Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.615.000
Beli Rp2.470.000
IHSG 5.999,038
LQ45 587,746
Srikehati 290,482
JII 351,378
USD/IDR 17.937

AQUA sebagai PELOPOR Unit Bisnis Daur Ulang Berkontribusi dalam Mengoptimalkan Pengelolaan Sampah Plastik di Indonesia

Fabiola Febrinastri, RR Ukirsari Manggalani

Senin, 03 Maret 2025 | 19:16 WIB
AQUA sebagai PELOPOR  Unit Bisnis Daur Ulang Berkontribusi dalam Mengoptimalkan Pengelolaan Sampah Plastik di Indonesia
(Dok: Aqua)

Suara.com - Pemerintah Indonesia memiliki target Indonesia Bersih Sampah 2025 berupa 30% pengurangan sampah dan 70% penanganan sampah di tahun 2025.

Berbagai inisiatif pun dilakukan untuk mewujudkan target tersebut, termasuk meningkatkan edukasi terkait pentingnya pengelolaan sampah serta memotivasi keterlibatan berbagai pihak dalam penanggulangan permasalahan sampah.

Berkaitan dengan edukasi pengelolaan sampah, pemerintah sebetulnya telah mengadakan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) sejak tahun 2006. Namun, pada tahun 2024 perayaan HPSN dikenal dengan nama Bulan Peduli Sampah Nasional 2024 yang berlangsung selama bulan Februari hingga Maret.

Menurut data dari Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) KLHK, pada tahun 2023 pemerintah Indonesia berhasil mengelola sekitar 66,47% sampah (11,5 juta ton sampah) dari total 17 juta ton timbulan sampah yang ada.

Jika dilihat lebih rinci, pengelolaan tersebut terdiri dari kurang lebih 16% (2,78 juta ton) sampah berhasil dikurangi dan 50% (8,8 juta ton) sampah berhasil ditangani.

Untuk mencapai target pengelolaan sampah 100%, tentunya dibutuhkan peran aktif dari berbagai pihak untuk menerapkan pengelolaan sampah yang strategis.

Berdasarkan studi The Economic, Social and Environmental Benefits of A Circular Economy in Indonesia, ekonomi sirkular menjadi salah satu solusi untuk menangani permasalahan sampah.

Dalam hal ini, AQUA sebagai salah satu mitra strategis pemerintah pun menjalankan program #BijakBerplastik untuk mendukung penerapan ekonomi sirkular di Indonesia.

Dimulai pada tahun 2018, #BijakBerplastik memiliki tiga fokus utama yang menjadi pilar pendekatan ekonomi sirkular, yaitu pengembangan infrastruktur pengumpulan sampah, edukasi kepada konsumen dan masyarakat, serta inovasi kemasan produk.

baca juga

Untuk pilar pengembangan infrastruktur pengumpulan sampah pada inisiatif #BijakBerplastik, AQUA turut berkontribusi membangun Recycling Business Unit (RBU) atau unit bisnis daur ulang.

Recycling Business Unit (RBU) adala model sosial bisnis daur ulang untuk mengolah kembali sampah botol plastik menjadi cacahan plastik yang merupakan bahan baku produk daur ulang.

Sekarang, AQUA diketahui telah mengembangkan serta mendampingi hingga 6 unit RBU, termasuk RBU Tangerang Selatan.

Perlu diketahui, pasokan bahan baku berupa recycled PET masih menjadi tantangan implementasi ekonomi sirkular dan daur ulang di Indonesia. Oleh karenanya, para pelapak serta infrastruktur pengumpulan sampah seperti RBU yang dilengkapi dengan perangkat pendukungnya memegang peranan penting.

Koordinator operasional RBU AQUA Tangerang Selatan, Juleha atau kerap disapa Leha, menuturkan, “RBU Tangerang Selatan memiliki misi mengelola sampah sebanyak-banyaknya untuk mengurangi timbulan sampah, khususnya di daerah Jabodetabek. Dalam menjalankan misi tersebut, kami secara konsisten meningkatkan target pengumpulan sampah dan kemitraan kami. Per 2024, kami menargetkan 150 ton sampah terkumpul per bulan. Untuk pengumpulan sampah, kami telah bermitra dengan 500 pengepul sampah, 20 bank sampah, serta bekerja sama dengan sejumlah outlet makanan dan minuman, instansi pemerintah, sekolah serta beberapa outlet industri lainnya untuk mencapai target tersebut. Kami menargetkan penambahan kemitraan hingga 20% di 2024.”

