Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.610.000
Beli Rp2.480.000
IHSG 5.820,790
LQ45 573,007
Srikehati 285,023
JII 338,419
USD/IDR 17.957

Ray Dalio dan Danantara: Miliarder Wall Street yang Kini Mengawal Aset Indonesia

Denada S Putri

Senin, 24 Maret 2025 | 21:45 WIB
Ray Dalio dan Danantara: Miliarder Wall Street yang Kini Mengawal Aset Indonesia
Raymond Thomas Dalio atau Ray Dalio. [Ist]

Suara.com - Raymond Thomas Dalio, atau yang lebih dikenal sebagai Ray Dalio, adalah seorang investor dan filantropis terkemuka asal Amerika Serikat. Ia ditunjuk sebagai Dewan Pengawas Danantara atau Daya Anagata Nusantara.

Ia dikenal sebagai pendiri Bridgewater Associates, salah satu perusahaan manajemen investasi terbesar di dunia.

Baru-baru ini, Dalio ditunjuk sebagai Ketua Dewan Penasihat Danantara Indonesia, sebuah dana kekayaan negara yang baru dibentuk dengan tujuan mengelola aset negara senilai sekitar $900 miliar.

Karier dan Prestasi

Ray Dalio mendirikan Bridgewater Associates pada tahun 1975 dari apartemennya di New York.

Di bawah kepemimpinannya, Bridgewater berkembang menjadi salah satu hedge fund paling sukses di dunia.

Dalio dikenal karena pendekatannya yang berbasis prinsip dalam investasi dan manajemen, yang kemudian ia tuangkan dalam bukunya yang berjudul "Principles".

Raymond Thomas Dalio atau Ray Dalio. [Ist]
Raymond Thomas Dalio atau Ray Dalio. [Ist]

Peran di Danantara Indonesia

Sebagai Ketua Dewan Penasihat Danantara Indonesia, Dalio diharapkan membawa pengalaman dan wawasannya dalam pengelolaan investasi global untuk membantu mencapai target pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 8% pada tahun 2029.

baca juga

Danantara berencana untuk menginvestasikan $20 miliar dalam proyek-proyek yang berkaitan dengan sumber daya alam, pengembangan kecerdasan buatan, energi, dan ketahanan pangan. Reuters+1Suara Rembang+1

Pandangan tentang Indonesia

Dalio melihat potensi besar dalam perekonomian Indonesia. Ia menyoroti utang yang rendah dan ketersediaan dana sebagai modal untuk investasi sebagai faktor-faktor yang mendukung pertumbuhan ekonomi negara ini.

Dampak dan Harapan

Kehadiran Dalio dalam struktur kepemimpinan Danantara diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan investor dan membawa praktik terbaik dalam pengelolaan dana kekayaan negara. Namun, penunjukan ini juga menimbulkan kekhawatiran di pasar mengenai potensi campur tangan politik dan transparansi dalam pengelolaan dana tersebut.

Dengan rekam jejak dan pengalamannya, Ray Dalio diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam mencapai tujuan strategis Danantara dan mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia di masa depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Helman Sitohang: Mantan CEO Credit Suisse yang Kini Jadi Penasihat Danantara

Helman Sitohang: Mantan CEO Credit Suisse yang Kini Jadi Penasihat Danantara

News | Senin, 24 Maret 2025 | 20:44 WIB

Jejak Karier Djamal Attamimi, Bono Daru Adji dan Stefanus Ade, Tiga Holding Investasi Danantara!

Jejak Karier Djamal Attamimi, Bono Daru Adji dan Stefanus Ade, Tiga Holding Investasi Danantara!

News | Senin, 24 Maret 2025 | 19:37 WIB

Pengamat: IHSG Melemah Bukan Karena Danantara

Pengamat: IHSG Melemah Bukan Karena Danantara

Bisnis | Senin, 24 Maret 2025 | 19:27 WIB

Terkini

CORE Sebut Penurunan Harga LNG Tekan Risiko PHK, Namun Bukan Solusi Tunggal

CORE Sebut Penurunan Harga LNG Tekan Risiko PHK, Namun Bukan Solusi Tunggal

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 14:31 WIB

Harga Emas Anjlok Parah, Rekor Terburuk Sejak 2008

Harga Emas Anjlok Parah, Rekor Terburuk Sejak 2008

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 14:17 WIB

Purbaya Akui Belum Terima Usulan Kemenhub soal Anggaran Flyover Kereta Api Rp 4 Triliun

Purbaya Akui Belum Terima Usulan Kemenhub soal Anggaran Flyover Kereta Api Rp 4 Triliun

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 14:15 WIB

Tren Remitansi Digital Kian Dilirik, Ini Deret Keunggulannya

Tren Remitansi Digital Kian Dilirik, Ini Deret Keunggulannya

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 13:54 WIB

Polemik Revisi UU Hak Cipta: Nasib Musisi, UMKM Hingga Jurnalis Dipertaruhkan

Polemik Revisi UU Hak Cipta: Nasib Musisi, UMKM Hingga Jurnalis Dipertaruhkan

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 13:47 WIB

Ekonomi Sirkular Dinilai Bisa Ciptakan Peluang Usaha Baru, Industri Didorong Perbanyak Daur Ulang

Ekonomi Sirkular Dinilai Bisa Ciptakan Peluang Usaha Baru, Industri Didorong Perbanyak Daur Ulang

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 13:40 WIB

IHSG Jadi Bursa Kinerja Terburuk Global, Aksi Jual Saham Perbankan Tekan Perdagangan

IHSG Jadi Bursa Kinerja Terburuk Global, Aksi Jual Saham Perbankan Tekan Perdagangan

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 13:29 WIB

BUMI Ambles Terus-terusan, Segini Target Harga Sahamnya

BUMI Ambles Terus-terusan, Segini Target Harga Sahamnya

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 13:20 WIB

ICW Soroti Business Judgment Rule Danantara: Jadi Solusi atau Masalah Baru?

ICW Soroti Business Judgment Rule Danantara: Jadi Solusi atau Masalah Baru?

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 13:10 WIB

IHSG Terus-terusan Anjlok ke Level 5.671 Hingga Sesi I, BBCA Masih Merah

IHSG Terus-terusan Anjlok ke Level 5.671 Hingga Sesi I, BBCA Masih Merah

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 12:48 WIB

×