Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.645.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.491

Genjot Penjulalan, Emiten BELI Tetap Gelar Promo Diskon Tanggal Kembar di Bulan April

Achmad Fauzi | Suara.com

Sabtu, 29 Maret 2025 | 09:41 WIB
Genjot Penjulalan, Emiten BELI Tetap Gelar Promo Diskon Tanggal Kembar di Bulan April
Ilustrasi Blibli. [Antara]

Suara.com - PT Global Digital Niaga Tbk. (BELI) atau Blibli kembali menunjukkan inovasinya dalam menghadapi tantangan libur Lebaran dengan menggelar program promo diskon tanggal kembar di awal bulan April.

Langkah ini merupakan strategi unggul guna mendongkrak penjualan dan menjaga kepercayaan pelanggan meski situasi libur Lebaran yang tidak lazim pada bulan April. Keputusan tersebut dinilai mampu mengatasi kekurangan tenaga kerja dan keterbatasan pasokan barang yang sering terjadi di masa libur.

Libur Lebaran di awal April menjadi tantangan tersendiri bagi banyak rumah tangga di perkotaan, mulai dari ‘kerja ekstra’ mengurus rumah karena ditinggal mudik asisten rumah tangga (ART) hingga kesulitan mendapatkan berbagai keperluan rumah tangga karena banyak toko yang tutup.

Namun, Emiten BELI menggelar kampanye Blibli 4.4: Pasti Tetap Buka yang berlangsung pada 4-6 April 2025. Kampanye ini menghadirkan berbagai promo spesial, seperti cashback hingga Rp500 ribu, Mega Flash Sale dengan diskon 50 persen, serta program Serba 4 dan 14 ribu di beberapa kategori favorit seperti groceries, beauty, milk & diapers, dan official store supermarket.

Head of Campaign Blibli, Wilson Kiantoro mengatakan, perseroan memahami bahwa masa libur lebaran adalah waktu berkualitas untuk bersama keluarga.

"Selama libur lebaran tahun ini, Blibli akan menjadi “asisten” tepercaya dan handal, karena Blibli 4.4 Pasti Tetap Buka untuk memenuhi berbagai kebutuhan harian keluarga," ujar Wilson di Jakarta, Sabtu (29/3/2025).

Kampanye Blibli 4.4: Pasti Tetap Buka didukung oleh solusi “Disediakan Blibli” (Fulfillment by Blibli) yang memastikan ketersediaan stok barang di gudang Blibli yang tersebar di berbagai kota besar di Indonesia.

Selain itu, layanan Kurir BES Paket sebagai logistik in-house Blibli tetap beroperasi normal guna menjamin pengiriman dalam kota berjalan dengan lancar. Pelanggan juga diberikan opsi layanan pengiriman Green Delivery untuk prioritas kendaraan ramah lingkungan yang mendukung pengurangan emisi karbon. Layanan ini memanfaatkan armada kendaraan listrik dan hybrid sehingga pengantaran barang menjadi lebih efisien dan ramah lingkungan.

Promo menarik lainnya yang ditawarkan antara lain cashback hingga Rp500 ribu untuk berbagai kategori belanja, mulai dari groceries, menu resto, frozen food, mainan, hingga peralatan elektronik rumah tangga dengan opsi pengiriman cepat 2 jam sampai.

Selain itu, pelanggan dapat menikmati penawaran brand deals 100 persen orisinal dari merek ternama seperti Adidas, VANS Indonesia, H&M, MAP, Allbirds, Nike, ON, Unilever, Ranch Market, Farmers Market, GoPro, dan Insta360.

Dengan berbagai promo dan inovasi tersebut, Blibli berupaya memberikan pengalaman belanja yang memuaskan dan menyenangkan bagi setiap pelanggan. Kampanye ini diharapkan mampu mengatasi kendala logistik dan keterbatasan pasokan barang di masa libur Lebaran yang unik ini.

Pelanggan juga dapat mengumpulkan poin Blibli Tiket Rewards untuk menghemat transaksi berikutnya atau menukarnya dengan berbagai Deals menarik. Melalui strategi yang matang, Blibli siap menjadi mitra terpercaya dalam memenuhi berbagai kebutuhan harian masyarakat.

