Pemerintah Ancam Blokir Marketplace Jika Abaikan Produk UMKM

Achmad Fauzi Suara.Com
Rabu, 15 Januari 2025 | 16:33 WIB
Pemerintah Ancam Blokir Marketplace Jika Abaikan Produk UMKM
Menteri Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman (tengah) berbicara dalam dalam Dialog Interaktif "Kemudahan Akses Pembiayaan KUR" di Pontianak, Kalimantan Barat, Senin (11/11/2024). ANTARA/HO-Kementerian UMKM

Suara.com - Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Maman Abdurrahman memberi peringatan terhadap platform marketplace yang tidak berkontribusi dalam pemberdayaan UMKM lokal.

Bahkan, dirinya pemerintah tak segan-segan memblokir layanan marketplace yang abai terhadap kewajiban ini.

Maman menyebut, pelaku UMKM juga haru beradaptasi dengan teknologi guna meningkatkan daya saing dan omzet penjualan.

"Kita sadar sekali bahwa skala pengusaha-pengusaha UMKM di seluruh Indonesia dihadapkan dengan derasnya arus market digital. Suka ataupun tidak suka, Bapak-Bapak dan Ibu-Ibu, ini adalah realitas yang tidak bisa kita bendung," ujar Maman di Jakarta, Rabu (15/1/2025).

Maman juga menekankan bahwa partisipasi aktif penyedia layanan marketplace sangat penting dalam membantu UMKM berkembang. Tanpa dukungan itu, menurutnya, produk-produk lokal akan sulit bersaing di pasar digital.

"Tiap-tiap market digital, e-commerce, segala macam wajib mengakomodasi dan mendorong peningkatan penjualan produk-produk lokal. Apabila tidak mengarah ke sana, konsekuensinya kita akan mengusulkan tutup," kata dia

Maman mengungkapkan dalam upaya memblokir marketplace, pihaknya akan bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Digital untuk melaksanakan langkah tersebut.

"Hati-hati loh, kita tinggal koordinasi sama Kementerian Komunikasi dan Digital, kita tutup," imbuh dia.

Di sisi lain, Maman mengingatkan bahwa keberhasilan UMKM juga bergantung pada kemauan mereka untuk beradaptasi dengan teknologi.

Baca Juga: Gelombang PHK Terpa Pekerja Bukalapak Usai Tutup Bisnis Marketplace

Ia mendorong para pelaku usaha untuk tidak hanya mengandalkan toko fisik, tetapi juga mulai aktif memasarkan produk mereka melalui platform digital.

"Kita juga ingin mendorong bapak-bapak dan ibu-ibu mulai masuk ke dalam media-media digital dalam rangka untuk menambah omzet penjualan," pungkas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Nge-fans Kamu dengan Lisa BLACKPINK?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Maarten Paes? Kiper Timnas Indonesia yang Direkrut Ajax Amsterdam
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI