Triwulan I 2025 PosIND Salurkan Bantuan Tunai ke 32.743 KPM di Seluruh Wilayah Bogor

Iwan Supriyatna

Jum'at, 14 Maret 2025 | 08:48 WIB
Triwulan I 2025 PosIND Salurkan Bantuan Tunai ke 32.743 KPM di Seluruh Wilayah Bogor
PosIND menyalurkan bantuan tunai dengan alokasi untuk 32.743 Keluarga Penerima Manfaat KPM di seluruh wilayah Bogor.

Suara.com - Pada triwulan pertama tahun 2025 ini, PT Pos Indonesia (Persero) atau yang dikenal dengan brand PosIND menyalurkan bantuan tunai dengan alokasi untuk 32.743 Keluarga Penerima Manfaat KPM di seluruh wilayah Bogor.

Asri Suhati, warga Bogor Timur, mengungkapkan proses perjalanannya mendapatkan bantuan ini.

"Saya ingat betul, prosesnya dimulai dua tahun lalu saat saya mendaftar di kelurahan. Dengan bantuan RT dan RW, saya masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Kalau nggak salah dulu waktu itu ada survei. Sudah gitu, setelah menunggu sekian lama, dua tahunan akhirnya saya bisa dapat (Bansos) Sembako dan uang PKH sebesar 875 ribu," ujar Asri ditulis Jumat (14/3/2025).

Uang tersebut ia gunakan untuk biaya pendidikan kedua anaknya yang masih duduk di bangku SMA dan SMP.

Sementara itu, Susanti, yang menerima Bansos PKH sebesar Rp1.325.000 untuk periode tiga bulan, berbagi cerita tentang berartinya manfaat bantuan ini baginya.

"Uang ini sangat membantu untuk kebutuhan sekolah anak-anak dan kebutuhan rumah tangga sehari-hari. Saya berharap program ini bisa terus berjalan, karena banyak keluarga seperti saya yang sangat terbantu," ungkapnya

Cerita lain datang dari Bu Heni Yuliasari, warga Kecamatan Tanah Sareal, yang menerima Rp600 ribu.

"Setiap tiga bulan saya mendapatkan bantuan ini. Uang tersebut saya manfaatkan untuk kebutuhan anak-anak, terutama biaya sekolah. Semoga program ini terus berlanjut dan membantu lebih banyak keluarga," katanya.

Husen, yang menerima bantuan melalui metode door-to-door, mengungkapkan rasa syukurnya kepada petugas PosIND yang mendatangi rumahnya.

baca juga

"Saya tidak bisa keluar rumah karena kondisi kesehatan saya. Alahmdulillah, sedikit-sedikitnya bantuan ini sangat membantu untuk kebutuhan makan dan obat-obatan sedikit. Syukur, syukur ke Allah supaya langgeng lah bantuan nya gitu dan orang-orangnya supaya sehat-sehat semua bersyukur sekali, semoga program ini terus ada," tuturnya dengan penuh harap.

KPM yang mendapatkan bansos dengan layanan antar ke rumah atau door to door lainnya adalah Kasminem. Kasminem yang sudah lanjut usia ini mengucap syukur dapat banutan uang.

Yang menarik dari Kasminem, di usianya yang sudah lanjut membuatnya tidak terlalu memikirkan kebutuhan sehari-hari seperti idealnya pengunaan uang bantuan tersebut bagi orang lain.

Baginya ramadan adalah bulan penuh berkah, sehingga menurutnya uang bantuan itu bukan hanya miliknya.

“Kebetulan, Ibu ingin jariah, ingin buat amal jariah. Mau dijariahkan separuh, sama untuk belanja separuh. Sudah segitu saja. Terima kasih banyak atas bantuannya,” pungkas Kasminem.

Atik, salah seorang petugas PosIND atau tepatnya juru bayar door-to-door di KCU Bogor, menceritakan pengalamannya yang penuh tantangan.

"Kami sering harus berjalan jauh, bahkan di tengah hujan, untuk memastikan bantuan sampai ke tangan KPM. Dalam sehari, biasanya kami melayani 75 hingga 80 KPM, tergantung cuaca dan kondisi lapangan," jelasnya.

Baginya, kebahagiaan KPM adalah sumber semangat baginya.

"Melihat mereka tersenyum karena bantuan yang kami antar, itu adalah kebahagiaan yang tidak ternilai," tambahnya

Ismail Marzuki, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Tanah Sareal, menjelaskan pentingnya sinergi antara berbagai pihak dalam program ini.

"Kami bekerja sama dengan PosIND, pendamping PKH, aparatur desa, dan bahkan kepolisian untuk memastikan proses distribusi berjalan lancar. Koordinasi dimulai dari penyebaran undangan hingga pemantauan langsung di lapangan," ungkapnya

Ismail juga menyoroti peran TKSK dalam mengevaluasi penerima bantuan.

"Jika ada KPM yang pindah atau tidak layak, kami langsung melakukan cross-check dan melaporkannya agar bantuan bisa dialihkan ke yang lebih membutuhkan," tambahnya.

Sani Ginanjar, Executive General Manager Kantor Pos KCU Bogor, menyampaikan bahwa penyaluran bansos PKH dan Program Sembako tahun 2025 kali ini dilakukan dengan persiapan yang matang.

Menurutnya KCU segera melakukan perisapan setelah menerima instruksi dari kantor pusat untuk pembayaran Bansos PKH dan Program Sembako ini, untuk kemudian dipelajari lebih dulu berdasarkan daflar yang diterima.

