi ini, diharapkan akan terjadi peralihan penggunaan Teknologi SAP (Super Absorbent Polimer) asal Jepang dan Jerman, termasuk menjadi bahan baku penunjang tekstil non woven lainnya yang sangat dibutuhkan untuk industri kesehatan dan rumah sakit, maupun kebutuhan personal care yang memiliki kualitas terbaik di dunia.” ujar Mengky ditulis Senin (6/1/2024).

Kerjasama dengan NicePaper diharapkan dapat membawa inovasi baru ke pasar popok di Indonesia. Langkah ini sejalan dengan visi MMIX untuk menjadi pelopor dalam menyediakan produk kesehatan dan perawatan berkualitas tinggi.

“Mengapa Indonesia dan mengapa Multi Medika Internasional? Kami melihat Indonesia memiliki penduduk lebih dari 280 juta jiwa dan sebagai salah satu negara Asia Tenggara yang memiliki potensi pertumbuhan ekonomi kelas menengah dan penduduk yang stabil. Yang kedua, produsen SAP belum banyak dan kebanyakan masih impor. Sehingga dengan kehadiran kami di Indonesia, diharapkan akan terjadi alih teknologi yang dapat mengurangi ketergantungan impor dan menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat Indonesia,” kata Direktur NicePaper, Wu Qinqiu.

Menurutnya, kerjasama dengan MMIX merupakan keputusan yang sangat logis, dikarenakan telah mengenal MMIX sejak tahun 2020, ketika pandemi Covid melanda dunia. Ketika itu MMIX menjadi partner sebagai distributor masker di Indonesia.

NicePaper juga menyuplai salah satu bahan lapisan masker yang digunakan untuk mencegah virus dan bakteri. MMIX menjadi adalah satu market leader untuk mendistribusikan masker medis dan masker sehari-hari di Indonesia.

baca juga

"Dengan kerjasama itulah, kami telah mengenal dan yakin dengan kemampuan MMIX sebagai distributor masker kesehatan terkemuka dan personal care di Indonesia," ucapnya.

Dengan adanya pabrik baru ini, MMIX optimis akan menjadi salah satu pemain yang diperhitungkan pada jangka waktu 3-5 tahun kedepan. MMIX sendiri sudah menjadi salah satu pemain dalam sektor health care dan melantai di Bursa Efek sejak tahun 2022.

Walaupun baru seumur jagung, MMIX sudah sangat agresif meluncurkan produk-produk FMCG dan personal care unggulan sebagai strategi ekspansi perseroan untuk tetap tumbuh rata 25% tiap tahun nya.

“MMIX melakukan aksi korporasi ini untuk terus mendukung pertumbuhan ekonomi lokal sekaligus memenuhi kebutuhan domestik personal care dan hygiene, juga dapat diekspor ke negara tetangga seperti Australia, Singapura, Timur Tengah bahkan ke benua Amerika.” pungkas Mengky.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Picu Ruam Popok, Dokter Anak Bagi Tips Atasi Pengap dan Lembap pada Kulit Bayi

Picu Ruam Popok, Dokter Anak Bagi Tips Atasi Pengap dan Lembap pada Kulit Bayi

Health | Senin, 02 Desember 2024 | 11:28 WIB

Inspirasi Kampung Setaman: Dari Popok Bekas hingga Bayar PBB Pakai Sampah

Inspirasi Kampung Setaman: Dari Popok Bekas hingga Bayar PBB Pakai Sampah

News | Senin, 28 Oktober 2024 | 11:38 WIB

Popok Nyaman, Tumbuh Kembang Optimal: Kunci Utama Masa Emas Bayi

Popok Nyaman, Tumbuh Kembang Optimal: Kunci Utama Masa Emas Bayi

Health | Jum'at, 04 Oktober 2024 | 12:48 WIB

Terkini

Potensi Pemasukan Negara Hilang dari Program MBG, Ini Penjelasan DJP

Potensi Pemasukan Negara Hilang dari Program MBG, Ini Penjelasan DJP

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 19:34 WIB

Saham BBCA Diserbu Asing, Target Harganya Bisa Capai Segini

Saham BBCA Diserbu Asing, Target Harganya Bisa Capai Segini

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 19:08 WIB

4 Perusahaan Ini Bakal Lakukan PHK, Lebih dari 5.000 Pekerja Terdampak

4 Perusahaan Ini Bakal Lakukan PHK, Lebih dari 5.000 Pekerja Terdampak

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:50 WIB

IHSG Diprediksi di Zona Hijau, Ini 3 Saham Pilihan yang Wajib Dipantau Pekan Ini

IHSG Diprediksi di Zona Hijau, Ini 3 Saham Pilihan yang Wajib Dipantau Pekan Ini

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:46 WIB

Bisnis Kedai Kopi Makin Ketat, Konsep 'Rumah Kedua' Jadi Senjata Bertahan

Bisnis Kedai Kopi Makin Ketat, Konsep 'Rumah Kedua' Jadi Senjata Bertahan

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:41 WIB

Rupiah Terus Melemah, Bank Mega Syariah Jamin Kinerja Kredit Komersial Tak Kendur

Rupiah Terus Melemah, Bank Mega Syariah Jamin Kinerja Kredit Komersial Tak Kendur

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:32 WIB

PTPN Investasi di Kesehatan Karyawan, Bidik SDM Lebih Produktif

PTPN Investasi di Kesehatan Karyawan, Bidik SDM Lebih Produktif

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:29 WIB

Tak Mau Kalah dari Changi dan KLIA, Bandara Minangkabau Bidik Jadi Hub Penerbangan

Tak Mau Kalah dari Changi dan KLIA, Bandara Minangkabau Bidik Jadi Hub Penerbangan

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:23 WIB

Dirjen Pajak Akui MBG dan Kopdes Merah Putih Berpotensi Hilangkan Penerimaan Negara

Dirjen Pajak Akui MBG dan Kopdes Merah Putih Berpotensi Hilangkan Penerimaan Negara

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 17:14 WIB

IHSG Dibayangi Sentimen Global dan MSCI, Cek Rekomendasi Saham Senin Ini!

IHSG Dibayangi Sentimen Global dan MSCI, Cek Rekomendasi Saham Senin Ini!

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 17:11 WIB