Daya Beli Lemah, Orang RI Buru Ponsel Murah

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Kamis, 06 Maret 2025 | 10:20 WIB
Daya Beli Lemah, Orang RI Buru Ponsel Murah
Presiden Direktur PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL) Susanto Djaja dalam acara "Meet The CEO" besutan IDNFinancials.com dengan Suara.com.

Suara.com - Pergeseran tren konsumen di Indonesia menunjukkan adanya penurunan daya beli masyarakat, yang berimbas pada peningkatan permintaan ponsel pintar (smartphone) dengan harga terjangkau.

Presiden Direktur PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL) Susanto Djaja mengungkapkan bahwa pihaknya merasakan betul fenomena daya beli masyarakat yang melemah, hal ini tercermin dari pemilihan masyarakat akan ponsel dengan harga yang jauh lebih murah.

Asal tahu saja PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL) adalah emiten teknologi informasi dan komunikasi (TIK) yang bergerak di bidang distribusi dan layanan perangkat keras dan perangkat lunak. MTDL juga menyediakan solusi digital dan konsultasi bisnis.

"Pertumbuhan signifikan dalam penjualan smartphone, terutama merek Infinix, yang menguasai pangsa pasar ponsel dengan harga Rp2-4 juta," kata Djaja dalam acara "Meet The CEO" besutan IDNFinancials.com bersama Suara.com dikutip Kamis (6/3/2025).

Menurut laporan perusahaan, pertumbuhan sektor distribusi pada tahun 2024 didorong oleh permintaan smartphone, sementara sektor solusi konsultasi mengalami perlambatan. Hal ini berbeda dengan tren tahun 2023, di mana solusi konsultasi mencatatkan pertumbuhan yang lebih tinggi.

"Sebenarnya sektor konsumen juga bertumbuh cuma 5 persen juga laptop gak banyak gitu, sektor komersial juga bertumbuh 5 persen gak banyak yang bertumbuh banyak adalah smartphone," ungkapnya

Fenomena ini mengindikasikan adanya pergeseran perilaku konsumen, di mana masyarakat lebih memilih produk dengan harga yang lebih murah. "Jadi harganya orang jadi customer switching, carinya murah tidak hanya di handphone termasuk barang consumer goods, barang fashion semua termasuk switching semua, turun semua nih jadi kita distribut yang itu, kita nggak distribut yang kayak apple sama Samsung kita belum kebagian," tambahnya.

Penurunan daya beli ini diduga berkaitan dengan penurunan kelas menengah, yang berimbas pada perubahan preferensi konsumen terhadap produk yang lebih ekonomis. Hal ini terlihat dari peningkatan pangsa pasar merek Infinix, yang berhasil menduduki posisi pertama di kuartal IV 2024, menggeser merek-merek lain yang menawarkan produk dengan harga lebih tinggi.

Pergeseran ini tidak hanya terjadi pada pasar smartphone, tetapi juga pada barang-barang konsumsi dan fesyen. Masyarakat cenderung mencari produk dengan harga yang lebih murah di tengah kondisi ekonomi yang menantang.

Fenomena ini menjadi sinyal bagi para pelaku industri untuk menyesuaikan strategi pemasaran dan produk mereka dengan kondisi daya beli masyarakat saat ini. Perusahaan-perusahaan yang mampu menawarkan produk berkualitas dengan harga terjangkau berpotensi besar untuk meraih pangsa pasar yang lebih besar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Daya Beli Lemah, Pelaku Usaha Perlu Kelola Bisnis dengan Cermat

Daya Beli Lemah, Pelaku Usaha Perlu Kelola Bisnis dengan Cermat

Bisnis | Jum'at, 14 Februari 2025 | 17:55 WIB

Pimpin Kolaborasi 5 BPD, Bank Jatim Siapkan Modal Jumbo lewat Penerbitan Obligasi

Pimpin Kolaborasi 5 BPD, Bank Jatim Siapkan Modal Jumbo lewat Penerbitan Obligasi

Bisnis | Rabu, 05 Februari 2025 | 19:00 WIB

TGKA Gandeng Anak Usaha MTDL Dorong Transformasi Digital

TGKA Gandeng Anak Usaha MTDL Dorong Transformasi Digital

Bisnis | Rabu, 08 Januari 2025 | 10:33 WIB

Terkini

Operasional BRI, BNI, Bank Mandiri dan BSI Selama Libur Nyepi dan Idulfitri

Operasional BRI, BNI, Bank Mandiri dan BSI Selama Libur Nyepi dan Idulfitri

Bisnis | Kamis, 19 Maret 2026 | 18:25 WIB

Setiap Perjuangan Layak Ditemani: Perjalanan Ibu Wulan, Dari Titik Terendah Hingga Memiliki Rumah

Setiap Perjuangan Layak Ditemani: Perjalanan Ibu Wulan, Dari Titik Terendah Hingga Memiliki Rumah

Bisnis | Kamis, 19 Maret 2026 | 18:13 WIB

Michael Bambang Hartono Meninggal Dunia, Ini 4 Pewaris yang Ditinggalkan

Michael Bambang Hartono Meninggal Dunia, Ini 4 Pewaris yang Ditinggalkan

Bisnis | Kamis, 19 Maret 2026 | 17:05 WIB

Puncak Arus Mudik, Kementerian ESDM dan PLN Cek Operasional SPKLU Dalam Melayani Pemudik EV

Puncak Arus Mudik, Kementerian ESDM dan PLN Cek Operasional SPKLU Dalam Melayani Pemudik EV

Bisnis | Kamis, 19 Maret 2026 | 16:27 WIB

Pimpinan Grup Djarum Michael Bambang Hartono Meninggal Dunia di Singapura

Pimpinan Grup Djarum Michael Bambang Hartono Meninggal Dunia di Singapura

Bisnis | Kamis, 19 Maret 2026 | 16:03 WIB

Jasamarga Tambah Lajur Contraflow Jadi Tiga di Kamis Sore, Pemudik Meningkat 7 Persen

Jasamarga Tambah Lajur Contraflow Jadi Tiga di Kamis Sore, Pemudik Meningkat 7 Persen

Bisnis | Kamis, 19 Maret 2026 | 15:28 WIB

Jumlah Kendaraan di Ruas Tol JakartaCikampek Meningkat

Jumlah Kendaraan di Ruas Tol JakartaCikampek Meningkat

Bisnis | Kamis, 19 Maret 2026 | 14:55 WIB

Bayar Zakat Tak Perlu Ribet di BRImo, Cek di Sini Cara dan Pilihan Lembaganya

Bayar Zakat Tak Perlu Ribet di BRImo, Cek di Sini Cara dan Pilihan Lembaganya

Bisnis | Kamis, 19 Maret 2026 | 14:31 WIB

Hari Raya Nyepi 1948 Saka: BRI Hadirkan 2.000 Paket Sembako untuk Masyarakat Bali

Hari Raya Nyepi 1948 Saka: BRI Hadirkan 2.000 Paket Sembako untuk Masyarakat Bali

Bisnis | Kamis, 19 Maret 2026 | 14:09 WIB

Harga Pangan Masih Meroket Jelang Lebaran, Cabai Rawit Merah Sentuh Rp125.850 Per Kilogram

Harga Pangan Masih Meroket Jelang Lebaran, Cabai Rawit Merah Sentuh Rp125.850 Per Kilogram

Bisnis | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:00 WIB