Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.865.000
Beli Rp2.745.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Kekayaan Putrama Wahju Setyawan, Dirut BNI yang Baru

M Nurhadi | Suara.com

Rabu, 26 Maret 2025 | 16:43 WIB
Kekayaan Putrama Wahju Setyawan, Dirut BNI yang Baru
Profil, Kekayaan dan Karier Putrama Wahju Setyawan, Dirut Baru BNI (IST)

Suara.com - Putrama Wahju Setyawan resmi ditunjuk sebagai Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang berlangsung pada Rabu (26/3/2025). Berikut adalah profil, jejak karier, dan kekayaan Putrama Wahju Setyawan.

Penunjukan ini menandai babak baru dalam kepemimpinan BNI setelah sebelumnya posisi tersebut dipegang oleh Royke Tumilaar sejak 2020. Berbekal pengalaman dan kepemimpinan yang telah teruji di berbagai posisi strategis, Putrama diyakini mampu membawa BNI ke arah yang lebih baik.

Sebelum diangkat sebagai Direktur Utama BNI, Putrama telah menempati berbagai posisi penting dalam perusahaan. Berikut informasi selengkapnya.

Profil Putrama Wahju Setyawan

Lahir pada tahun 1969, Putrama Wahju Setyawan merupakan lulusan Universitas Gadjah Mada (UGM). Ia meraih gelar Sarjana di bidang Kehutanan sebelum melanjutkan studinya hingga memperoleh gelar Magister Akuntansi dari universitas yang sama.

Latar belakang akademiknya ini memberikan fondasi kuat dalam memahami aspek ekonomi, bisnis, dan manajemen keuangan yang menjadi keahliannya dalam dunia perbankan, hingga dipercaya untuk memimpin BNI menghadapi tantangan industri keuangan yang semakin dinamis.

Perjalanan Karier

Putrama Wahju Setyawan memiliki pengalaman lebih dari dua dekade di industri perbankan, khususnya di BNI. Kariernya di bank pelat merah ini dimulai dari berbagai posisi strategis, yaitu sebagai berikut:

  • 2011-2014: Kepala Divisi Corporate Remedial and Recovery BNI, menangani pemulihan kredit korporasi yang bermasalah.
  • 2014-2015: Kepala Divisi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Pemerintah, bertanggung jawab atas layanan perbankan bagi institusi pemerintah dan perusahaan negara.
  • 2015-2016: Kepala Divisi Commercial Remedial and Recovery BNI, menangani pemulihan kredit di segmen bisnis komersial.
  • 2016: Senior Executive Vice President (SEVP) Middle Business BNI, memimpin segmen bisnis menengah.
  • 2020: Direktur Bisnis Korporasi BNI, mengelola layanan perbankan untuk klien korporasi.
  • 2020: Direktur Treasury dan Internasional BNI, menangani operasi treasury dan bisnis internasional bank.
  • 2020-2022: Direktur Utama PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo), memperkuat peran perusahaan dalam mendukung pembiayaan bagi UMKM.
  • 2022-2024: Direktur Retail Banking BNI, bertanggung jawab atas inovasi layanan perbankan ritel dan pengembangan strategi ekspansi jaringan.
  • Maret 2024: Wakil Direktur Utama BNI, membantu mengelola operasional bank secara keseluruhan.

Dengan rekam jejak yang solid di berbagai sektor perbankan, akhirnya pada 2025, Putrama Wahju Setyawan diangkat sebagai Direktur

Kekayaan Putrama Wahju Setyawan Utama BNI.

Sebagai salah satu pejabat tinggi di sektor keuangan, Putrama Wahju Setyawan memiliki total kekayaan yang dilaporkan mencapai Rp66,1 miliar berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) tahun 2023. Berikut rinciannya:

1. Tanah dan Bangunan senilai Rp8,5 miliar yang terletak di beberapa kota, yaitu Bekasi, Surakarta, dan Sleman.

2. Alat Transportasi dan Mesin senilai Rp9,7M, yang terdiri dari:

  • Mobil Mitsubishi Pajero Sport senilai Rp300 juta
  • Mobil Mercedes Benz E400 senilai Rp150 juta
  • Mobil Mercedes Benz Jeep senilai Rp500 juta
  • Mobil Jeep GLC 300 4M Coupe senilai Rp1,47 miliar
  • Mobil Suzuki Jimny senilai Rp350 juta
  • Mobil Suzuki Jimny senilai Rp500 juta
  • Mobil Toyota Land Cruiser senilai Rp2,18 miliar
  • Mobil Toyota Land Cruiser 70 Troop Carrier senilai Rp2,3 miliar)
  • Mobil Mercedes-Benz G300 Single Cabin senilai Rp1,1 miliar)
  • Motor Yamaha NMAX senilai Rp23 juta
  • Motor Vespa Primavera senilai Rp27 juta
  • Motor Kawasaki W800 senilai Rp250 juta
  • Motor BMW R NINE T senilai Rp200 juta
  • Motor Harley Davidson XL 1200X Sportster senilai Rp350 juta

