Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Donald Trump Tuduh China Kuasai Terusan Panama, Ingin Rebut & Jadikan Milik Amerika

M Nurhadi

Kamis, 23 Januari 2025 | 13:01 WIB
Donald Trump Tuduh China Kuasai Terusan Panama, Ingin Rebut & Jadikan Milik Amerika
Gaya Elegan Melania dan Ivanka Trump di Pelantikan Donald Trump: Sorotan Mode Penuh Pesan (Instagram)

Suara.com - Presiden Donald Trump tidak berhenti mencuri perhatian, salah satunya ketika pada pidato pelantikan dirinya mengklaim bahwa China mengoperasikan Terusan Panama.

"China mengelola Terusan Panama dan kami tidak memberikannya kepada China. Kami memberikannya kepada Panama, dan kami akan mengambilnya kembali," ujar dia, dikutip via BBC.

Terusan Panama atau Canal Panama, yang membentang sejauh 82 km, merupakan jalur vital yang menghubungkan Samudera Atlantik dan Pasifik, dan digunakan oleh sekitar 14.000 kapal setiap tahun sebagai jalur pintas yang sebelumnya memerlukan perjalanan panjang mengelilingi ujung selatan Amerika Selatan.

Pernyataan Trump mengenai Panama bukanlah yang pertama kali. Pada Hari Natal, ia menyebut di media sosial bahwa "tentara China yang luar biasa" secara "cinta namun ilegal" mengoperasikan terusan tersebut.

Klaim ini segera dibantah oleh pejabat di Panama dan Beijing. Presiden Panama, José Raúl Mulino, menanggapi pernyataan tersebut dengan menyebutnya "omong kosong" dan menegaskan bahwa tidak ada campur tangan China dalam pengelolaan terusan.

Trump juga mengancam akan mengambil kembali terusan tersebut dengan kekuatan, merujuk pada biaya tinggi yang diduga dikenakan kepada kapal-kapal AS untuk melintasi terusan.

Namun, pernyataan ini juga ditolak oleh otoritas Panama. Setelah pidato pelantikan Trump, Mulino kembali menekankan bahwa tidak ada negara lain yang mengganggu pengelolaan Terusan Panama.

Terusan ini, yang menangani sekitar 5% dari total volume perdagangan maritim global, dikelola oleh Otoritas Terusan Panama, sebuah badan pemerintah Panama, bukan oleh militer China. Meskipun klaim Trump tidak akurat, hal ini mencerminkan kekhawatiran beberapa pejabat AS mengenai investasi signifikan China di terusan dan infrastruktur sekitarnya.

Secara historis, AS memainkan peran penting dalam pembangunan dan pengelolaan terusan ini. Setelah upaya gagal oleh Prancis untuk membangunnya, AS mendapatkan hak untuk melanjutkan proyek tersebut dan menyelesaikannya pada tahun 1914.

Terusan ini tetap berada di bawah kendali AS hingga tahun 1977 ketika Presiden Jimmy Carter menandatangani perjanjian untuk secara bertahap menyerahkannya kepada Panama. Sejak tahun 1999, Otoritas Terusan Panama telah memiliki kontrol eksklusif atas operasi jalur air ini.

Meskipun tidak ada bukti publik yang menunjukkan bahwa pemerintah China mengendalikan terusan tersebut, perusahaan-perusahaan China memiliki kehadiran signifikan di sana. Dari Oktober 2023 hingga September 2024, China menyumbang 21,4% dari volume kargo yang melintasi Terusan Panama, menjadikannya pengguna terbesar kedua setelah AS. Dalam beberapa tahun terakhir, China juga telah berinvestasi besar-besaran di pelabuhan dan terminal dekat terusan.

Dua dari lima pelabuhan di dekat terusan—Balboa dan Cristóbal—dikelola oleh anak perusahaan Hutchison Port Holdings sejak tahun 1997. Meskipun perusahaan ini bukan milik negara China, ada kekhawatiran di Washington tentang seberapa banyak kontrol yang dapat dimiliki Beijing atas perusahaan tersebut.

Panama memiliki lokasi strategis yang membuat China berusaha meningkatkan pengaruhnya di negara tersebut selama bertahun-tahun. Pada tahun 2017, Panama memutuskan hubungan diplomatik dengan Taiwan dan menjalin hubungan resmi dengan China—sebuah langkah besar bagi diplomasi China.

Beberapa bulan kemudian, Panama menjadi negara pertama di Amerika Latin yang bergabung dengan Inisiatif Sabuk dan Jalan China.

