Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

37 Bandara InJourney Siap Beroperasi Nonstop 24 Jam untuk Kelancaran Mudik Lebaran 2025

Fabiola Febrinastri | Restu Fadilah | Suara.com

Senin, 17 Maret 2025 | 21:10 WIB
37 Bandara InJourney Siap Beroperasi Nonstop 24 Jam untuk Kelancaran Mudik Lebaran 2025
Direktur Utama InJourney, Maya Watono dalam Media Gathering dan Iftar di Kantor Injourney, Sarinah, Jakarta Pusat, Senin, (17/3/2025). (Dok: Restu Fadilah/Suara.com)

Suara.com - Menyambut periode angkutan Lebaran tahun 2025, PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau yang lebih dikenal dengan InJourney, memastikan kesiapan operasional di 37 bandara yang berada di bawah pengelolaannya. Persiapan ini dilakukan guna menjamin kelancaran arus mudik dan arus balik yang diperkirakan akan mengalami lonjakan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

Direktur Utama InJourney, Maya Watono, menegaskan bahwa selama periode arus mudik Lebaran, seluruh bandara yang dikelola oleh InJourney akan beroperasi penuh selama 24 jam. Hal ini bertujuan untuk mengakomodasi peningkatan jumlah penumpang serta memastikan setiap perjalanan berjalan dengan aman, nyaman, dan lancar. Dengan adanya operasional penuh ini, diharapkan tidak terjadi penumpukan penumpang di bandara, sehingga masyarakat dapat menikmati pengalaman perjalanan yang lebih baik.

Sebagai bagian dari persiapan dalam menghadapi lonjakan penumpang, InJourney telah melakukan berbagai upaya strategis. Salah satu langkah utama yang dilakukan adalah dengan menambah jumlah personel yang bertugas di bandara. Jumlah tenaga kerja yang sebelumnya berjumlah sekitar 37.000 personel kini telah ditingkatkan menjadi 50.300 personel. Penambahan ini mencakup tambahan 13.300 tenaga operasional yang bertugas di berbagai titik pelayanan utama, seperti keamanan, layanan pelanggan, dan operasional penerbangan. Langkah ini diambil guna memastikan bahwa setiap aspek operasional dapat berjalan dengan optimal tanpa kendala berarti.

Selain penambahan personel, peningkatan fasilitas dan peralatan di bandara juga menjadi fokus utama InJourney. Berbagai peralatan pendukung telah diperbarui untuk memastikan operasional bandara dapat berjalan lebih efisien. Selain itu, pemantauan lalu lintas udara diperketat guna menghindari potensi gangguan yang dapat mempengaruhi kelancaran penerbangan. Dengan langkah-langkah ini, InJourney berharap dapat menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi para pengguna jasa penerbangan.

“Kami berkomitmen untuk mendukung kelancaran arus mudik. Jadi, 37 bandara akan beroperasi 24 jam selama periode lebaran. Kami juga menambah personel dan peralatan untuk memastikan bahwa perjalanan selama lebaran berlangsung dengan lancar," ujar Maya Watono dalam Media Gathering dan Iftar di Kantor Injourney, Sarinah, Jakarta Pusat, Senin, (17/3/2025).

Selain memastikan kelancaran operasional bandara, InJourney juga mendukung kebijakan pemerintah dalam penyelenggaraan angkutan Lebaran tahun ini. Salah satu bentuk dukungan yang diberikan adalah melalui pemberian diskon Passenger Service Charge (PSC) serta insentif bagi maskapai penerbangan dalam bentuk skema PJP4U (Pelayanan Jasa Pendaratan, Penempatan, dan Penyimpanan Pesawat Udara). Kebijakan ini bertujuan untuk menekan harga tiket pesawat sehingga dapat meningkatkan keterjangkauan transportasi udara bagi masyarakat luas.

Berdasarkan proyeksi yang telah dilakukan, jumlah penumpang selama periode mudik Lebaran 2025 diperkirakan akan mencapai 10,8 juta orang. Angka ini mengalami peningkatan sekitar 9% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. Selain itu, pergerakan pesawat juga diperkirakan mengalami pertumbuhan sebesar 5%, yang didorong oleh meningkatnya Seat Load Factor (SLF) atau tingkat keterisian kursi penerbangan.

Puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 28 Maret 2025, dengan jumlah penumpang mencapai sekitar 790.000 orang. Sementara itu, puncak arus balik diperkirakan akan jatuh pada 7 April 2025, dengan jumlah penumpang sekitar 770.000 orang. Peningkatan volume penumpang ini turut dipengaruhi oleh kebijakan pemerintah yang memperpanjang periode liburan Lebaran, terutama dengan adanya Hari Raya Nyepi pada 11 Maret, yang membuat banyak masyarakat memilih untuk memanfaatkan waktu libur lebih lama.

Adapun beberapa bandara yang diprediksi mengalami lonjakan jumlah penumpang tertinggi antara lain Bandara Soekarno-Hatta di Tangerang, Bandara Juanda di Surabaya, Bandara Sultan Hasanuddin di Makassar, serta Bandara Minangkabau di Padang. Selain itu, sebagai destinasi wisata unggulan, Pulau Bali juga diperkirakan akan mengalami peningkatan jumlah penumpang secara signifikan, kecuali pada saat Nyepi yang jatuh pada 29 Maret, di mana operasional Bandara I Gusti Ngurah Rai akan dihentikan sementara sesuai dengan tradisi setempat.

