Kronologi Oknum Polisi Doxing Warga Denmark Keturunan Indonesia, Panen Hujatan Publik

M Nurhadi

Minggu, 06 April 2025 | 08:37 WIB
Kronologi Oknum Polisi Doxing Warga Denmark Keturunan Indonesia, Panen Hujatan Publik
Ilustrasi [Luis Villasmil on Unsplash]

Suara.com - Seorang oknum polisi diduga melakukan doxing atau penyebaran data pribadi warga Denmark keturunan Indonesia. Seperti klarifikasi yang tersebar di akun X atau Twitter, kronologi kasus tersebut dimulai WNI bernama Sverre Dahl Nielsen di-doxing oknum polisi Indonesia dimulai ketika dirinya banyak berbicara untuk menentang korupsi di pemerintahan. Sverre merupakan warga negara Denmark keturunan Indonesia.

Namun, setelah dia berbicara mengenai kasus korupsi tersebut data pribadinya malah bocor serta akunnya diretas. Setelahnya Sverre menghilang dari media sosial dan menyeret kasus ini ke ranah hukum yang lebih serius.

Ketika kasus doxing dan peretasan akun terus diproses, seorang mahasiswa Indonesia di Denmark berinisial A, mengulurkan tangan untuk menawarkan dukungan moral dan bahkan secara pribadi mengundang kedutaan. Sverre menyambut baik uluran tangan tersebut.

Sayangnya, netizen berasumsi A menjadi penyebab Sverre menghilang dari media sosial. Padahal, alasan sebenarnya adalah lantaran dirinya perlu berdiskusi untuk membuat keputusan.

Beberapa setelah peretasan akun Sverre, kantor kepolisian Indonesia mengeluarkan permintaan maaf resmi. Perwakilan mereka bahkan melakukan perjalanan ke kediaman pribadi Sverre di Kopenhagen untuk meminta maaf secara langsung.

Pada saat itu, Sverre diberi dua pilihan: menerima permintaan maaf atau terus melanjutkan kasus ke ranah hukum yang bisa jadi melibatkan polisi internasional atau interpol. Akhirnya Sverre memutuskan untuk memaafkan dan tidak melanjutkan kasus lantaran sejumlah alasan.

Sverre menyebutkan alasan pertamanya karena dia melaporkan peristiwa doxing tersebut tanpa sepengetahuan sang ayah. Namun, ketika ayahnya tahu, dia malah menyebut bahwa melanjutkan kasus hanya akan membuat hubungan diplomatik Indonesia – Denmark merenggang. Sverre menyadari nasihat ayahnya, yang juga terlibat dalam pemerintahan, ada benarnya.

Tak cuma di dunia maya, Sverre juga mengalami intimidasi di dunia nyata yang menurutnya kini lebih mendesak dan membutuhkan perhatian penuh untuk diurus bersama kepolisian Denmark. Kemudian, Sverre juga menyadari jika dirinya terus melanjutkan kasus doxing ke ranah hukum, hal ini justru bakal mempersulit orang Indonesia yang ingin tinggal di Denmark. Di sisi lain dirinya memiliki banyak teman Indonesia yang bermimpi untuk belajar di universitas – universitas terbaik di negara tersebut.

Terakhir, Sverre mengatakan dirinya sedang mempersiapkan diri untuk masuk universitas, hal yang dia prioritaskan untuk masa depan. Sementara berurusan dengan kasus hukum yang berkepanjangan akan memakan banyak waktu dan energi yang bisa digunakan untuk memikirkan pendidikan.

baca juga

Perwakilan kepolisian Indonesia meyakinkan bahwa oknum yang bertanggung jawab atas doxing telah dipecat dan akan menghadapi konsekuensi yang pantas didapatkan di Indonesia. Penyelidikan terpisah oleh pihak berwenang Denmark juga menegaskan bahwa kasus ini memang tindakan individu, bukan atas perintah institusi kepolisian.

Terakhir, Sverre menegaskan keputusan untuk tidak melanjutkan kasus dibuat bukan karena kelemahan tetapi karena dirinya percaya hal tersebut adalah jalan terbaik ke depan. “Saya tidak ingin insiden ini merusak hubungan antara Denmark dan Indonesia, saya juga tidak ingin itu menciptakan kesulitan yang tidak perlu bagi orang-orang yang tidak bersalah,” kata dia dalam pernyataan resmi.

Terakhir, Sverre menyatakan tidak akan membiarkan situasi ini menyita seluruh waktu dan energi ketika dirinya memiliki tujuan penting lainnya yang harus diperhatikan. Dirinya meminta kepada seluruh pihak untuk berhenti menyebarkan informasi yang salah, terutama mengenai A dan KBRI, yang tidak memiliki pengaruh pada keputusan akhir dirinya. Situasi ini diakuinya memang sangat sulit, namun Sverre memilih untuk bergerak maju.

