Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.645.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.491

10 Korupsi Terbesar di Indonesia, Kasus 'Sulap' Pertamax Pertamina Jadi Nomor Dua

M Nurhadi | Suara.com

Rabu, 26 Februari 2025 | 10:17 WIB
10 Korupsi Terbesar di Indonesia, Kasus 'Sulap' Pertamax Pertamina Jadi Nomor Dua
Riva Siahaan, Dirut Pertamina Patra Niaga (Instagram/pwpptppn2020)

Suara.com - Indonesia mungkin sudah menjadi negara yang sangat maju dan sejahtera seandainya kekayaan negara bisa diolah secara bertanggung jawab dan manfaatnya dimaksimalkan untuk kesejahteraan. Sayangnya, para pejabat memilih untuk memakan uang haram melalui korupsi.

Terbaru, korupsi Pertamina jadi pukulan telak negeri ini. Meskipun kasus korupsi di Pertamina Patra Niaga termasuk salah satu yang terbesar, kasus mega korupsi PT Timah Tbk dengan kerugian mencapai Rp 300 triliun masih menempati posisi teratas. Selain itu, terdapat pula kasus korupsi PT ASABRI dan PT Asuransi Jiwasraya yang juga melibatkan nilai kerugian yang sangat besar.

Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah kasus korupsi telah berhasil diungkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) maupun Kejaksaan Agung (Kejagung). Berikut adalah beberapa kasus korupsi yang menyebabkan kerugian negara mencapai triliunan rupiah:

1. Korupsi PT Timah
Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap dugaan tindak pidana korupsi dalam tata niaga komoditas timah di wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah Tbk pada periode 2015-2022. Sebanyak 21 tersangka telah ditetapkan, termasuk dua mantan Direktur Utama PT Timah Tbk, Mochtar Riza Pahlevi Tabrani dan Harvey Moeis, suami dari selebritas Sandra Dewi. Awalnya, kerugian lingkungan diperkirakan mencapai Rp 271 triliun, namun hasil audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) menunjukkan kerugian negara mencapai Rp 300 triliun, termasuk kerusakan lingkungan.

Terdakwa korupsi PT Timah Hendry Lie
Terdakwa korupsi PT Timah Hendry Lie

2. Korupsi Pertamina Patra Niaga
Kasus ini terkait dengan pemenuhan kebutuhan minyak mentah pada periode 2018-2023. Tersangka Riva Siahaan, Sani Dinar Saifuddin, dan Agus Purwono diduga melakukan manipulasi dalam Rapat Optimasi Hilir, yang menyebabkan penurunan produksi kilang dan tidak terserapnya seluruh produksi minyak bumi. Kerugian negara diperkirakan mencapai Rp 193,7 triliun. Tujuh orang telah ditetapkan sebagai tersangka, termasuk Riva Siahaan sebagai Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga.

Tersangka korupsi PT Pertamina (Suara/faqih f)
Tersangka korupsi PT Pertamina (Suara/faqih f)

3. Kasus Penjualan Minyak Mentah ilegal
Kasus ini melibatkan penjualan minyak mentah (kondensat) bagian negara tanpa proses tender yang benar. Kerugian negara mencapai US$ 2,7 miliar atau setara Rp 35 triliun. Honggo Wendratno, mantan Presiden Direktur PT TPPI, divonis 16 tahun penjara, namun hingga kini masih buron.

4. Kasus ASABRI
Kasus korupsi di PT ASABRI diduga merugikan negara hingga Rp 22 triliun. Beberapa nama besar di pasar modal, seperti Benny Tjokrosaputro dan Heru Hidayat, terlibat dalam kasus ini. Heru Hidayat bahkan terlibat dalam dua kasus mega korupsi, yaitu Jiwasraya dan ASABRI.

5. Kasus Jiwasraya
Kasus ini bermula dari manipulasi laporan keuangan yang telah berlangsung lebih dari satu dekade. Pada 2006, laporan keuangan menunjukkan ekuitas negatif sebesar Rp 3,29 triliun. Audit BPK pada 2015 mengungkap adanya penyalahgunaan wewenang dan laporan keuangan yang tidak akurat. Kerugian negara dalam kasus ini mencapai Rp 16,8 triliun. Sebanyak 13 tersangka telah didakwa, termasuk Piter Rasiman yang dihukum 20 tahun penjara dan Heru Hidayat yang dihukum seumur hidup.

6. Kasus Tol MBZ
Kasus korupsi proyek tol layang MBZ menyebabkan kerugian negara sekitar Rp 1,5 triliun. Kejagung juga menduga adanya persekongkolan dalam proses lelang yang menguntungkan pihak tertentu. Empat tersangka telah ditetapkan, termasuk Djoko Dwiyono, mantan Direktur Utama PT Jasamarga Jalan Layang Cikampek.

7. Kasus BTS Kominfo
Kasus korupsi proyek pembangunan Base Transceiver Station (BTS) 4G oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) diperkirakan merugikan negara sekitar Rp 8 triliun dari total anggaran Rp 10 triliun. Mantan Menteri Kominfo, Johnny G. Plate, dan Dirut Bakti, Anang Latif, termasuk dalam 16 tersangka yang terlibat.

8. Kasus BLBI
Kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) terjadi saat Indonesia dilanda Krisis Moneter 1997. Dana sebesar Rp 147,7 triliun yang disalurkan untuk menyelamatkan perbankan tidak dikembalikan oleh banyak obligor. Kerugian negara mencapai Rp 138,442 triliun. Pada 2021, Presiden Joko Widodo membentuk satuan tugas khusus untuk mengejar obligor BLBI.

