Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.835.000
Beli Rp2.707.000
IHSG 7.106,520
LQ45 686,739
Srikehati 332,564
JII 477,320
USD/IDR 17.222

Hadir di BRI Microfinance Outlook, Bappenas Ungkap Alasan Indonesia Harus Punya Target Ekonomi 8 Persen

M Nurhadi | Suara.com

Jum'at, 31 Januari 2025 | 10:33 WIB
Hadir di BRI Microfinance Outlook, Bappenas Ungkap Alasan Indonesia Harus Punya Target Ekonomi 8 Persen
Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) Sunarso dalam BRI Microfinance Outlook 2025 di Tangerang, Kamis (30/1/2025). (ANTARA/HO-BRI)

Suara.com - Deputi Bidang Perencanaan Makro Pembangunan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas), Eka Chandra Buana, menegaskan bahwa Indonesia harus menetapkan target tinggi untuk pertumbuhan ekonomi, yaitu mencapai delapan persen.

“Mau tidak mau, kita harus menetapkan target yang tinggi,” ujarnya saat acara BRI Microfinance Outlook 2025 di Jakarta pada hari Kamis kemarin

Menurutnya, jika negara seperti Vietnam dan India dapat tumbuh lebih dari tujuh persen tahun lalu, maka Indonesia juga harus optimis bahwa target delapan persen dapat tercapai meskipun ada tantangan dari ketidakpastian global.

Pemerintah telah menyiapkan delapan strategi dan satu kebijakan untuk mencapai pertumbuhan ekonomi delapan persen dalam lima tahun ke depan. Strategi-strategi tersebut mencakup peningkatan produktivitas pertanian untuk mencapai swasembada pangan, industrialisasi di sektor padat karya yang berorientasi ekspor dan berkelanjutan, pengembangan ekonomi biru dan hijau, pariwisata serta ekonomi kreatif, menjadikan perkotaan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi, transformasi digital, serta investasi asing langsung yang berorientasi ekspor dan investasi non-APBN.

Selain itu, pemerintah juga akan mengalokasikan belanja negara untuk meningkatkan produktivitas melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG), pembangunan tiga juta rumah, penciptaan lumbung pangan nasional dan desa, pengembangan sekolah unggul, hilirisasi lanjutan, kendaraan listrik, dan lainnya.

“RPJMN (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional) 2025-2029 menekankan pada pertumbuhan berkelanjutan, pengurangan kemiskinan, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Ini akan dilaksanakan di seluruh wilayah dengan pemantauan secara berkala,” ungkap Eka.

Pemerintah juga telah merumuskan lima strategi untuk menurunkan tingkat kemiskinan yang mencakup perlindungan sosial yang integratif dan inklusif melalui program-program seperti Kartu Kesejahteraan (Kartu Indonesia Sehat, Program Keluarga Harapan, Kartu Indonesia Pintar), serta peningkatan akses terhadap layanan dasar seperti pendidikan, kesehatan, transportasi, pangan, dan perumahan.

Selanjutnya adalah pengembangan wilayah melalui konektivitas dan investasi padat karya; pemberdayaan ekonomi inklusif yang berkelanjutan melalui Kartu Usaha Produktif; serta penggunaan Rujukan Satu Data Regsosek (Registrasi Sosial Ekonomi) untuk meningkatkan ketepatan sasaran dan integrasi program.

Strategi peningkatan sumber daya manusia berkelanjutan terdiri dari dua poin utama. Pertama adalah peningkatan layanan dasar melalui percepatan wajib belajar selama 13 tahun, revitalisasi sarana dan prasarana sekolah, restrukturisasi pengelolaan guru serta tenaga kesehatan, program MBG, penuntasan tuberkulosis, pembangunan rumah sakit berkualitas di kabupaten/kota serta pengembangan layanan kesehatan bergerak di daerah terpencil.

Kedua adalah peningkatan modal manusia melalui pencegahan stunting yang lebih cepat, pembangunan sekolah unggul, peningkatan partisipasi pendidikan dalam bidang STEAM (sains, teknologi, teknik, seni, dan matematika) berkualitas tinggi, penguatan pendidikan vokasi serta pelatihan kewirausahaan dan inovasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menteri Airlangga Puji Langkah BRI Hapus Utang UMKM, Ribuan Pelaku Usaha Terbantu!