3. Harta bergerak lainnya senilai Rp522 juta
4. Surat berharga senilai Rp37,3 miliar
5. Kas dan setara kas senilai Rp10,06 miliar

Demikianlah informasi terkait profil, kekayaan, dan karier Putrama Wahju Setyawan yang kini menjadi Dirut baru BNI.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Putrama Wahju Setyawan Jadi Dirut BNI Lengserkan Royke Tumilaar, Begini Jejak Kariernya

Putrama Wahju Setyawan Jadi Dirut BNI Lengserkan Royke Tumilaar, Begini Jejak Kariernya

Bisnis | Rabu, 26 Maret 2025 | 13:47 WIB

3 Bank Himbara Tebar Dividen Rp109 Triliun, Sebagian Besar Disetor ke Danantara

3 Bank Himbara Tebar Dividen Rp109 Triliun, Sebagian Besar Disetor ke Danantara

Bisnis | Rabu, 26 Maret 2025 | 12:34 WIB

BNI Tebar Dividen Rp13,95 Triliun, Mayoritas untuk Negara

BNI Tebar Dividen Rp13,95 Triliun, Mayoritas untuk Negara

Bisnis | Rabu, 26 Maret 2025 | 12:09 WIB

Mau Rombak Direksi, BNI Laporkan Nasabah Emerald Naik

Mau Rombak Direksi, BNI Laporkan Nasabah Emerald Naik

Bisnis | Rabu, 26 Maret 2025 | 12:09 WIB

Kabar Baik Buat Investor, Porsi Dividen BBNI Direncanakan Bertambah!

Kabar Baik Buat Investor, Porsi Dividen BBNI Direncanakan Bertambah!

Bisnis | Rabu, 26 Maret 2025 | 10:39 WIB

RUPS BNI, Bocoran Direksi Baru dan Tunjangan Jumbo yang Bakal Diterima

RUPS BNI, Bocoran Direksi Baru dan Tunjangan Jumbo yang Bakal Diterima

Bisnis | Rabu, 26 Maret 2025 | 08:42 WIB

Terkini

Pemerintah Umumkan Respons Pembelaan Investigasi Dagang AS Hari Ini

Pemerintah Umumkan Respons Pembelaan Investigasi Dagang AS Hari Ini

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 18:39 WIB

Airlangga Akui AS Penyumbang Surplus Perdagangan dan Destinasi Ekspor Terbesar RI

Airlangga Akui AS Penyumbang Surplus Perdagangan dan Destinasi Ekspor Terbesar RI

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 18:26 WIB

Airlangga Ungkap Alasan Cicilan Kopdes Merah Putih Dibayar dari APBN

Airlangga Ungkap Alasan Cicilan Kopdes Merah Putih Dibayar dari APBN

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 18:14 WIB

Rumah Murah di Bawah Rp 100 Juta Mulai Diburu Masyarakat

Rumah Murah di Bawah Rp 100 Juta Mulai Diburu Masyarakat

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 17:53 WIB

Utang Luar Negeri RI Tembus Rp 7.509 Triliun per Februari, Masih Aman?

Utang Luar Negeri RI Tembus Rp 7.509 Triliun per Februari, Masih Aman?

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 17:47 WIB

Anhar Sudradjat: Investasi Rumah Lebih Menguntungkan Dibanding Emas

Anhar Sudradjat: Investasi Rumah Lebih Menguntungkan Dibanding Emas

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 17:47 WIB

Dihantam Aksi Jual, IHSG Terkapar ke Level 7.623

Dihantam Aksi Jual, IHSG Terkapar ke Level 7.623

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 17:15 WIB

Purbaya Ubah Aturan Restitusi Pajak Usai Duga Ada Kebocoran, Berlaku 1 Mei 2026

Purbaya Ubah Aturan Restitusi Pajak Usai Duga Ada Kebocoran, Berlaku 1 Mei 2026

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 16:47 WIB

Rupiah Kian Terpuruk ke Level Rp 17.143/USD

Rupiah Kian Terpuruk ke Level Rp 17.143/USD

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 16:02 WIB

Utang Rp 1 Juta Tak Masuk SLIK, Solusi Akses KPR atau Ancaman Kredit Macet?

Utang Rp 1 Juta Tak Masuk SLIK, Solusi Akses KPR atau Ancaman Kredit Macet?

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 15:15 WIB