9. Kasus Penyerobotan Lahan Negara untuk Kelapa Sawit
Kasus ini melibatkan Grup Duta Palma yang menggarap lahan negara seluas 37.095 hektare tanpa izin. Kerugian negara mencapai Rp 104,1 triliun. Surya Darmadi, pemilik Grup Duta Palma, dihukum 15 tahun penjara, sementara Raja Thamsir Rachman, mantan Bupati Indragiri Hulu, dihukum 9 tahun penjara.

10. Kasus Bank Century
Kasus ini melibatkan penyelamatan Bank Century pada 2008 melalui dana talangan sebesar Rp 6,7 triliun dari Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Budi Mulya, mantan Deputi Gubernur Senior BI, dihukum 15 tahun penjara, sementara Robert Tantular, pemegang saham mayoritas Bank Century, dihukum 21 tahun penjara namun dibebaskan bersyarat setelah 10 tahun.

Kasus-kasus tersebut menunjukkan betapa seriusnya masalah korupsi di Indonesia dan dampaknya yang sangat merugikan negara. Upaya pemberantasan korupsi oleh KPK dan Kejaksaan Agung terus dilakukan, namun tantangan untuk memberantas korupsi secara tuntas masih sangat besar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kekayaan Kerry Adrianto Riza, Anak Juragan Minyak Tersangka Korupsi Pengadaan BBM

Kekayaan Kerry Adrianto Riza, Anak Juragan Minyak Tersangka Korupsi Pengadaan BBM

Lifestyle | Rabu, 26 Februari 2025 | 09:33 WIB

KPK Siap Periksa Keluarga Jokowi, Asal Ada Laporan Resmi dari Hasto Kristiyanto

KPK Siap Periksa Keluarga Jokowi, Asal Ada Laporan Resmi dari Hasto Kristiyanto

News | Rabu, 26 Februari 2025 | 09:32 WIB

Heboh Boikot Pertamina Buntut Korupsi Minyak Mentah? Ini 4 Alternatif SPBU Pengganti!

Heboh Boikot Pertamina Buntut Korupsi Minyak Mentah? Ini 4 Alternatif SPBU Pengganti!

Lifestyle | Rabu, 26 Februari 2025 | 09:22 WIB

Hari Ini, Ketum Pemuda Pancasila Japto Soerjosoemarno akan Penuhi Panggilan KPK

Hari Ini, Ketum Pemuda Pancasila Japto Soerjosoemarno akan Penuhi Panggilan KPK

News | Rabu, 26 Februari 2025 | 09:13 WIB

Isu Pertamax Oplosan Picu Kemarahan Netizen, Figur Publik Geram!

Isu Pertamax Oplosan Picu Kemarahan Netizen, Figur Publik Geram!

Entertainment | Rabu, 26 Februari 2025 | 10:15 WIB

Darius Sinathrya Semprot Petinggi Pertamina yang Bikin Ide Bensin Oplosan: Menang Banyak Bos?

Darius Sinathrya Semprot Petinggi Pertamina yang Bikin Ide Bensin Oplosan: Menang Banyak Bos?

Entertainment | Rabu, 26 Februari 2025 | 09:30 WIB

Terkini

Rupiah Bisa Tembus Rp17.900, Ini Alasan Mata Uang RI Diproyeksi Makin Anjlok!

Rupiah Bisa Tembus Rp17.900, Ini Alasan Mata Uang RI Diproyeksi Makin Anjlok!

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:17 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit dan Daging Ayam Naik, Beras Premium Tetap Tinggi

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit dan Daging Ayam Naik, Beras Premium Tetap Tinggi

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:03 WIB

3 Pilihan Aset Aman untuk Investasi saat Rupiah Melemah ke Rp17.600 per Dolar AS

3 Pilihan Aset Aman untuk Investasi saat Rupiah Melemah ke Rp17.600 per Dolar AS

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 11:15 WIB

IKN Disebut 'Gegabah Terstruktur', Prabowo Diminta Evaluasi Proyek Era Jokowi

IKN Disebut 'Gegabah Terstruktur', Prabowo Diminta Evaluasi Proyek Era Jokowi

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 10:19 WIB

Nilai Tukar Rupiah dari Masa ke Masa, Era Prabowo Subianto di Posisi Berapa?

Nilai Tukar Rupiah dari Masa ke Masa, Era Prabowo Subianto di Posisi Berapa?

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 09:41 WIB

Kesepakatan China-AS Jadi 'Omong Kosong', Perang Masih Ancam Ekonomi Dunia

Kesepakatan China-AS Jadi 'Omong Kosong', Perang Masih Ancam Ekonomi Dunia

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 09:34 WIB

IHSG Libur 4 Hari, Senin Besok Dihantui Pelemahan Rupiah dan Aksi Jual Investor

IHSG Libur 4 Hari, Senin Besok Dihantui Pelemahan Rupiah dan Aksi Jual Investor

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 07:17 WIB

Percepat Akselerasi KEK di Indonesia, Wahyu Agung Group Jalani MOU dengan Perusahaan China

Percepat Akselerasi KEK di Indonesia, Wahyu Agung Group Jalani MOU dengan Perusahaan China

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 06:00 WIB

Nasabah PNM Mekaar Buktikan Pemberdayaan Perempuan Bisa Menguatkan Ekonomi Keluarga

Nasabah PNM Mekaar Buktikan Pemberdayaan Perempuan Bisa Menguatkan Ekonomi Keluarga

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 19:05 WIB

Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar AS, Pakar Prediksi Harga BBM Nonsubsidi dan Bahan Baku Impor Naik!

Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar AS, Pakar Prediksi Harga BBM Nonsubsidi dan Bahan Baku Impor Naik!

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 15:25 WIB