Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.790.000
Beli Rp2.670.000
IHSG 6.206,349
LQ45 631,211
Srikehati 317,836
JII 386,032
USD/IDR 17.738

Pemerintah Klaim Bahan Pangan Murah Tersedia di Pasar Modern Selama Ramadan

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Senin, 03 Maret 2025 | 18:09 WIB
Pemerintah Klaim Bahan Pangan Murah Tersedia di Pasar Modern Selama Ramadan
Seorang pekerja menata bahan makanan yang dijual di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta, Selasa (29/5).

Suara.com - Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi mengatakan bahwa bahan pangan murah saat ini sudah tersedia di pasar modern guna menjaga pasokan dan stabilitas harga selama Ramadan ini.

Arief mengatakan bahwa pemerintah telah menggandeng Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) dalam penyelenggaraan pasar murah bertajuk Program Friday Mubarak untuk mendorong konsumsi masyarakat selama bulan Ramadhan

"Konsistensi pemerintah menyediakan pangan pokok strategis dengan harga yang baik bagi masyarakat dilakukan secara merata, termasuk menggandeng Aprindo agar menyentuh pasar modern, sehingga masyarakat punya pilihan berbelanja pangan pokok, selain di pasar tradisional," kata Arief dikutip Antara, Senin (3/3/2025).

Dia menyampaikan bahwa langkah kolaborasi melalui jaringan ritel itu dipastikan tidak akan memberi distorsi terhadap pasar tradisional.

Menurut Arief, hal itu karena target konsumen yang berbeda dan secara simultan di pasar tradisional juga dimasifkan operasi pasar.

"Kita semua terima kasih ke Aprindo karena setelah pasar tradisional, kita juga melakukan hal yang sama di pasar modern. Ada discount up to 30 persen, bahkan sampai 50 persen dan difokuskan ke komoditas pangan strategis," jelas Arief.

Meski begitu, dia menegaskan bahwa pangan murah di pasar modern tidak akan mengambil pembeli pasar tradisional karena kedua pasar memiliki segmentasi yang berbeda dan semuanya bertujuan menjaga kestabilan harga pangan.

Dia juga menyampaikan bahwa operasi pasar atau pasar murah di pasar tradisional tetap berjalan dengan tujuan yang sama, yaitu menyediakan pangan yang terjangkau tanpa mendistorsi pasar yang ada.

Ia menekankan pentingnya produksi pangan dalam negeri sebagai prioritas untuk menjaga kestabilan harga, dengan memastikan harga yang wajar baik di tingkat petani maupun konsumen sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

Selain itu, dia menyebutkan bahwa pemerintah berusaha menjaga harga baik di hulu maupun di hilir agar petani dan peternak tidak merugi, sekaligus memberikan harga yang baik untuk konsumen.

Namun, Arief tidak merinci lebih detail harga-harga komoditas pangan yang dijual di pasar modern, hanya saja dipastikan tidak akan melebih harga eceran tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.

Dia juga mencatat, meskipun negara tetangga seperti Malaysia mengalami krisis beras, Indonesia memiliki cadangan beras 1,9 juta ton, memberikan fleksibilitas bagi pemerintah untuk melakukan intervensi pasar yang diperlukan.

Lebih lanjut, Arief mengatakan bahwa pemerintah juga menggelar operasi pasar pangan murah dengan melibatkan 4.500 gerai PT Pos Indonesia di seluruh Indonesia. Hal itu untuk menjaga kestabilan harga yang cenderung fluktuatif selama Ramadhan.

Operasi pasar tersebut telah dimulai sejak 24 Februari dan diagendakan berakhir pada 29 Maret 2025.

Komoditas pada operasi pasar adalah beras SPHP yang dijual Rp12.000 per kilogram (HET Rp12.500), bawang putih Rp32.000 per kilogram (Rp40.000), daging kerbau beku Rp75.000 per kilogram (HET Rp80.000)

Gula konsumsi Rp15.000 per kilogram (HET Rp18.500), Minyakita Rp14.700 per liter (HET Rp15.700), serta daging ayam ras Rp34.000 per kilogram (HET Rp40.000) serta komoditas lainnya.

Arief menyatakan selain melibatkan 4.500 titik jaringan PT Pos Indonesia, program itu turut didukung Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kementerian Pertanian di 88 titik lokasi se-Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cara Cegah Dehidrasi Saat Puasa Ramadan, Ini Pola Minum Terbaik dari Dokter!

Cara Cegah Dehidrasi Saat Puasa Ramadan, Ini Pola Minum Terbaik dari Dokter!

Lifestyle | Senin, 03 Maret 2025 | 18:05 WIB

Mulan Jameela Heran Harga Sembako Melambung Tiap Ramadan dan Lebaran: Saya Tuh Miris

Mulan Jameela Heran Harga Sembako Melambung Tiap Ramadan dan Lebaran: Saya Tuh Miris

News | Senin, 03 Maret 2025 | 15:36 WIB

Takjil dan Tarawih di Balik Jeruji, KPK Jamin Hak Ibadah 31 Tahanan Muslim Saat Ramadan

Takjil dan Tarawih di Balik Jeruji, KPK Jamin Hak Ibadah 31 Tahanan Muslim Saat Ramadan

News | Senin, 03 Maret 2025 | 15:29 WIB

Terkini

IHSG Bergerak Dua Arah Pagi Ini ke Level 6.200, Saham TPIA Bangkit

IHSG Bergerak Dua Arah Pagi Ini ke Level 6.200, Saham TPIA Bangkit

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 09:16 WIB

Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027

Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 09:15 WIB

Jelang Idul Adha, Emas Antam Turun Harga Jadi Rp 2,79 Juta/Gram

Jelang Idul Adha, Emas Antam Turun Harga Jadi Rp 2,79 Juta/Gram

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 08:56 WIB

Riset ITB Ungkap Dampak Konektivitas Digital ke Pertumbuhan Ekonomi dan UMKM

Riset ITB Ungkap Dampak Konektivitas Digital ke Pertumbuhan Ekonomi dan UMKM

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 08:52 WIB

Harga Emas Naik Tajam Pagi Ini! Cek Harga Terbaru Antam, UBS, dan Galeri24

Harga Emas Naik Tajam Pagi Ini! Cek Harga Terbaru Antam, UBS, dan Galeri24

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 08:42 WIB

Aset Emas Dijual Massal, Harganya Terancam Turun?

Aset Emas Dijual Massal, Harganya Terancam Turun?

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 08:33 WIB

IASC dan 9 Negara Bongkar 138 Ribu Kasus Penipuan Global, Kerugian Capai Rp13,2 Triliun

IASC dan 9 Negara Bongkar 138 Ribu Kasus Penipuan Global, Kerugian Capai Rp13,2 Triliun

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 08:20 WIB

Daftar Saham Paling Banyak Dijual Asing, Emiten Konglomerat Rontok!

Daftar Saham Paling Banyak Dijual Asing, Emiten Konglomerat Rontok!

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 08:07 WIB

Harga Minyak Turun ke USD 90-an Usai AS-Iran Beri Sinyal Gencatan Senjata Jangka Panjang

Harga Minyak Turun ke USD 90-an Usai AS-Iran Beri Sinyal Gencatan Senjata Jangka Panjang

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 07:54 WIB

Emiten CASH Bidik Pertumbuhan Bisnis Pembayaran Digital Nasional

Emiten CASH Bidik Pertumbuhan Bisnis Pembayaran Digital Nasional

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 07:33 WIB