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Seorang Polisi Jadi Korban Begal di Cikarang, Honda Scoopy Miliknya Dibawa Kabur

Seorang Polisi Jadi Korban Begal di Cikarang, Honda Scoopy Miliknya Dibawa Kabur

News | Kamis, 03 April 2025 | 22:57 WIB

Viral! Istri Polisi Joget di Zebra Cross, Suami Kena Skors

Viral! Istri Polisi Joget di Zebra Cross, Suami Kena Skors

News | Selasa, 01 April 2025 | 15:13 WIB

Perusahaan Travel Dipolisikan Kasus Penipuan Modus Kode Booking Palsu, Korban Rugi Miliaran Rupiah

Perusahaan Travel Dipolisikan Kasus Penipuan Modus Kode Booking Palsu, Korban Rugi Miliaran Rupiah

News | Jum'at, 28 Maret 2025 | 22:04 WIB

Serahkan ke Polisi soal Temuan Ladang Ganja di Bromo, Kemenpar: Itu Destinasi Ramah Lingkungan

Serahkan ke Polisi soal Temuan Ladang Ganja di Bromo, Kemenpar: Itu Destinasi Ramah Lingkungan

News | Jum'at, 28 Maret 2025 | 20:46 WIB

Kapolri Perintahkan Seluruh Polisi yang Pantau Arus Mudik Bersiaga hingga Subuh, Kenapa?

Kapolri Perintahkan Seluruh Polisi yang Pantau Arus Mudik Bersiaga hingga Subuh, Kenapa?

News | Jum'at, 28 Maret 2025 | 20:10 WIB

Ngeri! Jejak Represif Polisi saat Demo Tolak UU TNI di DPR: Cegat Ambulans hingga Gebuk Paramedis!

Ngeri! Jejak Represif Polisi saat Demo Tolak UU TNI di DPR: Cegat Ambulans hingga Gebuk Paramedis!

News | Jum'at, 28 Maret 2025 | 12:35 WIB

Terkini

Persija Harus Angkat Kaki dari Stadion GBK Usai Kalahkan Persib, Ini Kata Erick Thohir

Persija Harus Angkat Kaki dari Stadion GBK Usai Kalahkan Persib, Ini Kata Erick Thohir

Bola | Senin, 14 September 2026 | 17:10 WIB

Menkeu Suahasil Punya Cara Pandang Baru soal Efisiensi APBN

Menkeu Suahasil Punya Cara Pandang Baru soal Efisiensi APBN

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 17:10 WIB

Purbaya Dicopot, Media Singapura Ungkit 'Offside' Wacana Tarif Selat Malaka

Purbaya Dicopot, Media Singapura Ungkit 'Offside' Wacana Tarif Selat Malaka

News | Senin, 14 September 2026 | 17:08 WIB

Laka Maut KM Virgo di Laut Masalembo, Kenapa Kapal Cepat Miring dan Tanpa Alarm Bahaya?

Laka Maut KM Virgo di Laut Masalembo, Kenapa Kapal Cepat Miring dan Tanpa Alarm Bahaya?

News | Senin, 14 September 2026 | 17:07 WIB

Suahasil Seharusnya Jadi Menkeu Sejak Sri Mulyani Mundur

Suahasil Seharusnya Jadi Menkeu Sejak Sri Mulyani Mundur

News | Senin, 14 September 2026 | 17:07 WIB

Bupati Bogor Targetkan Api TPAS Galuga Padam Sebelum Groundbreaking PSEL 17 September

Bupati Bogor Targetkan Api TPAS Galuga Padam Sebelum Groundbreaking PSEL 17 September

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 16:59 WIB

BKPM Kalah Lawan Greenpeace di PTUN, Putusan KIP soal IUP Raja Ampat Dikuatkan

BKPM Kalah Lawan Greenpeace di PTUN, Putusan KIP soal IUP Raja Ampat Dikuatkan

News | Senin, 14 September 2026 | 16:57 WIB

Jadi Menkeu, Suahasil Nazara Masih Rangkap Jabatan Wakomut PLN

Jadi Menkeu, Suahasil Nazara Masih Rangkap Jabatan Wakomut PLN

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 16:53 WIB

Bagi-Bagi Nasi Kotak di Pagebangan, Dede Rohana Ajak Ojol dan Warga Doakan Jurnalis di Selat Sunda

Bagi-Bagi Nasi Kotak di Pagebangan, Dede Rohana Ajak Ojol dan Warga Doakan Jurnalis di Selat Sunda

Banten | Senin, 14 September 2026 | 16:53 WIB

Dedikasi 14 Tahun Mantri BRI Dewi Natalia, Bantu Pedagang Beralih dari Rentenir

Dedikasi 14 Tahun Mantri BRI Dewi Natalia, Bantu Pedagang Beralih dari Rentenir

Jatim | Senin, 14 September 2026 | 16:50 WIB

×