Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.740.000
Beli Rp2.595.000
IHSG 5.594,765
LQ45 557,746
Srikehati 272,472
JII 338,801
USD/IDR 18.015

Lagi, 20 Ribu PNS BPOM di Amerika Alami PHK

Iwan Supriyatna, Rina Anggraeni

Rabu, 23 April 2025 | 07:41 WIB
Lagi, 20 Ribu PNS BPOM di Amerika Alami PHK
Ilustrasi - PNS BPOM kena PHK [Shutterstock]

Suara.com - Presiden Trump terus memangkan pegawai negeri sipil (PNS) di setiap kementerian maupun lembaga. Hal ini membuat kinerja Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Amerika Serikat alami penurunan. 

Salah satunya menangguhkan program kontrol kualitas untuk pengujian susu cair dan produk susu lainnya karena berkurangnya kapasitas di divisi keamanan pangan dan nutrisi.

Adapun, penangguhan ini merupakan gangguan lain terhadap program keamanan pangan negara setelah pemutusan hubungan kerja dan pemecatan 20.000 karyawan Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan, yang mencakup FDA,. Hal ini sebagai bagian dari upaya Presiden Donald Trump untuk mengurangi tenaga kerja federal.

Bulan ini, FDA juga menangguhkan program yang ada dan yang sedang dikembangkan yang memastikan pengujian akurat untuk flu burung dalam susu dan keju serta patogen seperti parasit Cyclospora dalam produk makanan lainnya. 

Mulai hari Senin, badan tersebut menangguhkan program pengujian kecakapannya untuk susu mentah dan produk jadi Kelas "A". Hal itu berdasarkan email yang dikirim pada pagi hari dari Divisi Keamanan Susu FDA dan ditujukan ke laboratorium jaringan.

Susu Kelas "A", atau susu cair, memenuhi standar sanitasi tertinggi. Program pengujian ditangguhkan karena Laboratorium Pengujian Kecakapan Pusat Moffett FDA, bagian dari divisinya yang mengawasi keamanan pangan tidak lagi dapat memberikan dukungan laboratorium untuk pengujian kecakapan dan analisis data.

Seorang juru bicara HHS mengatakan laboratorium tersebut telah ditetapkan untuk dinonaktifkan sebelum pemotongan staf dan meskipun pengujian kecakapan akan dihentikan sementara selama transisi ke laboratorium baru, pengujian produk susu akan terus berlanjut.

 "FDA secara aktif mengevaluasi pendekatan alternatif untuk tahun fiskal mendatang dan akan terus memberi tahu semua laboratorium yang berpartisipasi saat informasi baru tersedia," kata email tersebut dilansir Reuters, Rabu (23/4/2025).

Pemerintahan Trump telah mengusulkan pemotongan 40 miliar dollar AS dari badan tersebut. Program pengujian kecakapan FDA memastikan konsistensi dan akurasi di seluruh jaringan laboratorium keamanan pangan nasional.

Laboratorium juga mengandalkan pengujian kendali mutu tersebut untuk memenuhi standar akreditasi.

Sebelumnya,Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Amerika Serikat terus mengalami guncangan pemutusan hubungan kerja (PHK) yang masih terjadi. Salah satunya Alex Saint yang merupakan pegawai spesialis komunikasi kesehatan di Badan Pengawas Obat dan Makanan terkena PHK saat baru saja merayakan ulang tahunnya yang keempat sebagai PNS.

Dia mengatakan bahwa terbangun karena mendapatkan pesan teks, panggilan telepon, dan email yang mendesak yang dikirim pada pukul 5:14 pagi. Pesan itu memberi tahu bahwa dia termasuk di antara sekitar 10.000 pekerja federal yang diberhentikan dari Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan.

Menurut perincian dari HHS dan dilaporkan oleh Associated Press, pemotongan tersebut meliputi 3.500 pekerjaan di FDA, yang memeriksa dan menetapkan standar keamanan untuk obat-obatan, peralatan medis, dan makanan . Lalu 2.400 pekerjaan di Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit, yang memantau wabah penyakit menular dan bekerja dengan badan kesehatan masyarakat di seluruh negeri. Serta 1.200 pekerjaan di Institut Kesehatan Nasional, lembaga penelitian kesehatan dan medis terkemuka di dunia.

Kementerian Pendidikan Amerika Serikat pada Selasa, 11 Maret 2025, mengumumkan akan melakukan PHK pada hampir separuh staf di lembaga tersebut. Langkah ini bisa menjadi sinyalemen kemungkinan penutupan total Kementerian tersebut setelah beberapa lembaga pemerintah berjuang untuk memenuhi tenggat waktu menyerahkan daftar PHK massal putaran kedua.

Upaya ini diharapkan dapat memangkas 1 triliun dollar AS dari anggaran federal, yang berjumlah 6,75 triliun dollar AS pada tahun fiskal terakhir. 

Pemerintah Amerika Serikat telah membelanjakan lebih banyak uang daripada yang dikumpulkannya setiap tahun sejak 2001, yang menyebabkan defisit anggaran tahunan dan beban utang yang terus meningkat.

Negara ini telah meminjam banyak untuk berperang di Irak dan Afghanistan, membiayai pemotongan pajak, merespons bencana alam, dan membantu warga Amerika menghadapi resesi 2007-2009 dan pandemi Covid-19. Namun, Washington telah mengalami defisit bahkan ketika negara ini tidak sedang mengalami krisis.