Menteri Airlangga Puji Langkah BRI Hapus Utang UMKM, Ribuan Pelaku Usaha Terbantu!

Bri | Jum'at, 31 Januari 2025 | 10:20 WIB

Berawal dari Iseng, Sasadu Leather Hadirkan Tas Kulit Nuansa Lokal yang Mendunia

Berawal dari Iseng, Sasadu Leather Hadirkan Tas Kulit Nuansa Lokal yang Mendunia

Bisnis | Jum'at, 31 Januari 2025 | 07:24 WIB

Airlangga Hartarto Dukung BRI Bina UMKM Unggulan untuk Go Internasional

Airlangga Hartarto Dukung BRI Bina UMKM Unggulan untuk Go Internasional

Bri | Kamis, 30 Januari 2025 | 19:15 WIB

BRI Jadi Tabungan Wajib saat Jalan-Jalan ke Uni Emirat Arab, Ini Alasannya!

BRI Jadi Tabungan Wajib saat Jalan-Jalan ke Uni Emirat Arab, Ini Alasannya!

Bri | Kamis, 30 Januari 2025 | 18:36 WIB

BRI Segera Garap Bisnis Bank Emas

BRI Segera Garap Bisnis Bank Emas

Bisnis | Kamis, 30 Januari 2025 | 21:07 WIB

Peta Kekuatan Papan Atas BRI Liga 1 2024-2025 Jelang Pekan ke-21 Digelar

Peta Kekuatan Papan Atas BRI Liga 1 2024-2025 Jelang Pekan ke-21 Digelar

Bola | Kamis, 30 Januari 2025 | 23:50 WIB

Terkini

Korban Tewas Tabrakan Kereta Api di Stasiun Bekasi Timur Jadi 7 Orang

Korban Tewas Tabrakan Kereta Api di Stasiun Bekasi Timur Jadi 7 Orang

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 07:56 WIB

Program PINTAR OJK Resmi Hadir, Ini Cara Baru Investasi Reksa Dana yang Aman

Program PINTAR OJK Resmi Hadir, Ini Cara Baru Investasi Reksa Dana yang Aman

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 07:43 WIB

Bos BP BUMN Jamin Pemenuhan Seluruh Hak Korban Tabrakan Kereta Api

Bos BP BUMN Jamin Pemenuhan Seluruh Hak Korban Tabrakan Kereta Api

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 07:34 WIB

Siapa yang Tanggung Biaya Pengobatan dan Pemakaman Korban Tabrakan Kereta Api

Siapa yang Tanggung Biaya Pengobatan dan Pemakaman Korban Tabrakan Kereta Api

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 07:05 WIB

Profil Green SM, Taksi Listrik Vietnam yang Viral Imbas Kecelakaan Kereta di Bekasi

Profil Green SM, Taksi Listrik Vietnam yang Viral Imbas Kecelakaan Kereta di Bekasi

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 07:03 WIB

Green SM Buka Suara Usai Keterlibatan Taksi dalam Kecelakaan KA di Bekasi

Green SM Buka Suara Usai Keterlibatan Taksi dalam Kecelakaan KA di Bekasi

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 06:40 WIB

Imbas Tabrakan KRL dengan KA Agro Bromo Anggrek, Stasiun Bekasi Timur Ditutup Sementara

Imbas Tabrakan KRL dengan KA Agro Bromo Anggrek, Stasiun Bekasi Timur Ditutup Sementara

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 06:17 WIB

Dana Asing Keluar Rp 2 Triliun dari Pasar Saham RI Hari Ini, Paling Banyak di BCA

Dana Asing Keluar Rp 2 Triliun dari Pasar Saham RI Hari Ini, Paling Banyak di BCA

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 19:31 WIB

Terpusat di Jawa dan Tergantung Musim, Masalah Stabilitas Stok Pangan Indonesia

Terpusat di Jawa dan Tergantung Musim, Masalah Stabilitas Stok Pangan Indonesia

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 19:23 WIB

Purbaya Ultimatum Asosiasi Reksa Dana: Sekarang Saya Ikut Awasi, Macam-macam Saya Hajar!

Purbaya Ultimatum Asosiasi Reksa Dana: Sekarang Saya Ikut Awasi, Macam-macam Saya Hajar!

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:43 WIB