Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.130,190
LQ45 620,397
Srikehati 308,223
JII 381,928
USD/IDR 17.784

Ekosistem Kripto Indonesia Makin Kokoh Berkat Tokoh-Tokoh Impactful Coinvestasi 2024

Iwan Supriyatna

Selasa, 07 Januari 2025 | 16:29 WIB
Ekosistem Kripto Indonesia Makin Kokoh Berkat Tokoh-Tokoh Impactful Coinvestasi 2024
Coinvestasi Most Impactful Figures 2024.

Suara.com - Coinvestasi Most Impactful Figures 2024 kembali hadir sebagai penghargaan tahunan untuk mengapresiasi individu-individu yang telah memberikan kontribusi signifikan dalam membangun fondasi ekosistem kripto dan Web3 yang berkelanjutan di Indonesia.

Coinvestasi terus mendukung perkembangan industri dengan menyediakan wawasan yang relevan dan mendorong kolaborasi lintas sektor. Ajang tahunan ini sekaligus menjadi bentuk pengakuan terhadap dedikasi para inovator yang memajukan industri kripto nasional ke panggung global.

“Penghargaan ini kami persembahkan kepada mereka yang berani melampaui batasan, membentuk ekosistem kripto yang kokoh, dan membuka peluang baru yang berdampak luas,” ujar Shenna, Head of Growth Coinvestasi.

Berikut adalah tokoh-tokoh yang terpilih sebagai Coinvestasi Most Impactful Figures 2024.

Kasan (Kepala Bappebti 2024)
Kasan resmi menjabat sebagai Kepala Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) sejak 14 Agustus 2024, setelah sebelumnya mengemban tugas sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Bappebti.

Dalam masa kepemimpinannya, ia berhasil membawa sejumlah pencapaian yang berdampak signifikan bagi industri aset kripto di Indonesia, termasuk pemberian izin kepada delapan Calon Pedagang Fisik Aset Kripto (CPFAK) untuk menjadi Pedagang Fisik Aset Kripto (PFAK) pada 28 November 2024. Beberapa nama exchanger yang kini resmi beroperasi di bawah pengawasan Bappebti meliputi Triv, PINTU, Pluang, Tokocrypto, Ajaib Kripto, Bitwewe, hingga Reku.

Selain itu, Kasan turut berperan dalam pengesahan Peraturan Bappebti Nomor 9 Tahun 2024 yang menjadi dasar pedoman perdagangan pasar fisik aset kripto di Bursa Berjangka. Regulasi ini turut menghadirkan inovasi baru, termasuk membuka akses bagi investor institusi untuk berpartisipasi dalam perdagangan aset kripto secara resmi di Indonesia.

Kasan juga berinisiatif memperkuat edukasi dan literasi publik terkait industri kripto. Salah satunya adalah program Bulan Literasi Kripto, hasil kolaborasi Bappebti dan Asosiasi Blockchain dan Pedagang Aset Kripto Indonesia (Aspakrindo – ABI). acara ini bertujuan untuk membangun pemahaman yang kuat terhadap industri kripto serta memastikan cara berinvestasi yang aman untuk inklusi finansial, sambil mendorong pemberdayaan teknologi di Indonesia.

Nathanael Christian (CMO Tokenomy, CEO IDRX)
Nathanael Christian merupakan salah satu tokoh yang berperan besar dalam pengembangan Tokenomy, terutama dalam mengenalkan teknologi Web3 tak hanya di Indonesia, tetapi juga di Asia dan tingkat global.

Dalam perannya sebagai Chief Marketing Officer (CMO) Tokenomy, Nathanael aktif berkontribusi dalam berbagai acara dan diskusi industri. Salah satu kontribusinya adalah menjadi panelis pada deAI Summit dalam ajang Token 2049, di mana ia membahas peluang pengembangan startup Web3 yang didukung oleh teknologi kecerdasan buatan (AI).

Selain di Tokenomy, Nathanael juga memiliki andil besar dalam pengembangan IDRX Stablecoin, proyek aset kripto yang dipatok dengan rasio 1:1 terhadap nilai rupiah (IDR). Melalui IDRX, Nathanael membantu menciptakan ekosistem kripto yang lebih inklusif dengan menghadirkan stablecoin yang memungkinkan transaksi onchain menjadi lebih mudah dan stabil bagi para pelaku kripto di Indonesia.

Di luar kiprahnya dalam Tokenomy dan IDRX, Nathanael juga dikenal sebagai salah satu dari 1.917 kontributor global dalam komunitas Forbes Web3. Keterlibatannya ini menunjukkan komitmennya untuk berbagi wawasan dan memperluas kolaborasi lintas sektor dalam ekosistem Web3 secara global.