Leha juga menjelaskan bahwa dalam perjalanannya, kegiatan operasional RBU Tangerang Selatan terus bertumbuh. Untuk mengumpulkan lebih banyak sampah plastik dan menjangkau lebih banyak pengepul, RBU telah memiliki satelit atau cabang RBU di Bekasi, Sukabumi dan Gunung Sindur.

“Kami melihat RBU lebih dari sekadar inisiatif keberlanjutan perusahaan, tetapi sebagai sosial bisnis yang terus bertumbuh. Dengan demikian, kami berharap RBU tak sekadar memberikan kontribusi bagi pengelolaan sampah, tetapi juga dapat mendorong pemberdayaan masyarakat sekitar,” ujarnya.

Menurut Leha, sebelum RBU hadir di Tangerang Selatan, para pemulung, pelapak dan pengepul kesulitan untuk menjual sampah botol plastik (PET) dan sampah bernilai ekonomis lainnya (Non PET).

RBU juga memberdayakan pemulung, pelapak, dan pengepul sampah. Mereka diberikan edukasi dan diikutsertakan dalam program peningkatan kesejahteraan dan kesehatan seperti pemeriksaan kesehatan keliling, mendapatkan kartu BPJS Kesehatan, dan pemberian vitamin. Jumlah penerima manfaat mencapai 100 individu per bulan. Mereka juga mendapatkan bantuan sembako untuk peningkatan gizi keluarga.

Hal ini sejalan dengan cerita dari Bu Sarmanah, salah satu pelapak mitra RBU Tangerang Selatan, yang mengutarakan rasa syukurnya atas hadirnya RBU.

"RBU memberikan harga beli yang paling tinggi dan menyediakan fasilitas pengambilan sampah terjadwal yaitu 2 kali setiap minggunya. Hal ini memudahkan saya, karena hanya memiliki gerobak tentu sulit jika harus bolak-balik mengantar. Ditambah, saya menjalankan lapak sendirian setelah suami saya berpulang. Alhamdulillah, teman-teman pengurus RBU selalu membantu saya sehingga kebutuhan rumah tercukupi. Selain itu, saya juga mendapat bantuan sembako dan pemeriksaan keliling. Saya sangat berterima kasih pada RBU dan akan selalu bekerja sama serta mendukung perkembangan RBU,” ucap Bu Sarmanah.

“Kami meyakini bahwa kerja sama ini tidak sebatas kerja sama dagang atau jual beli saja. Mereka adalah penggerak dan ujung tombak dari industri daur ulang, tentunya kesehatan dan kesejahteraannya perlu diutamakan. Sejalan dengan misi AQUA sebagai perusahaan untuk membawa kesehatan dan manfaat kepada banyak orang, tim RBU memberikan edukasi dan memastikan mereka menerapkan prosedur kerja sesuai standar keamanan serta menggunakan APD lengkap agar terhindar dari risiko selama bekerja,” tambah Leha.

Tak hanya RBU, AQUA juga mengembangkan dan mendampingi 10 collection center, 20 TPS3R, lebih dari 100 bank sampah unit dan sebanyak 4 bank sampah induk dengan jaringan kurang lebih 7.947 pemulung di seluruh Indonesia.

Karyanto Wibowo selaku Direktur Sustainable Development AQUA memaparkan, “Komitmen AQUA dalam membantu menanggulangi permasalahan sampah plastik juga diwujudkan melalui inovasi kemasan produk dengan menghadirkan AQUA Life dengan kemasan 100% rPET (recycled PET) dan penggunaan hingga 25% material daur ulang di seluruh produknya. rPET yang digunakan berasal dari ekosistem pengumpulan AQUA seperti RBU, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST), TPS3R, serta bank sampah yang telah bermitra dengan AQUA.”

Berbagai upaya serta kolaborasi yang dijalankan AQUA untuk mendukung penerapan ekonomi sirkular membuat perusahaan air minum dalam kemasan tersebut berhasil mengumpulkan 22.000 ton sampah plastik yang kemudian didaur ulang kembali menjadi bahan baku kemasan botol baru ataupun produk lain bernilai ekonomi.

