Bonk: Pergerakan Harga Memecoin di Tahun 2025

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Senin, 03 Februari 2025 | 15:58 WIB
Bonk: Pergerakan Harga Memecoin di Tahun 2025
Ilustrasi bitcoin (Photo by Traxer on Unsplash)

Suara.com - Token meme bertemakan hewan anjing semakin banyak bermunculan hingga saat ini. Ini tidak terlepas dari keberhasilan pelopor memecoin dengan tema serupa di pasar crypto, seperti Dogecoin dan Shiba Inu.

Bonk Token menjadi salah satu meme coin baru yang menarik perhatian karena mampu meroket hingga 2000 persen setelah diluncurkan. Sekarang Bonk sudah banyak di web trading crypto, sehingga kamu bisa membelinya dengan mudah.

Pergerakan harga bonk idr hari ini adalah Rp 0,40696458, yang mengalami penurunan dibandingkan kemarin. Namun jika kamu ingin mengoleksinya maka kamu harus memahami tentang bonk dan analisa prediksi harga bonk di tahun 2025.

Memecoin yang memiliki logo anjing ini dirilis melalui ekosistem Solana sebagai sistem blockchain-nya. Lalu, apa sebenarnya Bonk Token dan bagaimana bisa melesat hingga dianggap mampu menyelamatkan Solana yang sedang mengalami kesulitan?

Apa Itu Bonk Token?

Bonk Token adalah token meme dengan logo anjing pertama yang berjalan di blockchain Solana. Koin meme yang diluncurkan pada Desember 2022 ini sepenuhnya dikembangkan berdasarkan komunitas, dengan 50 persen dari total ketersediaan didistribusikan melalui airdrop gratis bagi komunitas.

Menurut situs resminya, token ini diciptakan untuk menjadi koin meme yang menyenangkan. Dengan cara ini, setiap orang memiliki kesempatan untuk mendapatkan koin meme secara adil. Selain itu, Bonk juga menampilkan gambar anjing Shiba yang mirip dengan Doge dan Shiba.

Seperti yang telah disebutkan, Bonk Token dibagikan secara gratis melalui airdrop sebanyak 50 persen dari total ketersediaannya, yang membuat minat komunitas crypto semakin besar. Terlebih lagi, 20 persen dari total suplai diberikan melalui koleksi NFT Solana sebanyak 297 ribu NFT.

15 persen untuk penjual open book di awal, 10 persen untuk artis atau kolektor Solana, dan 5 persen untuk pengembang Solana. Sementara itu, semua kontributor awal akan dikenakan linear vesting selama 3 tahun.

Pergerakan harga BONK

Dilansir dari Pintu Market, harga BONK hari ini berada Rp 0,40696458, dengan volume perdagangan harian Bonk (BONK) mencapai Rp 10,31 triliun atau setara dengan US$494.376.057 dalam 24 jam terakhir.

Ini menunjukkan penurunan sebesar -43,30% dibandingkan dengan hari sebelumnya, yang mengindikasikan adanya penurunan dalam aktivitas pasar.

Sementara itu, harga tertinggi sepanjang waktu untuk Bonk (BONK) tercatat sebesar US$0,00005825 pada 20 November 2024. Saat ini, harga Bonk berada 46,66% lebih rendah dibandingkan dengan harga tertinggi tersebut.

Sedangkan harga terendah sepanjang waktu untuk Bonk (BONK) adalah US$0,078614, yang terjadi pada 29 Desember 2022 (sekitar 2 tahun lalu). Saat ini, harga Bonk 35.970,25% lebih tinggi dibandingkan dengan harga terendah sepanjang waktu.

Untuk kapitalisasi pasar Bonk (BONK) saat ini adalah Rp 41,68 triliun atau US$2.356.943.051. Kapitalisasi pasar ini dihitung dengan mengalikan harga token dengan jumlah pasokan token BONK yang beredar, yaitu 76 Triliun token yang dapat diperdagangkan di pasar saat ini. Itulah beberapa pembahasan terkait BONK berikut analisa pergerakan harga di tahun 2025.

Kelebihan Token BONK

Seperti diketahui setiap aset crypto memiliki potensi kerugian karena fluktuasi harga yang naik dan turun dengan cepat. Begitu juga dengan BONK, memang memiliki risiko kerugian yang tinggi. Namun agar terhindar dari potensi kerugian maka melakukan riset dan analisa menjadi langkah yang paling tepat.