Utang yang dimiliki oleh publik saat ini mencapai 28,9 triliun dollar AS setara dengan 100 persen dari PDB, dan Kantor Akuntabilitas Pemerintah non-partisan memprediksi bahwa utang tersebut akan mencapai 107 persen dari PDB, sebuah rekor tertinggi, pada 2027.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waspada Badai PHK! Pemerintah Gelar Rapat Khusus Pekan Depan

Waspada Badai PHK! Pemerintah Gelar Rapat Khusus Pekan Depan

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 13:44 WIB

Khawatir Ada Gelombang PHK, Anggota DPR Ramai-ramai Tolak Kebijakan Kemasan Rokok Polos

Khawatir Ada Gelombang PHK, Anggota DPR Ramai-ramai Tolak Kebijakan Kemasan Rokok Polos

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 11:35 WIB

Badai PHK di Industri Tambang Akibat Pemangkasan RKAB, Kementerian ESDM Buka Suara

Badai PHK di Industri Tambang Akibat Pemangkasan RKAB, Kementerian ESDM Buka Suara

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 18:23 WIB

Jangan Seperti Industri Tekstil, Buruh Rokok Wanti-wanti Soal Regulasi IHT

Jangan Seperti Industri Tekstil, Buruh Rokok Wanti-wanti Soal Regulasi IHT

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 09:28 WIB

Tiket Piala Dunia 2026 Gila-Gilaan, Anggota DPR AS Ingin Seret Infantino ke Kongres

Tiket Piala Dunia 2026 Gila-Gilaan, Anggota DPR AS Ingin Seret Infantino ke Kongres

Bola | Kamis, 04 Juni 2026 | 17:21 WIB

Trump Ancam Kalau Ada Tentara AS Tewas, Perang Lagi dengan Iran

Trump Ancam Kalau Ada Tentara AS Tewas, Perang Lagi dengan Iran

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 15:22 WIB

Sentimen Damai Timur Tengah dan Pembatasan Wewenang Trump Redam Harga Minyak

Sentimen Damai Timur Tengah dan Pembatasan Wewenang Trump Redam Harga Minyak

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 10:06 WIB

Netanyahu Abaikan Trump! Zionis Israel Bunuh 9 Warga Lebanon Termasuk Tenaga Medis

Netanyahu Abaikan Trump! Zionis Israel Bunuh 9 Warga Lebanon Termasuk Tenaga Medis

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 08:25 WIB

Misi Gagal Total, AS-Israel Memilih Berdamai dengan Iran di Tengah Gempuran

Misi Gagal Total, AS-Israel Memilih Berdamai dengan Iran di Tengah Gempuran

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 08:01 WIB

Disebut Orang Gila oleh Trump, Benjamin Netanyahu: Kami Tetap Sahabat

Disebut Orang Gila oleh Trump, Benjamin Netanyahu: Kami Tetap Sahabat

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 07:56 WIB

Terkini

Gaji Tunjangan Menkeu dan Gubernur BI, Perbandingan Mana yang Lebih Besar?

Gaji Tunjangan Menkeu dan Gubernur BI, Perbandingan Mana yang Lebih Besar?

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 18:05 WIB

Purbaya Klaim Coretax Bikin Penerimaan Pajak Naik 22,1% Jadi Rp 834,6 T per Mei 2026

Purbaya Klaim Coretax Bikin Penerimaan Pajak Naik 22,1% Jadi Rp 834,6 T per Mei 2026

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 18:02 WIB

Purbaya Bantah Isu Banyak Perusahaan Bangkrut Gegara Ekonomi Lesu, Ini Buktinya

Purbaya Bantah Isu Banyak Perusahaan Bangkrut Gegara Ekonomi Lesu, Ini Buktinya

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 17:17 WIB

Cegah Kebocoran Cukai, Purbaya Siapkan Mesin Canggih Pendeteksi Produksi Rokok

Cegah Kebocoran Cukai, Purbaya Siapkan Mesin Canggih Pendeteksi Produksi Rokok

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 16:52 WIB

Stok Minyak Dunia Menipis, OPEC+ Mau Tambah Produksi: Harga Siap Melonjak?

Stok Minyak Dunia Menipis, OPEC+ Mau Tambah Produksi: Harga Siap Melonjak?

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 16:24 WIB

BTN Sukses Tekan Rasio Kredit Bermasalah, Transformasi Loan Factory Perkuat Kualitas Kredit Baru

BTN Sukses Tekan Rasio Kredit Bermasalah, Transformasi Loan Factory Perkuat Kualitas Kredit Baru

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 16:18 WIB

Berawal dari Keterbatasan, Kini Omzet UMKM Ini Meroket Berlipat

Berawal dari Keterbatasan, Kini Omzet UMKM Ini Meroket Berlipat

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 16:13 WIB

Transaksi Syariah Bank Mega Syariah Melonjak 89 Persen, Ini Pendorongnya

Transaksi Syariah Bank Mega Syariah Melonjak 89 Persen, Ini Pendorongnya

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 16:00 WIB

Purbaya Targetkan Penerimaan Pajak Tumbuh 20,5 Persen di 2026

Purbaya Targetkan Penerimaan Pajak Tumbuh 20,5 Persen di 2026

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 15:42 WIB

Purbaya Bingung Ekonomi RI Dibilang Masuk Masa Resesi

Purbaya Bingung Ekonomi RI Dibilang Masuk Masa Resesi

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 15:24 WIB