"Keluarga penerima bantuan sebanyak 32.743 KPM. Kemudian karena kita melihat jumlah yang begitu besar, maka kami tentunya mengadakan persiapan-persiapan antara lain kami mencetak Danom dan surat panggilan, membentuk satuan tugas, serta berkoordinasi dengan berbagai pihak seperti Dinas Sosial dan TKSK. Semua dilakukan untuk memastikan bantuan sampai ke tangan KPM secara aman dan tepat waktu," ujarnya.

Menurut Sani, tantangan terbesar adalah mengatur antrian di kantor pos utama, mengingat penyaluran ini bersamaan dengan pembayaran uang pensiun dan operasi pasar.

“Tantangan penyaluran pada kali ini mungkin berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, karena kita ketahui juga bahwa pada saat ini dan tanggal ini, kami bersamaan dengan penyaluran atau pembayaran uang pensiun, kemudian juga ada operasi pasar. Tentunya ketika pembayaran dilakukan di kantor cabang utama Bogor ini, kami harus mengatur layout yang baik agar tidak terjadi kumpulan atau crowded di festibul layanan kami. Kemudian untuk pembayaran komunitas, juga ada tantangannya seperti mengatur antrian, mengatur tempat parkir, kemudian mengatur ruang tunggu yang memadai dan layak untuk semua penerima KPM ini,” jelas Sani.

Pihaknya juga mempelajari kasus-kasus yang untuk penyaluran yang belum terbayarkan.

"Kami juga mengandalkan metode door-to-door untuk menjangkau KPM yang berhalangan hadir, seperti lansia atau yang sedang dirawat di rumah sakit," katanya.

Sani berharap ke depannya program ini semakin baik ke depannya.

"Kami ingin setiap KPM tidak hanya mendapatkan bantuan, tetapi juga merasa puas dengan layanan yang diberikan. Ini adalah bentuk komitmen kami kepada masyarakat," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Layanan Door to Door Percepat PosIND Salurkan Bansos PKH dan Sembako

Layanan Door to Door Percepat PosIND Salurkan Bansos PKH dan Sembako

Bisnis | Selasa, 11 Maret 2025 | 09:29 WIB

PosIND Dukung Pertiwi Jabar Gelar Bakti Sosial Operasi Katarak untuk 200 Orang di RS Cililin

PosIND Dukung Pertiwi Jabar Gelar Bakti Sosial Operasi Katarak untuk 200 Orang di RS Cililin

Bisnis | Rabu, 22 Januari 2025 | 11:39 WIB

1078 KPM dari 4 Kelurahan Terima Bansos PKH dan Sembako di Kecamatan Kasihan Bantul

1078 KPM dari 4 Kelurahan Terima Bansos PKH dan Sembako di Kecamatan Kasihan Bantul

Bisnis | Minggu, 22 Desember 2024 | 19:39 WIB

Terkini

Buka Layanan SPKLU Kini Bisa Jadi Bisnis yang Cuan

Buka Layanan SPKLU Kini Bisa Jadi Bisnis yang Cuan

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 09:46 WIB

Berapa Gaji Suahasil Nazara sebagai Menkeu? Intip Kekayaannya versi LHKPN

Berapa Gaji Suahasil Nazara sebagai Menkeu? Intip Kekayaannya versi LHKPN

News | Selasa, 15 September 2026 | 09:45 WIB

Perkuat Literasi Kripto Nasional, Bursa Kripto CFX Gandeng Berbagai Pihak

Perkuat Literasi Kripto Nasional, Bursa Kripto CFX Gandeng Berbagai Pihak

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 09:42 WIB

Pengakuan Wanita Muda Indonesia Bekerja di Tempat Judi Malaysia Dibayar Rp7 Juta

Pengakuan Wanita Muda Indonesia Bekerja di Tempat Judi Malaysia Dibayar Rp7 Juta

News | Selasa, 15 September 2026 | 09:40 WIB

Kolektor Australia Bongkar Keindahan dan Filosofi Kain Tradisional Lombok

Kolektor Australia Bongkar Keindahan dan Filosofi Kain Tradisional Lombok

Bali | Selasa, 15 September 2026 | 09:39 WIB

Suahasil Nazara dari Partai Apa? Dilantik Jadi Menkeu Gantikan Purbaya

Suahasil Nazara dari Partai Apa? Dilantik Jadi Menkeu Gantikan Purbaya

News | Selasa, 15 September 2026 | 09:36 WIB

Harga Minyak Kembali Naik di Tengah Ancaman Krisis Pasokan Akibat Konflik Timur Tengah

Harga Minyak Kembali Naik di Tengah Ancaman Krisis Pasokan Akibat Konflik Timur Tengah

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 09:32 WIB

Menkeu Suahasil Pengganti Purbaya Janjikan Data APBN KiTa Dipaparkan Lebih Lengkap

Menkeu Suahasil Pengganti Purbaya Janjikan Data APBN KiTa Dipaparkan Lebih Lengkap

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 09:31 WIB

Drama Honour, Antara Reputasi Profesional dan Masa Lalu yang Belum Usai

Drama Honour, Antara Reputasi Profesional dan Masa Lalu yang Belum Usai

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 09:30 WIB

Kenapa Purbaya Diganti? Pengamat Soroti Gaya Komunikasi Blak-Blakan dan Efek Politiknya

Kenapa Purbaya Diganti? Pengamat Soroti Gaya Komunikasi Blak-Blakan dan Efek Politiknya

News | Selasa, 15 September 2026 | 09:28 WIB

×