Tips Menghadapi Fluktuatifnya Industri Kopi di Indonesia

Iwan Supriyatna

Minggu, 23 Februari 2025 | 13:58 WIB
Tips Menghadapi Fluktuatifnya Industri Kopi di Indonesia
Ilustrasi kopi (Pexels.com/Chevanon Photography)

Suara.com - Di tengah ketatnya persaingan industri coffee shop di Indonesia, dibutuhkan strategi untuk bertahan dan berkembang. Titik Koma, salah satu brand kopi yang berdiri sejak 2016 kini memiliki 47 cabang di 18 kota di Indonesia, berbagi pengalaman dalam menghadapi tantangan di industri ini.

Andrew Prasetya Goenardi, CEO dan salah satu pendiri Titik Koma, mengungkapkan bahwa kunci utama mempertahankan eksistensi adalah memiliki positioning yang jelas di tengah red ocean (persaingan sengit dan margin keuntungan yang semakin tipis) industri kopi di Indonesia.

Setiap usaha di industri tersebut perlu memahami di mana mereka ingin berada, apakah menyasar segmen premium, menengah, atau yang lebih terjangkau.

"Industri kopi itu kan sangat bervariasi, kita di bisnis yang red ocean. Dari yang harganya murah sampai mahal banget itu semua ada pasarnya. Cuma yang kita harus tahu, kita mau berada di mana," ujar Andrew ditulis Minggu (23/2/2025).

Salah satu strategi yang dilakukan Titik Koma adalah branding yang kuat untuk berada di top of mind pelanggan. Titik Koma berupaya menghadirkan pengalaman yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan, salah satunya dengan menciptakan suasana untuk bekerja, pertemuan bisnis, atau sekadar nongkrong.

Untuk itu, Titik Koma menyediakan tempat yang nyaman untuk bekerja dengan suasana tenang, hingga gerai dengan private meeting room berkapasitas kecil.

"Kami mencoba mengakomodir apa yang dibutuhkan pasar karena tiap daerah punya preferensi yang berbeda," jelas Andrew.

Titik Koma juga berfokus pada ketersediaan dan kualitas biji kopi yang tetap terjaga. Andrew tak mempermasalahkan jika bahan baku kopi yang memenuhi standar Titik Koma memiliki harga lebih tinggi, mengingat tujuannya adalah menyajikan kopi yang mereka sendiri pun bisa menikmatinya.

“Jadi faktor utamanya kualitas beans itu nomor satu. Jika beans-nya tidak berkualitas, rasanya pasti akan berpengaruh," jelas Andrew.

baca juga

Belajar dari pengalaman, Titik Koma juga lebih selektif dalam menentukan produk yang dijual.

“Kami pernah mencoba menjual minuman yang sedang tren, tetapi pada akhirnya kami sadar, jika kami sendiri tidak bisa menikmatinya, maka itu bukan produk yang layak kami jual,” ucap Andrew.

Titik Koma juga menekankan pentingnya pengembangan barista. Dengan sistem pelatihan yang ketat, diharapkan dapat menciptakan barista yang terampil dan selalu berinovasi menyajikan kopi berkualitas.

“Menjadi barista itu neverending journey. Kami ingin memastikan barista kami punya dasar ilmu yang kuat dan punya keinginan untuk terus berkembang,” tambahnya.

Franchise: Opsi Bertahan di Tengah 'Red Ocean'

Bagi Andrew, menjalankan bisnis kopi bukan sekadar mengikuti tren, tetapi tentang membangun fondasi yang kuat.
“Kalau secara finansial tidak sehat, itu bukan bisnis, melainkan hobi,” ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

RI Ekspor Kopi Asal Lampung ke Mesir

RI Ekspor Kopi Asal Lampung ke Mesir

Bisnis | Kamis, 20 Februari 2025 | 15:38 WIB

PMO Kopi dan Kakao Nusantara Kementerian BUMN Hadirkan Center of Excellence Kakao di Banyuwangi

PMO Kopi dan Kakao Nusantara Kementerian BUMN Hadirkan Center of Excellence Kakao di Banyuwangi

Bisnis | Rabu, 19 Februari 2025 | 20:31 WIB

Tips Aman Minum Kopi bagi Pengidap Asam Lambung

Tips Aman Minum Kopi bagi Pengidap Asam Lambung

Lifestyle | Minggu, 16 Februari 2025 | 15:11 WIB

Terkini

CODE GEASS: Star Chaser Aspal Umumkan Jadwal Tayang 2027, Seiyuu, dan Staf

CODE GEASS: Star Chaser Aspal Umumkan Jadwal Tayang 2027, Seiyuu, dan Staf

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 12:02 WIB

2 Sabun Cuci Muka Wardah untuk Kulit Sensitif Tanpa SLS dan Alkohol

2 Sabun Cuci Muka Wardah untuk Kulit Sensitif Tanpa SLS dan Alkohol

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 12:01 WIB

Mobil Listrik Hyundai Neira Siap Meluncur di GAW 2026

Mobil Listrik Hyundai Neira Siap Meluncur di GAW 2026

Otomotif | Jum'at, 06 November 2026 | 12:00 WIB

Novel Bungkam Suara: Ketika Kebebasan Berbicara Menjadi Sumber Perpecahan

Novel Bungkam Suara: Ketika Kebebasan Berbicara Menjadi Sumber Perpecahan

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 12:00 WIB

Dari Komik hingga Smartwatch, Cara Baru Mengajak Anak Muda Peduli Kesehatan

Dari Komik hingga Smartwatch, Cara Baru Mengajak Anak Muda Peduli Kesehatan

Tekno | Jum'at, 06 November 2026 | 11:59 WIB

Cak Imin Geram Ikut Disadap Listyo: Kurang Ajar Betul!

Cak Imin Geram Ikut Disadap Listyo: Kurang Ajar Betul!

News | Jum'at, 06 November 2026 | 11:55 WIB

Metranet Hadirkan Executive Dashboard Berbasis AI, Dukung Efektivitas Operasional DPR

Metranet Hadirkan Executive Dashboard Berbasis AI, Dukung Efektivitas Operasional DPR

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 11:54 WIB

Apakah SIM B1 Boleh Bawa Mobil Pribadi? Ini Aturannya

Apakah SIM B1 Boleh Bawa Mobil Pribadi? Ini Aturannya

Otomotif | Jum'at, 06 November 2026 | 11:53 WIB

Hutan Dibabat Demi Biomassa: Siapa yang Sebenarnya Diuntungkan dari Krisis Iklim?

Hutan Dibabat Demi Biomassa: Siapa yang Sebenarnya Diuntungkan dari Krisis Iklim?

Tekno | Jum'at, 06 November 2026 | 11:52 WIB

Garena Tomb Busters Buka CBT November 2026, Ada La Llorona sampai Pocong

Garena Tomb Busters Buka CBT November 2026, Ada La Llorona sampai Pocong

Sumut | Jum'at, 06 November 2026 | 11:47 WIB

×