Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.715.000
Beli Rp2.570.000
IHSG 5.902,376
LQ45 589,478
Srikehati 287,394
JII 351,837
USD/IDR 17.966

Eks Menteri Susi Pudjiastuti Kritik Pungli di Lokasi Wisata Bikin Sepi Pengunjung: Menyedihkan!

M Nurhadi

Selasa, 15 April 2025 | 15:06 WIB
Eks Menteri Susi Pudjiastuti Kritik Pungli di Lokasi Wisata Bikin Sepi Pengunjung: Menyedihkan!
Susi Pudjiastuti (Instagram/susipudjiastuti115)

Suara.com - Eks Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengkritik “pungli” atau pungutan liar di sejumlah lokasi wisata, termasuk di pantai – pantai di Pangandaran dan Kebun Raya Cibodas Jawa Barat. Susi menyertakan sebuah berita bahwa kunjungan ke Kebun Raya Cibodas di masa libur Lebaran 2025 turun 30 persen. Pasalnya, wisatawan malas membayar karcis berkali – kali. Pembayaran yang tak tertib disebut Menteri Susi sebagai pungutan liar yang menyebabkan jumlah kunjungan wisatawan turun.

“Kebiasaan karcis2 yg tidak tertata, semau maunya, berlebihan .. akhirnya pengunjung malas datang. Pangandaran indah, menawan asyik untuk berlibur. Tapi tiket yg terlalu mahal, pengunjung berkurang, kesal dan menyedihkan. Untuk saya yg mencintai laut; sedih orang mau ke laut harus bayar. Indonesia adalah pemilik panjang pantai no 2 di dunia,” ujar Susi melalui akun X atau Twitter pribadinya.

Melansir Antara penurunan pengunjung di Kebun Raya Cibodas memang disebabkan oleh pembayaran karcis berkali – kali. Untuk menghindarinya, para pengunjung yang datang dengan sepeda motor lebih memilih masuk ke kawasan wisata melalui pintu belakang.

Pengelola Kebun Raya Cibodas di Kecamatan Cipanas, Cianjur, Jawa Barat, mencatat penurunan angka kunjungan sekitar 30 persen selama libur lebaran karena berbagai faktor salah satunya beberapa kali pembayaran karcis yang dikeluhkan memberatkan pengunjung.

GM Corporate Communication Kebun Raya Zaenal Arifin di Cianjur Minggu, mengatakan tingkat kunjungan wisata saat libur lebaran rata-rata hanya 6.000 orang per hari sedangkan tahun sebelumnya saat lebaran angka kunjungan mencapai 10 ribu orang per hari.

"Menurunnya angka kunjungan karena faktor banyaknya karcis yang harus dibayar saat memasuki kawasan wisata Cibodas, ini banyak dikeluhkan pengunjung ke manajemen Kebun Raya Cibodas yang hanya menerapkan satu kali pembayaran," katanya seperti dikutip Antara.

Sehingga pihaknya akan mencoba berkomunikasi kembali dengan dinas terkait di Pemkab Cianjur, terkait keluhan pengunjung yang keberatan dengan penarikan banyak karcis di obyek wisata Cibodas yang tetap menjadi destinasi wisata favorit Cianjur utara.

Seiring banyaknya karcis yang harus dibayar untuk sampai ke Kebun Raya Cibodas, pada libur lebaran tahun ini, sekitar 30 persen pengunjung dengan sepeda motor memilih masuk ke kawasan wisata dengan koleksi jutaan tanaman langka melalui pintu 3 atau belakang.

"Pengunjung memilih pintu 3 atau pintu belakang untuk masuk Kebun Raya Cibodas karena hanya satu kali membayar karcis, namun kami tidak menyarankan untuk pengunjung dengan roda empat karena jalannya kecil," katanya.

Pihaknya berharap pemerintah daerah dapat mengambil kebijakan satu kali pembayaran karcis masuk ke kawasan wisata Cibodas, guna meningkatkan kembali angka kunjungan yang mencapai puluhan ribu setiap akhir pekan dan libur panjang nasional.

"Kami akan membuka komunikasi agar angka kunjungan wisatawan ke Kawasan Cibodas dapat meningkat kembali seperti tahun-tahun sebelumnya, karena sampai saat ini Kebun Raya Cibodas masih menjadi tempat wisata favorit wisatawan dari Jabodetabek," katanya.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Cianjur Asep Suparman, mengatakan, akan menjalin kembali komunikasi dengan Kebun Raya Cibodas untuk diberlakukan sistem satu kali karcis masuk kawasan wisata agar angka kunjungan kembali tinggi.