Kinerja Keuangan

Emiten Grup Djarum, PT Global Digital Niaga Tbk (BELI), mencatatkan kinerja positif sepanjang kuartal III/2024 dengan pertumbuhan pendapatan bersih konsolidasi sebesar 16 persen secara tahunan (YoY) menjadi Rp4,27 triliun. Sementara itu, sepanjang sembilan bulan pertama 2024, pendapatan bersih Blibli tumbuh 6 persen YoY menjadi Rp12,13 triliun.

Pertumbuhan terbesar berasal dari segmen institusi dan toko fisik. Pada kuartal III/2024, segmen institusi melonjak 57 persen YoY menjadi Rp1,39 triliun, sedangkan toko fisik tumbuh 36 persen YoY menjadi Rp1,38 triliun. Secara kumulatif sepanjang sembilan bulan 2024, segmen institusi mencatat pertumbuhan 91 persen YoY menjadi Rp4,03 triliun, sementara toko fisik naik 30 persen YoY menjadi Rp3,98 triliun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jelang Lebaran, Bos dan Karyawan Garuda (GIAA) Justru Saling Bersitegang

Jelang Lebaran, Bos dan Karyawan Garuda (GIAA) Justru Saling Bersitegang

Bisnis | Jum'at, 28 Maret 2025 | 09:20 WIB

Emiten TSPC Bawa Mudik 3.000 Karyawan Mitra ke Kampung Halaman

Emiten TSPC Bawa Mudik 3.000 Karyawan Mitra ke Kampung Halaman

Bisnis | Jum'at, 28 Maret 2025 | 09:01 WIB

Jelang Perubahan Regulasi, BEEF Siapkan Langkah Impor Sapi Brasil

Jelang Perubahan Regulasi, BEEF Siapkan Langkah Impor Sapi Brasil

Bisnis | Rabu, 26 Maret 2025 | 18:42 WIB

Terkini

Dorong Transisi Energi Global, Pertamina NRE Kaji Pengembangan Energi Terbarukan di Bangladesh

Dorong Transisi Energi Global, Pertamina NRE Kaji Pengembangan Energi Terbarukan di Bangladesh

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 20:38 WIB

Harga Minyak Bakal Naik Pekan Depan? Ini Prediksinya

Harga Minyak Bakal Naik Pekan Depan? Ini Prediksinya

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 16:53 WIB

BRI Terapkan Aturan Baru Rekening 2026: Ini Beda Status Aktif, Tidak Aktif, dan Dormant

BRI Terapkan Aturan Baru Rekening 2026: Ini Beda Status Aktif, Tidak Aktif, dan Dormant

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 15:27 WIB

Cara Cek NIK Penerima Bansos Kemensos Usai Update dari DTKS Jadi DTSEN

Cara Cek NIK Penerima Bansos Kemensos Usai Update dari DTKS Jadi DTSEN

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:53 WIB

Rupiah Bisa Tembus Rp17.900, Ini Alasan Mata Uang RI Diproyeksi Makin Anjlok!

Rupiah Bisa Tembus Rp17.900, Ini Alasan Mata Uang RI Diproyeksi Makin Anjlok!

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:17 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit dan Daging Ayam Naik, Beras Premium Tetap Tinggi

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit dan Daging Ayam Naik, Beras Premium Tetap Tinggi

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:03 WIB

3 Pilihan Aset Aman untuk Investasi saat Rupiah Melemah ke Rp17.600 per Dolar AS

3 Pilihan Aset Aman untuk Investasi saat Rupiah Melemah ke Rp17.600 per Dolar AS

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 11:15 WIB

IKN Disebut 'Gegabah Terstruktur', Prabowo Diminta Evaluasi Proyek Era Jokowi

IKN Disebut 'Gegabah Terstruktur', Prabowo Diminta Evaluasi Proyek Era Jokowi

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 10:19 WIB

Nilai Tukar Rupiah dari Masa ke Masa, Era Prabowo Subianto di Posisi Berapa?

Nilai Tukar Rupiah dari Masa ke Masa, Era Prabowo Subianto di Posisi Berapa?

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 09:41 WIB

Kesepakatan China-AS Jadi 'Omong Kosong', Perang Masih Ancam Ekonomi Dunia

Kesepakatan China-AS Jadi 'Omong Kosong', Perang Masih Ancam Ekonomi Dunia

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 09:34 WIB