Jesse Choi (Co-Founder & Co-CEO Reku)
Jesse Choi adalah salah satu pendiri sekaligus Co-CEO Reku, platform exchange aset kripto ternama di Indonesia. Di bawah kepemimpinannya, Reku berhasil mencatatkan pencapaian besar melalui pendanaan Seri A senilai US$11 juta yang dipimpin oleh AC Ventures, dengan dukungan dari Coinbase Ventures dan Skystar Capital.

Kinerja Reku di bawah arahan Jesse juga menunjukkan hasil yang luar biasa. Platform ini mencapai pertumbuhan signifikan dalam dua setengah tahun terakhir, termasuk mencatatkan margin keuntungan lebih dari 50% pada kuartal pertama tahun 2024.

Adapun, Reku berhasil mengantongi lisensi resmi sebagai Pedagang Fisik Aset Kripto (PFAK) dari Bappebti, menegaskan posisinya sebagai salah satu exchange yang terpercaya dan teregulasi di Indonesia. Platform ini juga sukses menjalin kolaborasi strategis dengan perusahaan kripto global, termasuk Tether, untuk memperkuat inisiatif edukasi keuangan yang menjangkau berbagai lapisan masyarakat di seluruh negeri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pajak Transaksi Kripto Diperbarui, Ini Penjelasan CEO Indodax

Pajak Transaksi Kripto Diperbarui, Ini Penjelasan CEO Indodax

Bisnis | Minggu, 05 Januari 2025 | 18:59 WIB

Kripto Bakal Kena PPN 12 Persen? Ini Penjelasannya

Kripto Bakal Kena PPN 12 Persen? Ini Penjelasannya

Bisnis | Minggu, 05 Januari 2025 | 13:30 WIB

Volume Transaksi Tembus Rp 108,92 Triliun, Indodax Raih Lisensi PFAK BAPPEBTI

Volume Transaksi Tembus Rp 108,92 Triliun, Indodax Raih Lisensi PFAK BAPPEBTI

Bisnis | Kamis, 02 Januari 2025 | 17:52 WIB

Terkini

Belajar dari Blackout Sumatra, Cuaca Kini Jadi Faktor Krusial Sistem Listrik

Belajar dari Blackout Sumatra, Cuaca Kini Jadi Faktor Krusial Sistem Listrik

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:24 WIB

ESDM Kantongi 24 Ribu Hektare Lahan untuk Proyek PLTS

ESDM Kantongi 24 Ribu Hektare Lahan untuk Proyek PLTS

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:09 WIB

Rohis Pegadaian Wujudkan Satu Ketulusan Sejuta Kebermanfaatan: Distribusi 4.500 Paket Daging Kurban

Rohis Pegadaian Wujudkan Satu Ketulusan Sejuta Kebermanfaatan: Distribusi 4.500 Paket Daging Kurban

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:07 WIB

Emiten MPMX Tebar Dividen Rp 170 per Saham

Emiten MPMX Tebar Dividen Rp 170 per Saham

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:01 WIB

Memahami Pentingnya Layanan Keuangan Terdaftar dan Diawasi OJK

Memahami Pentingnya Layanan Keuangan Terdaftar dan Diawasi OJK

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:52 WIB

Jangan Salah, Angin Kencang Bisa Sebabkan Kabel Listrik Putus dan Picu Blackout

Jangan Salah, Angin Kencang Bisa Sebabkan Kabel Listrik Putus dan Picu Blackout

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:48 WIB

Siasat DSI Kurung Devisa CPO dan Batu Bara di Dalam Negeri, Rupiah Bakal Perkasa Juara?

Siasat DSI Kurung Devisa CPO dan Batu Bara di Dalam Negeri, Rupiah Bakal Perkasa Juara?

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 17:47 WIB

Resmi, Pemerintah Izinkan BLU Impor Minyak dan LPG

Resmi, Pemerintah Izinkan BLU Impor Minyak dan LPG

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 17:44 WIB

PT DSI Kendalikan Ekspor, ESDM Rampungkan Konsolidasi Data Pertambangan dengan Danantara

PT DSI Kendalikan Ekspor, ESDM Rampungkan Konsolidasi Data Pertambangan dengan Danantara

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 17:18 WIB

Rupiah Melemah Hampir Sentuh Rp18.000 per Dolar, Bagaimana Nasib Harga Pertalite?

Rupiah Melemah Hampir Sentuh Rp18.000 per Dolar, Bagaimana Nasib Harga Pertalite?

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 17:00 WIB