Untuk memastikan kelancaran arus mudik, InJourney juga telah menyiapkan posko angkutan Lebaran yang akan mulai beroperasi sejak 24 Maret hingga 11 April 2025. Khusus untuk wilayah Bali, posko ini akan mulai beroperasi lebih awal, yakni pada 21 Maret 2025, guna mengantisipasi arus wisatawan yang datang dan pergi dari Pulau Dewata.

Dengan berbagai langkah strategis yang telah dipersiapkan, InJourney optimistis dapat menghadirkan layanan transportasi udara yang lebih baik selama periode mudik Lebaran tahun ini. Upaya ini merupakan wujud komitmen perusahaan dalam mendukung kelancaran arus transportasi nasional serta memberikan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman, aman, dan efisien bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jalur Pansela: Alternatif Mudik Lebaran 2025 yang Nyaman dan Menawan

Jalur Pansela: Alternatif Mudik Lebaran 2025 yang Nyaman dan Menawan

Otomotif | Senin, 17 Maret 2025 | 20:20 WIB

Mudik Lebaran 2025: Ini Titik Macet Pantura dan Tips Ampuh Mengatasinya

Mudik Lebaran 2025: Ini Titik Macet Pantura dan Tips Ampuh Mengatasinya

News | Senin, 17 Maret 2025 | 19:20 WIB

Jangan Sampai Kehabisan Panduan Lengkap Beli Tiket Feri Online Mudik Lebaran 2025

Jangan Sampai Kehabisan Panduan Lengkap Beli Tiket Feri Online Mudik Lebaran 2025

News | Senin, 17 Maret 2025 | 17:56 WIB

Mayoritas SPBU Pertamina di Jalur Mudik, Konsumsi Pertalite-Pertamax Tetap Naik

Mayoritas SPBU Pertamina di Jalur Mudik, Konsumsi Pertalite-Pertamax Tetap Naik

Bisnis | Senin, 17 Maret 2025 | 17:43 WIB

Pertimbangkan Tambah Kuota Mudik Gratis, Pramono: Satu-Dua Hari Ini Kami Putuskan

Pertimbangkan Tambah Kuota Mudik Gratis, Pramono: Satu-Dua Hari Ini Kami Putuskan

News | Senin, 17 Maret 2025 | 16:16 WIB

Kendaraan Menuju Merak akan Hadapi Rekayasa Lalu Lintas Delaying System saat Mudik, Apa Itu?

Kendaraan Menuju Merak akan Hadapi Rekayasa Lalu Lintas Delaying System saat Mudik, Apa Itu?

Otomotif | Senin, 17 Maret 2025 | 15:19 WIB

Terkini

Qavah Group Mau Lipat Gandakan Investasi China ke RI

Qavah Group Mau Lipat Gandakan Investasi China ke RI

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:40 WIB

Harga Minyakita di Wilayah Timur Masih Melambung, Kemendag Soroti Kendala Logistik

Harga Minyakita di Wilayah Timur Masih Melambung, Kemendag Soroti Kendala Logistik

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:10 WIB

Kadin China Kirim Surat Protes ke Prabowo, Keluhkan Royalti Tambang, RKAB Nikel hingga Satgas PKH

Kadin China Kirim Surat Protes ke Prabowo, Keluhkan Royalti Tambang, RKAB Nikel hingga Satgas PKH

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:53 WIB

Pemerintah Waspadai Lonjakan Harga Gula Pasir, Skema SPHP Diusulkan

Pemerintah Waspadai Lonjakan Harga Gula Pasir, Skema SPHP Diusulkan

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:35 WIB

Siloam Tutup RUPST Tahun Buku 2025, Lanjutkan Pertumbuhan Berkelanjutan Lewat Diferensiasi Arketipe

Siloam Tutup RUPST Tahun Buku 2025, Lanjutkan Pertumbuhan Berkelanjutan Lewat Diferensiasi Arketipe

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:02 WIB

Rupiah Ambruk ke Rp17.500, Pedagang Elektronik Pasar Minggu Ungkap Penjualan Telah Anjlok 50 Persen

Rupiah Ambruk ke Rp17.500, Pedagang Elektronik Pasar Minggu Ungkap Penjualan Telah Anjlok 50 Persen

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:00 WIB

Paradoks Beras: Stok Melimpah 5,19 Juta Ton, Harga di 105 Daerah Masih Melonjak

Paradoks Beras: Stok Melimpah 5,19 Juta Ton, Harga di 105 Daerah Masih Melonjak

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:24 WIB

Rupiah Tembus di Rp17.500, Pedagang Elektronik: Harga Sudah Naik 5 Persen

Rupiah Tembus di Rp17.500, Pedagang Elektronik: Harga Sudah Naik 5 Persen

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:07 WIB

Rupiah Tembus Rp17.528, Harga Laptop dan Ponsel di Mall Ambasador Terancam Melonjak

Rupiah Tembus Rp17.528, Harga Laptop dan Ponsel di Mall Ambasador Terancam Melonjak

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 18:58 WIB

Siap-siap! Dana Rp 31,5 Triliun Bakal Hilang dari Pasar Modal RI

Siap-siap! Dana Rp 31,5 Triliun Bakal Hilang dari Pasar Modal RI

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 18:32 WIB