Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.825.000
Beli Rp2.700.000
IHSG 6.858,899
LQ45 669,842
Srikehati 328,644
JII 449,514
USD/IDR 17.509

Ada Kabar Baik dari BRI Hari Ini, Singgung Rp31,40 Triliun

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Rabu, 23 April 2025 | 10:06 WIB
Ada Kabar Baik dari BRI Hari Ini, Singgung Rp31,40 Triliun
Gedung Bank BRI. (Dok: BRI)

Suara.com - Kabar gembira bagi para investor PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI)! Hari ini, Rabu (23/4/2025), menjadi tanggal yang dinanti-nantikan karena bank pelat merah ini secara resmi mengucurkan dividen tunai dengan nilai fantastis mencapai Rp 31,40 triliun.

Jika dirinci per lembar saham, setiap investor akan menerima Rp 208,40 yang langsung ditransfer ke rekening masing-masing.

Kabar ini disampaikan dengan penuh sukacita oleh Corporate Secretary BRI, Agustya Hendy Bernadi. Dalam keterangan resminya di Jakarta, Hendy menegaskan bahwa pembagian dividen ini merupakan bukti nyata dari kinerja solid BRI sepanjang tahun 2024, sekaligus menjadi komitmen perusahaan dalam memberikan nilai tambah yang berkelanjutan bagi para pemegang saham setianya.

Keputusan untuk membagikan dividen dengan nilai jumbo ini telah disepakati dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 24 Maret 2025 lalu. Dalam forum tersebut, para pemegang saham menyetujui total dividen tunai untuk Tahun Buku 2024 sebesar maksimal Rp 51,73 triliun atau Rp 343,40 per saham.

Perlu dicatat bahwa sebagian dari total dividen tersebut telah lebih dulu dibayarkan dalam bentuk dividen interim sebesar Rp 135 per saham (setara dengan Rp 20,33 triliun) pada tanggal 15 Januari 2025. Dengan demikian, sisa dividen yang kini dibagikan kepada para pemegang saham adalah sebesar maksimal Rp 31,40 triliun atau Rp 208,40 per lembar saham.

Kontribusi Signifikan untuk Negara, Keuntungan Merata untuk Publik

Dari total dividen yang dibagikan hari ini, sebagai pemegang saham mayoritas, Pemerintah Republik Indonesia akan menerima setoran dividen yang sangat signifikan, mencapai Rp 27,68 triliun. Angka ini sudah termasuk dividen interim sebesar Rp 10,88 triliun yang telah diterima sebelumnya.

Sementara itu, sisa dividen yang tidak kalah menarik akan dibagikan secara proporsional kepada seluruh pemegang saham publik yang namanya telah tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) pada tanggal recording date yang telah ditentukan sebelumnya.

Hendy menjelaskan bahwa keputusan pembagian dividen dengan nilai yang cukup besar ini telah melalui pertimbangan matang, terutama terkait dengan kondisi keuangan perusahaan yang sangat solid dan struktur permodalan yang kuat.

"BRI mempertimbangkan berbagai aspek dalam menentukan besaran dividen, termasuk kebutuhan ekspansi bisnis, kecukupan likuiditas, dan manajemen risiko bank," ungkap Hendy, menekankan bahwa langkah ini tidak akan mengganggu fundamental bisnis BRI ke depan.

Lebih lanjut, Hendy menambahkan bahwa rasio kecukupan modal (CAR) perseroan juga diproyeksikan akan tetap terjaga di atas 19 persen dalam jangka panjang. Hal ini memberikan keyakinan bahwa BRI memiliki ruang yang cukup untuk terus mengembangkan bisnisnya sambil tetap memberikan keuntungan bagi para pemegang saham.

Kinerja Gemilang 2024 Jadi Landasan Pembagian Dividen

Pembagian dividen yang menggembirakan ini tidak terlepas dari kinerja keuangan BRI yang gemilang sepanjang tahun 2024. Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian per 31 Desember 2024, BRI berhasil mencatatkan laba bersih yang diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp 60,15 triliun. Capaian laba yang fantastis inilah yang menjadi landasan kuat bagi perseroan untuk memberikan return yang optimal kepada para investornya.

