Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.845.000
Beli Rp2.715.000
IHSG 7.129,490
LQ45 690,764
Srikehati 337,455
JII 482,445
USD/IDR 17.273

Bos PLN Ungkap Perbandingan Biaya Hidrogen, Listri, dan Bensin untuk Mobil, Murah Mana?

Achmad Fauzi | Suara.com

Selasa, 15 April 2025 | 12:01 WIB
Bos PLN Ungkap Perbandingan Biaya Hidrogen, Listri, dan Bensin untuk Mobil, Murah Mana?
Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo bersama jajaran direksi PLN

Suara.com - PT PLN (Persero) tengah mengembangkan energi baru dan terbarukan (EBT) berbasis hidrogen untuk bahan bakar kendaraan. Apalagi, kekinian PLN telah memiliki Stasiun Pengisian Bahan Bakar Hidrogen.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menjelaskan, EBT hidrogen yang dimiliki saat ini, didapat ketika perusahaan mencari solusi untuk pendinginan Pembangkit Listrik. Salah satunya yaitu Hidrogen.

"Kebetulan di PLN, Pembangkit kami membutuhkan pendingin, pendinginnya hidrogen, maka kami nyetrum air untuk jadi hidrogen mendinginkan pembangkit kami," ujar Darmawan dalam Global Hydrogen Ecosystem Summit & Exhibition (GHES) 2025 di Jakarta, Selasa (15/4/2025).

Namun sayangnya, lanjut dia, produksi hidrogen yang dihasilkan PLN berlebih, di mana produksinya sekitar 200 ton tapi yang terpakai hanya 50 ton, sehingga ada sisa yang kekinian menjadi akses suplai.

Supai hidrogren ini bisa digunakan untuk bahan bakar kendaraan roda empat maupun roda dua. Dengan begitu, bisa memanfaatkan sisa pasokan hidrogen yang dimiliki PLN.

Darmawan bahkan membandingkan biaya energi yang dikeluarkan untuk mobil dalam satu km. Dia menyebut, untuk jenis mobil dengan model Toyota Innova membutuhkan biaya Rp1.300/km dengan bahan bakar bensin.

Sedangkan, untuk mobil listrik, biaya energinya dengan mobil yang berbeda serta menggunkan home charging sebesar Rp300/km. Tetapi, kalau menggunakan jasa SPKLU biaya energinya mencapai Rp550/km.

"Kalau pakai hidrogen dari pln, karena ini acces supply karena tak perlu pembangkit, biayannya hanya Rp550/km. Jadi lebih murah pakai bensin karena hidrogenya setengah gratis, kalau tidak dibuang di uadara. Kalau kita menggunakan PLTS disimpan dalam bentuk hidrogen, dan digunakan lagi ya beda tipis kalau mengunakan bensin yaitu Rp1.200/km," ucap dia.

Kekinian, tambah Darmawan, PLN telah memiliki fasilitas untuk stasiun pengisian bahan bakar hidrogen untuk kendaraaan. "Kami bekerja 3 tahun dengan prof eniya kami punya hidrogen refueling station di Senayan," imbuhnya.

Stasiun Pertama

PLN sebelumnya meresmikan Hydrogen Refueling Station (HRS) atau stasiun pengisian kendaraan hidrogen pertama di Indonesia yang berlokasi di Senayan, Jakarta.

Darmawan menjelaskan perkembangan teknologi transportasi hijau berkembang sangat cepat, mulai dari kendaraan listrik hingga kini kendaraan hidrogen. PLN terus melakukan inovasi untuk memfasilitasi setiap perkembangan teknologi.

"Kami terus melakukan inovasi agar terus menjadi pionir dalam mendukung transformasi hijau di sektor transportasi secara end to end," jelas Darmawan.

Dukungan untuk transformasi di sektor transportasi diawali dengan membangun ekosistem kendaraan listrik, mulai dari Electric Vehicle Digital Services, home charging services, hingga Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum.

"Ternyata ada lagi teknologi yaitu green hydrogen menggunakan fuel cell dan PLN siap mendukung transformasi green transportation, baik itu EV maupun hidrogen," tutur Darmawan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Blending BBM Sepenuhnya Legal dan Sesuai SNI

Blending BBM Sepenuhnya Legal dan Sesuai SNI

Bisnis | Sabtu, 12 April 2025 | 22:00 WIB

Gunakan Sistem Digital, PLN IP Jaga Keandalan Pasokan Listrik Selama Libur Lebaran

Gunakan Sistem Digital, PLN IP Jaga Keandalan Pasokan Listrik Selama Libur Lebaran

Bisnis | Selasa, 08 April 2025 | 16:41 WIB

Bahlil Perintahkan PLN Segera Bangun Pembangkit Listrik Panas Bumi di Maluku

Bahlil Perintahkan PLN Segera Bangun Pembangkit Listrik Panas Bumi di Maluku

Bisnis | Senin, 07 April 2025 | 14:50 WIB

Terkini

Wamenkeu: MBG Absen di Sabtu Rp1 Triliun Dihemat per Pekan

Wamenkeu: MBG Absen di Sabtu Rp1 Triliun Dihemat per Pekan

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 15:32 WIB

Perkuat Ketahanan Energi Nasional, PHE Dorong KSOT Struktur dan Area Migas dengan standar HSSE Ketat

Perkuat Ketahanan Energi Nasional, PHE Dorong KSOT Struktur dan Area Migas dengan standar HSSE Ketat

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 15:27 WIB

Krakatau Steel Bidik Laba Bersih Paling Kecil Rp 2 Triliun di 2026

Krakatau Steel Bidik Laba Bersih Paling Kecil Rp 2 Triliun di 2026

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 15:09 WIB

Izin Konsesi Dicabut Prabowo, Toba Pulp PHK Hampir Semua Karyawan

Izin Konsesi Dicabut Prabowo, Toba Pulp PHK Hampir Semua Karyawan

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 14:57 WIB

Purbaya Pede Pertumbuhan Ekonomi 8% Tercapai 2-3 Tahun Lagi

Purbaya Pede Pertumbuhan Ekonomi 8% Tercapai 2-3 Tahun Lagi

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 14:39 WIB

Klaim Ekonomi Bagus, Purbaya: Sekarang Banyak Berita Jelek-jelekin Saya

Klaim Ekonomi Bagus, Purbaya: Sekarang Banyak Berita Jelek-jelekin Saya

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 14:23 WIB

Mengapa Rupiah Terus Anjlok?

Mengapa Rupiah Terus Anjlok?

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 14:00 WIB

Trump Ngambek Soal Nuklir, Buntu Negosiasi AS-Iran Bikin Harga Minyak Jadi USD 107

Trump Ngambek Soal Nuklir, Buntu Negosiasi AS-Iran Bikin Harga Minyak Jadi USD 107

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 13:58 WIB

OJK: MSCI Akui Keberhasilan Reformasi Pasar Modal Indonesia

OJK: MSCI Akui Keberhasilan Reformasi Pasar Modal Indonesia

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 13:04 WIB

Mengubah Hutan Bambu Jadi Sumber Kehidupan, Langkah Nyata Green Action 2026

Mengubah Hutan Bambu Jadi Sumber Kehidupan, Langkah Nyata Green Action 2026

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 12:55 WIB