Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Ini 3 Proyek Prioritas yang Akan Didanai Danantara dalam Waktu Dekat

M Nurhadi | Suara.com

Sabtu, 15 Maret 2025 | 11:01 WIB
Ini 3 Proyek Prioritas yang Akan Didanai Danantara dalam Waktu Dekat
Rosan Roeslani. (Suara.com/Novian)

Suara.com - Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) menyatakan kesiapannya untuk mengevaluasi dan mendukung berbagai proyek dan program yang diajukan oleh pemerintah. Kepala BPI Danantara, Rosan Perkasa Roeslani, menegaskan bahwa pihaknya akan menganalisis setiap proyek dengan cermat dan transparan sebelum memberikan persetujuan.

"Kami terbuka untuk semua kementerian, badan, atau pihak mana pun yang memiliki program atau proyek. Namun, setiap usulan akan kami analisis dengan baik dan benar," ujar Rosan dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (15/3).

Rosan menjelaskan bahwa sesuai arahan Presiden RI Prabowo Subianto, BPI Danantara akan melakukan analisis mendalam terhadap setiap proyek dengan prinsip kehati-hatian, transparansi, dan tata kelola yang baik. "Kami memiliki kriteria dan parameter yang jelas. Meski terbuka terhadap semua masukan, kami tetap mengedepankan analisis, due diligence, dan prinsip kehati-hatian," tambahnya, dikutip dari Antara.

Pemerintah saat ini sedang mempercepat agenda hilirisasi dengan menyiapkan 21 proyek tahap pertama yang membutuhkan investasi sebesar 40 miliar dolar AS. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menyatakan bahwa beberapa proyek ini akan didanai melalui BPI Danantara. Proyek-proyek tersebut merupakan bagian dari target hilirisasi senilai 618 miliar dolar AS pada tahun 2025.

Beberapa proyek utama yang akan didanai meliputi:

1. Fasilitas Penyimpanan Minyak di Pulau Nipah, Kepulauan Riau: Proyek ini bertujuan untuk memperkuat ketahanan energi nasional.
2. Kilang Minyak Berkapasitas 500 Ribu Barell per Hari: Pembangunan kilang minyak untuk meningkatkan kapasitas produksi dalam negeri.
3. Hilirisasi Dimetil Eter (DME): Proyek ini menggunakan batu bara sebagai bahan baku untuk menggantikan impor LPG.

Selain sektor energi, Bahlil menyebutkan bahwa hilirisasi juga akan dilakukan pada komoditas lain seperti tembaga, nikel, bauksit, dan alumina. Sektor pertanian, perikanan, dan kehutanan juga menjadi fokus dalam agenda hilirisasi ini.

Bahlil menegaskan bahwa pendanaan proyek-proyek ini tidak sepenuhnya bergantung pada investasi asing. "Untuk proyek hilirisasi DME, misalnya, kami akan memanfaatkan sumber daya dalam negeri. Sementara teknologi yang digunakan akan melibatkan peran asing," jelasnya.

BPI Danantara berkomitmen untuk memastikan bahwa setiap proyek yang diajukan memenuhi standar analisis yang ketat. Rosan menekankan bahwa prinsip transparansi dan tata kelola yang baik akan menjadi prioritas dalam setiap keputusan pendanaan.

"Kami ingin memastikan bahwa setiap proyek yang didanai memberikan manfaat maksimal bagi negara dan masyarakat, serta dilakukan dengan cara yang bertanggung jawab," ujar Rosan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Nikel Anjlok ke Titik Terendah, Industri Menjerit: Tunda Kenaikan Royalti

Harga Nikel Anjlok ke Titik Terendah, Industri Menjerit: Tunda Kenaikan Royalti

Bisnis | Sabtu, 15 Maret 2025 | 05:15 WIB

Morgan Stanley Hingga Goldman Sachs Kompak Warning Ekonomi Indonesia, Ada Apa?

Morgan Stanley Hingga Goldman Sachs Kompak Warning Ekonomi Indonesia, Ada Apa?

Bisnis | Sabtu, 15 Maret 2025 | 05:00 WIB

Danantara Kelola Rp14.000 T: Berkah Ekonomi atau Bom Waktu Konflik Jabatan?

Danantara Kelola Rp14.000 T: Berkah Ekonomi atau Bom Waktu Konflik Jabatan?

Video | Rabu, 12 Maret 2025 | 12:05 WIB

EBT Masuk Gelombang Kedua, ESDM Sebut Migas Jadi Prioritas Investasi Danantara

EBT Masuk Gelombang Kedua, ESDM Sebut Migas Jadi Prioritas Investasi Danantara

Bisnis | Selasa, 11 Maret 2025 | 14:52 WIB

Amien Rais Khawatir Prabowo Terpuruk, Sentil Jokowi dan Proyek Ambisius Danantara

Amien Rais Khawatir Prabowo Terpuruk, Sentil Jokowi dan Proyek Ambisius Danantara

News | Selasa, 11 Maret 2025 | 09:35 WIB

Dony Oskaria Ungkap Kabar Terbaru Daftar Pengurus Danantara, Orang Asing Lagi?

Dony Oskaria Ungkap Kabar Terbaru Daftar Pengurus Danantara, Orang Asing Lagi?

Bisnis | Senin, 10 Maret 2025 | 17:02 WIB

Terkini

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:10 WIB

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:08 WIB

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:02 WIB

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:56 WIB

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:52 WIB

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:45 WIB

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:18 WIB

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:50 WIB

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:45 WIB

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:42 WIB