“AQUA meyakini bahwa model ekonomi sirkular merupakan salah satu solusi terbaik dalam mengatasi masalah sampah di Indonesia. Metode ini juga mampu meningkatkan pendapatan keluarga yang berujung pada perbaikan taraf hidup, serta menerapkan inklusivitas ke banyak pihak dan sektor agar dapat ikut berpartisipasi dan merasakan dampak positif dari inisiatif ini. Hal ini sejalan dengan tema dari Hari Peduli Sampah Nasional 2024, yaitu mengatasi sampah plastik dengan cara produktif yang turut memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat, termasuk meningkatkan kesejahteraan sektor informal terkait,” tutup Karyanto.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pegadaian Wujudkan Keberlanjutan Energi dan Air Bersih di Batam

Pegadaian Wujudkan Keberlanjutan Energi dan Air Bersih di Batam

Bisnis | Senin, 03 Maret 2025 | 19:10 WIB

BPJPH Mengapresiasi AQUA yang Konsisten Bantu UMKM Mendapatkan Sertifikasi Halal

BPJPH Mengapresiasi AQUA yang Konsisten Bantu UMKM Mendapatkan Sertifikasi Halal

Bisnis | Selasa, 04 Februari 2025 | 10:45 WIB

Kreatif dan Unik! Kumpulan Ide Hiasan 17 Agustus dari Botol Aqua

Kreatif dan Unik! Kumpulan Ide Hiasan 17 Agustus dari Botol Aqua

Lifestyle | Selasa, 06 Agustus 2024 | 19:00 WIB

AQUA Buka Suara Soal Kualitas Air Minumnya Dalam Kemasan Galon Guna Ulang PET

AQUA Buka Suara Soal Kualitas Air Minumnya Dalam Kemasan Galon Guna Ulang PET

Bisnis | Selasa, 06 Agustus 2024 | 13:02 WIB

Danone-AQUA Dukung Pengembangan Infrastruktur Ekonomi Sirkular di Wilayah Taman Nasional Gunung Gede Pangrango

Danone-AQUA Dukung Pengembangan Infrastruktur Ekonomi Sirkular di Wilayah Taman Nasional Gunung Gede Pangrango

Bisnis | Kamis, 23 November 2023 | 08:56 WIB

Tiga Pabrik AQUA di Jawa Barat Raih SNI Award 2023

Tiga Pabrik AQUA di Jawa Barat Raih SNI Award 2023

News | Jum'at, 17 November 2023 | 14:36 WIB

Terkini

Pemadaman Bergilir Akibat Pemangkasan RKAB Batubara oleh Kementerian ESDM

Pemadaman Bergilir Akibat Pemangkasan RKAB Batubara oleh Kementerian ESDM

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:04 WIB

Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal

Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:21 WIB

418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia

418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:15 WIB

Ternyata Kemasan Rokok Polos Melanggar Aturan

Ternyata Kemasan Rokok Polos Melanggar Aturan

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:10 WIB

Prabowo Bakal Luncurkan BBM Baru, Segini Harganya

Prabowo Bakal Luncurkan BBM Baru, Segini Harganya

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:09 WIB

Begini Modus WNA Curi Emas di Wilayah Gunung Botak

Begini Modus WNA Curi Emas di Wilayah Gunung Botak

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:05 WIB

Kemasan Rokok Polos Berisiko Gerus Penerimaan Negara hingga Puluhan Triliun

Kemasan Rokok Polos Berisiko Gerus Penerimaan Negara hingga Puluhan Triliun

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:59 WIB

Patriot Bond Jadi Tempat Pencucian Uang, DPR: Insentif Menarik Investor

Patriot Bond Jadi Tempat Pencucian Uang, DPR: Insentif Menarik Investor

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:56 WIB

Berdampak ke Industri Kretek Lokal, Kemenperin Tolak Batas Tar dan Nikotin Rokok

Berdampak ke Industri Kretek Lokal, Kemenperin Tolak Batas Tar dan Nikotin Rokok

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:38 WIB

Komitmen Penegakan Hukum, BRI Bantul Dukung Pengusutan Korupsi Eks Mantri

Komitmen Penegakan Hukum, BRI Bantul Dukung Pengusutan Korupsi Eks Mantri

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:35 WIB

×