Meskipun beresiko rugi, tetapi ada beberapa kelebihan yang bisa kamu peroleh jika melakukan investasi pada token BONK, diantaranya adalah:

1. Potensi Return yang Tinggi

BONK dikenal karena lonjakan harganya yang sangat cepat, terutama saat pertama kali diluncurkan. Pada akhir Desember 2022, harganya melonjak dari $0,0000001 menjadi $0,0000489 hanya dalam beberapa hari.

Meskipun lonjakan serupa mungkin tidak akan terulang, BONK masih memiliki potensi untuk mengalami kenaikan harga yang signifikan seiring dengan meningkatnya popularitas aset ini dan berkembangnya ekosistem Solana.

2. Eksposur ke Ekosistem Solana

Solana merupakan salah satu blockchain yang paling cepat berkembang di dunia crypto. Berinvestasi di BONK bisa menjadi cara untuk mendapatkan eksposur ke ekosistem Solana yang sedang pesat berkembang.

Jika Solana mencapai kesuksesan yang lebih besar, maka BONK juga berpotensi untuk mendapatkan keuntungan.

3. Komunitas yang Aktif dan Kuat

BONK didukung oleh komunitas yang sangat aktif dan solid. Komunitas ini sering mempromosikan BONK di media sosial dan terlibat dalam berbagai kegiatan untuk meningkatkan adopsi dan penggunaan token. Komunitas yang kuat dapat menjadi pendorong utama bagi pertumbuhan harga BONK.

4. Kekuatan Memecoin

Memecoin seperti BONK seringkali memiliki daya tarik meme yang dapat mendorong lonjakan harga yang tak terduga. Popularitas BONK di media sosial dan komunitas crypto bisa menjadi katalis untuk kenaikan harga yang signifikan.

5. Utilitas yang Berkembang

Meskipun awalnya BONK dianggap sebagai memecoin, kini utilitasnya mulai berkembang. BONK sekarang digunakan untuk membayar biaya transaksi di beberapa platform DeFi dan NFT yang berbasis Solana.

Semakin banyak utilitas yang dimiliki BONK, semakin besar potensinya untuk menarik pengguna dan investor baru.

Bonk Kini Menguat di Sekitar Level Tertinggi Sepanjang Masa

Pergerakan harga Bonk (BONK) mengalami kenaikan lebih dari 18% dalam seminggu terakhir, melampaui Dogwifhat sebagai meme coin terbesar keempat di pasar, dengan kapitalisasi pasar mencapai $3,7 miliar.

Saat berita ini ditulis, Bonk diperdagangkan pada harga Rp 0,40696458 menunjukkan penurunan harian sebesar 2,7 % saat memasuki fase pendinginan. Kenaikan harga Bonk baru-baru ini terjadi setelah pencatatan di bursa UpBit, yang semakin memperkuat kehadiran Bonk di pasar

Sementara itu, trader crypto Bluntz membagikan analisis grafik di X yang menjelaskan struktur harga bullish Bonk yang berpotensi melonjak ke puncak baru. Namun, Bonk perlu berbalik untuk mendukung level resistensi $0,000058 yang sangat penting, karena di sinilah Bonk sebelumnya mengalami penolakan.

Pola Double-Bottom Jadi Sinyal Bullish

Untuk menganalisa pergerakan harga Bonk di tahun 2025, maka histori perjalanan bonk juga harus dipelajari. BONK telah membentuk pola double-bottom pada grafik harian, yang biasanya menandakan pembalikan dari tren penurunan menjadi tren kenaikan.

Pada 20 November, BONK mencatatkan harga tertinggi sepanjang masa (ATH) di $0,0000623, yang menjadi puncak pola double-bottom tersebut. Setelah penurunan yang membentuk dasar pertama, harga kini kembali menguji resistansi di level $0,000046, yang juga merupakan garis penting.

Volume perdagangan derivatif BONK masih menunjukkan penurunan dalam dua pekan terakhir, menurut data dari Coinglass. Setelah mencapai puncak pada pertengahan November ketika harga melonjak ke ATH, volume kini menunjukkan penurunan yang signifikan.

