Berdampak ke Investor, Prabowo Diminta Tegas Soal Danantara

Achmad Fauzi

Senin, 20 Januari 2025 | 16:33 WIB
Berdampak ke Investor, Prabowo Diminta Tegas Soal Danantara
Gedung Kantor Danantara/(Suara.com/Achmad Fauzi).

Suara.com - Danantara dapat menjadi instrumen strategis untuk mengelola aset negara secara profesional. Namun, hal itu harus didukung oleh kepemimpinan yang kompeten, regulasi yang jelas, dan visi bisnis yang berorientasi jangka panjang.

"Presiden Prabowo harus berani mengambil langkah cepat dan strategis untuk memastikan Danantara tidak hanya berdiri, tetapi juga berhasil menciptakan dampak positif yang signifikan bagi perekonomian Indonesia," ujar Ekonom INDEF, M Rizal Taufikurahman, seperti dikutip Senin (20/1/2025).

Rizal menuturkan, pendirian Danantara merupakan langkah krusial untuk membawa tata kelola aset negara ke level yang lebih tinggi.

Maka dari itu, pilihan untuk mendirikan lembaga mandiri atau menggabungkannya ke dalam superholding BUMN seperti Temasek di Singapura memerlukan keputusan strategis yang tidak boleh asal-asalan.

"Kelemahan struktural BUMN saat ini, termasuk inefisiensi dan konflik kepentingan, dapat membuat model superholding kurang efektif jika tidak ada reformasi menyeluruh. Sebagai lembaga SWF, Danantara dapat menarik investasi global dan meningkatkan transparansi, asalkan dirancang dengan aturan ketat dan diawasi secara independen. Tanpa langkah ini, risiko gagal seperti beberapa BUMN bermasalah akan semakin besar," ucap dia.

Ekonom INDEF ini melihat bahwa lambannya pembentukan Danantara mencerminkan lemahnya koordinasi antar-lembaga serta adanya dominasi kepentingan politik.

"Presiden Prabowo harus segera bertindak tegas dengan menerbitkan Peraturan Pemerintah atau bahkan Perppu jika diperlukan. Strategi ini menunjukkan komitmen politik sekaligus memberikan kepastian hukum kepada pasar. Selain itu, melibatkan pakar independen dalam merancang regulasi adalah langkah penting untuk memastikan kredibilitas dan efektivitas. Mengabaikan langkah ini hanya akan memperpanjang ketidakpastian dan melemahkan posisi Indonesia di mata investor global," kata dia.

Terkait nada negatif ada kekhawatiran pengelolaan aset BUMN di bawah Danantara, Rizal menampik hal tersebut. Justru, dengan dikelola oleh Danantara secara profesional berstandar internasional, aset tersebut dapat menghasilkan nilai tambah yang signifikan.

"Pengalaman negara lain, seperti Norwegia dengan Government Pension Fund, menunjukkan bahwa transparansi, akuntabilitas, dan keberlanjutan adalah kunci. Jika tidak, Indonesia hanya akan menambah daftar panjang kegagalan pengelolaan aset negara, beber dia.

baca juga

Karena itu, Rizal menekankan bahwa Danantara harus menjadi katalisator bagi lembaga eksisting seperti INA, LPI, dan Danareksa, bukan pesaing. Dengan mandat yang berbeda namun saling melengkapi, lembaga-lembaga ini dapat menciptakan sinergi yang mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

"Dengan kata lain, pembagian tugas yang jelas dan koordinasi lintas lembaga merupakan keharusan ke depan demi membangun Indonesia yang lebih baik," pungkas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Mau Evaluasi Status PSN PIK 2 yang Jadi 'Kado' Jokowi ke Aguan

Prabowo Mau Evaluasi Status PSN PIK 2 yang Jadi 'Kado' Jokowi ke Aguan

Bisnis | Senin, 20 Januari 2025 | 15:11 WIB

Resmikan 37 Proyek Ketenagalistrikan Serentak, Prabowo Anggap yang Terbesar di Dunia

Resmikan 37 Proyek Ketenagalistrikan Serentak, Prabowo Anggap yang Terbesar di Dunia

Bisnis | Senin, 20 Januari 2025 | 13:02 WIB

Prabowo Resmikan Proyek Strategis Ketenagalistrikan di 18 Provinsi Secara Serentak

Prabowo Resmikan Proyek Strategis Ketenagalistrikan di 18 Provinsi Secara Serentak

Bisnis | Senin, 20 Januari 2025 | 09:09 WIB

Terkini

Panglima TNI Pimpin Sertijab: Maruli Simanjuntak dan Tandyo Budi Resmi Bertukar Jabatan

Panglima TNI Pimpin Sertijab: Maruli Simanjuntak dan Tandyo Budi Resmi Bertukar Jabatan

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 19:32 WIB

Daftar dan Peran 5 Tersangka Kasus Korupsi Dana Siap Pakai BNPB

Daftar dan Peran 5 Tersangka Kasus Korupsi Dana Siap Pakai BNPB

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 19:31 WIB

Jadi Menko Hilirisasi dan Transisi Energi, Bahlil Jadi Bos Dony Oskaria

Jadi Menko Hilirisasi dan Transisi Energi, Bahlil Jadi Bos Dony Oskaria

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 19:27 WIB

Mengapa Street Food Tetap Menjadi Salah Satu Segmen Kuliner yang Menjanjikan?

Mengapa Street Food Tetap Menjadi Salah Satu Segmen Kuliner yang Menjanjikan?

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 19:26 WIB

Balita Kena ISPA, Petani Terjebak Asap: Karhutla Berdampak ke Semua Lini!

Balita Kena ISPA, Petani Terjebak Asap: Karhutla Berdampak ke Semua Lini!

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 19:25 WIB

Udara Jakarta Memburuk, Kasus ISPA Berpotensi Menanjak

Udara Jakarta Memburuk, Kasus ISPA Berpotensi Menanjak

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 19:24 WIB

Penangguhan Penahanan Richard Lee Dikabulkan, eks Hakim Agung Jadi Penjamin

Penangguhan Penahanan Richard Lee Dikabulkan, eks Hakim Agung Jadi Penjamin

Entertainment | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 19:24 WIB

Pospera Terima 6.000 Aduan Soal Desil Bansos, Banyak Warga Merasa Data Meleset dari Kondisi Riil

Pospera Terima 6.000 Aduan Soal Desil Bansos, Banyak Warga Merasa Data Meleset dari Kondisi Riil

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 19:22 WIB

Pemerintah Susun Aturan Ongkir Ojol, Ekonom Ingatkan Risiko Pesanan Sepi

Pemerintah Susun Aturan Ongkir Ojol, Ekonom Ingatkan Risiko Pesanan Sepi

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 19:20 WIB

Aturan Baru Ojol: Algoritma Order, Insentif hingga Suspend Akun Harus Transparan

Aturan Baru Ojol: Algoritma Order, Insentif hingga Suspend Akun Harus Transparan

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 19:13 WIB

×