Dengan latar belakang ini, pernyataan Trump mengenai Terusan Panama mencerminkan ketegangan geopolitik antara AS dan China serta kekhawatiran tentang pengaruh ekonomi Beijing di kawasan tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Trump Janji Regulasi Pro Kripto, Pengamat Khawatir Turunkan Kepercayaan Publik

Trump Janji Regulasi Pro Kripto, Pengamat Khawatir Turunkan Kepercayaan Publik

Bisnis | Kamis, 23 Januari 2025 | 11:46 WIB

Operasi Besar-besaran, Ratusan Imigran Ilegal Ditangkap di AS

Operasi Besar-besaran, Ratusan Imigran Ilegal Ditangkap di AS

News | Kamis, 23 Januari 2025 | 10:13 WIB

China Siap Perkuat Kerja Sama BRICS di Tengah Ancaman Tarif Trump

China Siap Perkuat Kerja Sama BRICS di Tengah Ancaman Tarif Trump

News | Kamis, 23 Januari 2025 | 08:25 WIB

Masih Remaja, Barron Trump Kantongi Kekayaan Rp 1.300 Triliun

Masih Remaja, Barron Trump Kantongi Kekayaan Rp 1.300 Triliun

Bisnis | Kamis, 23 Januari 2025 | 11:07 WIB

Bugar dan Aktif di Usia 78: Rutinitas Kesehatan 'Gila' Presiden AS Donald Trump Jadi Sorotan Ahli Kesehatan

Bugar dan Aktif di Usia 78: Rutinitas Kesehatan 'Gila' Presiden AS Donald Trump Jadi Sorotan Ahli Kesehatan

Lifestyle | Kamis, 23 Januari 2025 | 12:19 WIB

Momen-Momen Penting Pelantikan Trump: Darurat Nasional hingga Janji Zaman Keemasan

Momen-Momen Penting Pelantikan Trump: Darurat Nasional hingga Janji Zaman Keemasan

Video | Kamis, 23 Januari 2025 | 12:05 WIB

Terkini

Belajar dari Blackout Sumatra, Cuaca Kini Jadi Faktor Krusial Sistem Listrik

Belajar dari Blackout Sumatra, Cuaca Kini Jadi Faktor Krusial Sistem Listrik

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:24 WIB

ESDM Kantongi 24 Ribu Hektare Lahan untuk Proyek PLTS

ESDM Kantongi 24 Ribu Hektare Lahan untuk Proyek PLTS

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:09 WIB

Rohis Pegadaian Wujudkan Satu Ketulusan Sejuta Kebermanfaatan: Distribusi 4.500 Paket Daging Kurban

Rohis Pegadaian Wujudkan Satu Ketulusan Sejuta Kebermanfaatan: Distribusi 4.500 Paket Daging Kurban

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:07 WIB

Emiten MPMX Tebar Dividen Rp 170 per Saham

Emiten MPMX Tebar Dividen Rp 170 per Saham

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:01 WIB

Memahami Pentingnya Layanan Keuangan Terdaftar dan Diawasi OJK

Memahami Pentingnya Layanan Keuangan Terdaftar dan Diawasi OJK

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:52 WIB

Jangan Salah, Angin Kencang Bisa Sebabkan Kabel Listrik Putus dan Picu Blackout

Jangan Salah, Angin Kencang Bisa Sebabkan Kabel Listrik Putus dan Picu Blackout

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:48 WIB

Indodax Salurkan Hewan Kurban ke Wilayah Aceh yang Terdampak Bencana

Indodax Salurkan Hewan Kurban ke Wilayah Aceh yang Terdampak Bencana

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:45 WIB

Siasat DSI Kurung Devisa CPO dan Batu Bara di Dalam Negeri, Rupiah Bakal Perkasa Juara?

Siasat DSI Kurung Devisa CPO dan Batu Bara di Dalam Negeri, Rupiah Bakal Perkasa Juara?

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 17:47 WIB

Resmi, Pemerintah Izinkan BLU Impor Minyak dan LPG

Resmi, Pemerintah Izinkan BLU Impor Minyak dan LPG

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 17:44 WIB

PT DSI Kendalikan Ekspor, ESDM Rampungkan Konsolidasi Data Pertambangan dengan Danantara

PT DSI Kendalikan Ekspor, ESDM Rampungkan Konsolidasi Data Pertambangan dengan Danantara

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 17:18 WIB