Open interest BONK juga menurun dari $64 juta menjadi $26 juta dalam tiga pekan terakhir, mencerminkan berkurangnya partisipasi pasar. Jika tidak ada lonjakan aktivitas spekulatif baru, harga BONK kemungkinan akan terjebak dalam pola konsolidasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Bitcoin Anjlok ke $93.030, Analis Prediksi Fluktuasi dalam Sepekan

Harga Bitcoin Anjlok ke $93.030, Analis Prediksi Fluktuasi dalam Sepekan

Bisnis | Senin, 03 Februari 2025 | 11:55 WIB

Fraud eFishery Berbuntut Panjang, Wamenaker Sampai Turun Gunung

Fraud eFishery Berbuntut Panjang, Wamenaker Sampai Turun Gunung

Bisnis | Jum'at, 31 Januari 2025 | 17:52 WIB

7 Tips Keuangan Ala Warren Buffett untuk Kelas Menengah: Bisa Bangun Kekayaan dan Hidup Lebih Sejahtera

7 Tips Keuangan Ala Warren Buffett untuk Kelas Menengah: Bisa Bangun Kekayaan dan Hidup Lebih Sejahtera

Lifestyle | Jum'at, 31 Januari 2025 | 16:22 WIB

OJK Rilis Lima Aturan untuk Genjot Industri Perasuransian, Penjamin dan Dana Pensiun

OJK Rilis Lima Aturan untuk Genjot Industri Perasuransian, Penjamin dan Dana Pensiun

Bisnis | Jum'at, 31 Januari 2025 | 15:47 WIB

Perbedaan Uang Digital dengan Bitcoin

Perbedaan Uang Digital dengan Bitcoin

Bisnis | Jum'at, 31 Januari 2025 | 14:49 WIB

Kemenkeu Sampingkan Pendidikan dan Kesehatan Demi Makan Bergizi Gratis, Publik Ungkit IPK Gibran...

Kemenkeu Sampingkan Pendidikan dan Kesehatan Demi Makan Bergizi Gratis, Publik Ungkit IPK Gibran...

Tekno | Jum'at, 31 Januari 2025 | 10:31 WIB

Terkini

Harga BBM Berpotensi Naik April, Gimana Nasib Operasional Transportasi Umum?

Harga BBM Berpotensi Naik April, Gimana Nasib Operasional Transportasi Umum?

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 14:50 WIB

Ketum Gekrafs Ngamuk Ide dan Editing Dihargai Nol: Bebaskan Amsal Sitepu

Ketum Gekrafs Ngamuk Ide dan Editing Dihargai Nol: Bebaskan Amsal Sitepu

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 14:13 WIB

Purbaya Akan Mutasi Ratusan Pegawai Ditjen Anggaran ke DJP

Purbaya Akan Mutasi Ratusan Pegawai Ditjen Anggaran ke DJP

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 14:08 WIB

Mentan Amran: Etanol Bisa Gantikan Pertalite dan Pertamax di Masa Depan

Mentan Amran: Etanol Bisa Gantikan Pertalite dan Pertamax di Masa Depan

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 13:55 WIB

Kolaborasi Telkom dan AYS Indonesia Dorong Pemulihan Ekosistem Alam di Tarakan

Kolaborasi Telkom dan AYS Indonesia Dorong Pemulihan Ekosistem Alam di Tarakan

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 13:44 WIB

Pemerintah Klaim Mudik dan Arus Balik 2026 Berjalan Lancar

Pemerintah Klaim Mudik dan Arus Balik 2026 Berjalan Lancar

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 13:40 WIB

IHSG Semakin Menurun di Sesi I, 453 Saham Kebakaran

IHSG Semakin Menurun di Sesi I, 453 Saham Kebakaran

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 13:19 WIB

Rupiah Makin Keok saat Harga Minyak Meroket, Pengamat Ungkap Kabar Buruk

Rupiah Makin Keok saat Harga Minyak Meroket, Pengamat Ungkap Kabar Buruk

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 12:47 WIB

Daftar Harga Pangan yang Naik Pasca lebaran, Bawang Melonjak Tajam!

Daftar Harga Pangan yang Naik Pasca lebaran, Bawang Melonjak Tajam!

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 12:20 WIB

BRI Dorong UMKM Desa Hendrosari Lewat Program Desa BRILiaN dan Wisata Lontar Sewu

BRI Dorong UMKM Desa Hendrosari Lewat Program Desa BRILiaN dan Wisata Lontar Sewu

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 12:11 WIB