Pihaknya mencatat sistem satu kali bayar masuk ke kawasan wisata Cibodas termasuk Kebun Raya Cibodas, pada tahun 2019, namun terhenti karena alasan yang tidak diketahui, sehingga hal tersebut akan kembali dijalin pemerintah daerah.

"Kami akan komunikasikan kembali agar target angka kunjungan wisatawan ke Cianjur terus meningkat, kalau dulu hanya satu kali termasuk retribusi dan tiket masuk kebun raya, angka kunjungan selalu tinggi," katanya.

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sentilan Menohok Susi Pudjiastuti soal Anjloknya Pengunjung Kebun Raya Cibodas Gegara Karcis

Sentilan Menohok Susi Pudjiastuti soal Anjloknya Pengunjung Kebun Raya Cibodas Gegara Karcis

Lifestyle | Selasa, 15 April 2025 | 11:06 WIB

Ada Praktik Pungli Triliunan Rupiah di Fasilitas Pelabuhan di Kaltim

Ada Praktik Pungli Triliunan Rupiah di Fasilitas Pelabuhan di Kaltim

Bisnis | Senin, 14 April 2025 | 10:31 WIB

Kronologi Kades Klapanunggal Minta Jatah Rp165 juta ke Perusahaan Berkedok THR

Kronologi Kades Klapanunggal Minta Jatah Rp165 juta ke Perusahaan Berkedok THR

Bisnis | Selasa, 01 April 2025 | 17:11 WIB

Pramono Anung Minta Pemudik Tak Takut Oknum Pungli: Laporkan!

Pramono Anung Minta Pemudik Tak Takut Oknum Pungli: Laporkan!

News | Kamis, 27 Maret 2025 | 13:01 WIB

Budaya Pungli THR Ormas: Kesenjangan Ekonomi Hingga Lemahnya Penegakan Hukum

Budaya Pungli THR Ormas: Kesenjangan Ekonomi Hingga Lemahnya Penegakan Hukum

Liks | Selasa, 25 Maret 2025 | 09:28 WIB

Guyonan 'Dimasak Aja' Jubir Istana Dicap Kebodohan, Susi Pudjiastuti Murka hingga Colek Prabowo

Guyonan 'Dimasak Aja' Jubir Istana Dicap Kebodohan, Susi Pudjiastuti Murka hingga Colek Prabowo

News | Sabtu, 22 Maret 2025 | 15:41 WIB

Terkini

GSMS 2026 Soroti Tantangan Komunikasi Pemerintah di Tengah Fragmentasi Media

GSMS 2026 Soroti Tantangan Komunikasi Pemerintah di Tengah Fragmentasi Media

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 07:23 WIB

Jadi Aset Negara, Pemerintah Bakal Revitalisasi Kawasan Kemayoran Indah Golf

Jadi Aset Negara, Pemerintah Bakal Revitalisasi Kawasan Kemayoran Indah Golf

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 07:10 WIB

Pipa Cisem II Beroperasi Penuh, KITB Dapat Suntikan Energi Baru

Pipa Cisem II Beroperasi Penuh, KITB Dapat Suntikan Energi Baru

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 20:23 WIB

Borok Investasi Asing Mencuat, Sering Terlantarkan Hak Pekerja

Borok Investasi Asing Mencuat, Sering Terlantarkan Hak Pekerja

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 20:17 WIB

Purbaya Pede Rupiah Bisa Menguat hingga Rp 16.800 per Dolar AS Tahun Depan

Purbaya Pede Rupiah Bisa Menguat hingga Rp 16.800 per Dolar AS Tahun Depan

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 19:58 WIB

Investasi AI di Indonesia Tetap Jalan Meski Rupiah Lemah

Investasi AI di Indonesia Tetap Jalan Meski Rupiah Lemah

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 19:56 WIB

Kereta 12 Rangkaian Akan Layani Green Line Tanah Abang - Rangkasbitung

Kereta 12 Rangkaian Akan Layani Green Line Tanah Abang - Rangkasbitung

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 19:27 WIB

Pemerintah Tepat Naikkan Harga Pertamax

Pemerintah Tepat Naikkan Harga Pertamax

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:58 WIB

Ekonom UGM Bongkar Stress Test APBN, Rupiah Rp18.200 Jadi Ambang Kritis

Ekonom UGM Bongkar Stress Test APBN, Rupiah Rp18.200 Jadi Ambang Kritis

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:40 WIB

Purbaya Klaim Harga BBM Naik Berefek Minim ke Inflasi

Purbaya Klaim Harga BBM Naik Berefek Minim ke Inflasi

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:32 WIB