Menatap ke depan, Hendy menegaskan bahwa BRI akan terus memperkuat perannya sebagai universal bank dengan strategi pertumbuhan yang berkelanjutan dan berorientasi pada pemberdayaan segmen UMKM di seluruh Indonesia. Dengan komitmen yang kuat terhadap kinerja dan shareholder value, BRI terus membuktikan diri sebagai salah satu pilihan investasi yang menarik di pasar modal Indonesia. Bagi para pemegang saham, hari ini benar-benar menjadi hari panen cuan dari kinerja apik sang bank BUMN.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Angkat Direksi Baru, Bank SMBC Bagikan Dividen Rp562,6 Miliar

Angkat Direksi Baru, Bank SMBC Bagikan Dividen Rp562,6 Miliar

Bisnis | Rabu, 23 April 2025 | 07:42 WIB

Hari Kartini: Holding UMi BRI Ciptakan Ekonomi Inklusif dan Kesetaraan Gender

Hari Kartini: Holding UMi BRI Ciptakan Ekonomi Inklusif dan Kesetaraan Gender

Bisnis | Selasa, 22 April 2025 | 12:35 WIB

Dendy Kurniawan Dikukuhkan Kembali Jadi Direktur Utama Pelita Air oleh Pemegang Saham

Dendy Kurniawan Dikukuhkan Kembali Jadi Direktur Utama Pelita Air oleh Pemegang Saham

Bisnis | Senin, 21 April 2025 | 15:49 WIB

Terkini

Rupiah Sentuh Rp17.500 per Dolar AS, BI Bongkar Penyebabnya

Rupiah Sentuh Rp17.500 per Dolar AS, BI Bongkar Penyebabnya

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 07:21 WIB

IHSG Masih Akan Turun ke Level 6.700, Rebalancing MSCI Bikin Investor Waspada

IHSG Masih Akan Turun ke Level 6.700, Rebalancing MSCI Bikin Investor Waspada

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 07:02 WIB

Saham Konglomerasi Berguguran dari Rebalancing MSCI, Ini Daftarnya

Saham Konglomerasi Berguguran dari Rebalancing MSCI, Ini Daftarnya

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 06:25 WIB

Qavah Group Mau Lipat Gandakan Investasi China ke RI

Qavah Group Mau Lipat Gandakan Investasi China ke RI

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:40 WIB

Harga Minyakita di Wilayah Timur Masih Melambung, Kemendag Soroti Kendala Logistik

Harga Minyakita di Wilayah Timur Masih Melambung, Kemendag Soroti Kendala Logistik

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:10 WIB

Kadin China Kirim Surat Protes ke Prabowo, Keluhkan Royalti Tambang, RKAB Nikel hingga Satgas PKH

Kadin China Kirim Surat Protes ke Prabowo, Keluhkan Royalti Tambang, RKAB Nikel hingga Satgas PKH

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:53 WIB

Pemerintah Waspadai Lonjakan Harga Gula Pasir, Skema SPHP Diusulkan

Pemerintah Waspadai Lonjakan Harga Gula Pasir, Skema SPHP Diusulkan

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:35 WIB

Siloam Tutup RUPST Tahun Buku 2025, Lanjutkan Pertumbuhan Berkelanjutan Lewat Diferensiasi Arketipe

Siloam Tutup RUPST Tahun Buku 2025, Lanjutkan Pertumbuhan Berkelanjutan Lewat Diferensiasi Arketipe

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:02 WIB

Rupiah Ambruk ke Rp17.500, Pedagang Elektronik Pasar Minggu Ungkap Penjualan Telah Anjlok 50 Persen

Rupiah Ambruk ke Rp17.500, Pedagang Elektronik Pasar Minggu Ungkap Penjualan Telah Anjlok 50 Persen

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:00 WIB

Paradoks Beras: Stok Melimpah 5,19 Juta Ton, Harga di 105 Daerah Masih Melonjak

Paradoks Beras: Stok Melimpah 5,19 Juta Ton, Harga di 105 Daerah Masih Melonjak

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:24 WIB